Wednesday, April 16, 2014

PALESTIN - Hamas Serukan Intifada ke-3


petinggi hamasPemimpin Gerakan Pejuang Islam Hamas menyerukan rakyat Palestina untuk kembali melancarkan gerakan intifada ketiga sebagai reaksi membela Masjid Al – Aqsa dari usaha Yahudisasi terhadap kota Jerusalem oleh penjajah Israel.

Dalam ucapan yang disampaikan di depan penduduk kota Khan Younis di Jalur Gaza, Bardawil, mengatakan “Jika Zionis Israel saat ini berjanji mendirikan Kuil Sulaiman di komplek Masjid, kita akan merasmikan kembali intifada jilid ketiga.”

Bardawil melanjutkan “Jika musuh Zionis dan para pemimpinnya mengumumkan hari ini bahawa mereka adalah generasi pembebas, kita beritahukan kepada mereka bahawa kita adalah generasi hari akhirat.”

“Pembebasan Al Quds bukanlah wacana politik oleh pemimpin negara-negara Arab, Allah telah menjanjikan kemenangan bagi umat Islam dalam firmannya. Karena kota Al Quds adalah milik umat Islam sedunia, dan kita yakin bahwa kemenangan yang dijanjikan Allah akan datang.”

Sejak awal April lalu, organisasi Haikal Sulaiman telah menyerukan perayaan hari Paskah di komplek Masjid yang dimulai pada hari Isnin (14/04) kemarin.sumber

MESIR - 2 Bom Gegar Kaherah

Sekurang-kurangya lima orang cedera termasuk pegawai polis, dalam rangkaian aksi pengeboman yang mensasarkan pasukan keselamatan di kota Kaherah sepanjang hari Selasa (15/04) kelmarin.

Dua oranga wam dilaporkan cedear dalam sebuah ledakan bom yang ditempatkan di bawah sebuah kereta milik seorang pegawai polis di lingkungan Faisal sebelah barat kota Kaherah, sumber keamanan menyatakan bahawa salah seorangmangsa cedera adalah saudara dari pegawai polis tersebut.

Serangan tersebut terjadi hanya selang beberapa jam setelah serang bom tangan yang terjadi di sebuah pos polis lalu lintas di daerah Giza, Mesir.

3 orang cedera dalam insiden Selasa pagi tersebut, satu orang diantaranya adalah warga awam yang berada disekitar tempat kejadian.

Dalam keterangan yang disiarkan Kementerian Dalam Negeri Mesir menyatakan bahawa “ledakan itu terjadi Selasa pagi ketika seseorang tak dikenal dengan menggunakan motosikal melemparkan bom buatan di pos polis lalu lintas di kota Giza.”sumber

MESIR Larang Calon Ikhwan Bertanding Presiden

Pihak berkuasa Mesir telah melarang orang-orang daripada Ikhwanul Muslimin bertanding dalam pilihanraya presiden akan datang. Hal ini kerana Ikhwanul Muslimin sudah dicop sebagai pengganas dan diharamkan.

Field Marshal Abdul Fattah As-Sisi, mantan Menteri Pertahanan Mesir yang menjadi dalang utama dalam rampasan kuasa oleh tentera tempoh hari disebut-sebut sebagai calon pemenang dalam pemilihan presiden tersebut.

Dikatakan cabaran utama As-Sisi dalam pemilihan presiden dijangka datang daripada syap kiri liberalis Hamdeen Sabahi meskipun dia belum mengemukakan pencalonannya. sumber

Tuesday, April 15, 2014

PALESTIN - Zionis Mahu 60 peratus Wilayah Tebing Barat

Menteri ekonomi Zionis sekaligus pemimpin parti “al-beit al-Yahud” yang merupakan parti ekstrem, Navtali Bennett, menuntut aneksasi  60% wilayah Tebing Barat ke dalam wilayah entiti Zionis.

Bennett mengungkapkan rancangannya itu pada akaun Facebooknya  dan mengusulkan aneksasi area (c) di Tebing Barat untuk berada di bawah kawalan Israel Zionis, dan memberikan kepada penduduk Palestin di sana yang jumlahnya sekitar 45 ribu jiwa kewarganegaraan Zionis.

Berdasarkan rancangan Bannet ini, maka Palestin akan memiliki dua wilayah otonomi (a.b), dan menikmati kebebasan bergerak antara kota-kota tanpa hambatan yang membuat situasi di Jerussalem dan Gaza tidak berubah, sedangkan Palestin wilayah (c) maka akan menjadi sebagian dari entiti Zionis. sumber

PALESTIN - 3 Ditangkap di Tebing Barat

3 orang warga Palestina di kota Hebron, Tebing Barat, ditangkap pihak keamanan Israel. Saksi mata mengatakan “sekelompok tentera Israel mengepung sejumlah desa di kota Hebron, Tebing Barat,  mereka mendirikan penghalang di pintu masuk ke kota Beit Awwa di selatan kota dan menangkap 3 orang warga Palestin.”

Perlu dicatat bahawa hampir setiap hari tentera Israel melakukan penggerebekan dan penangkapan di wilayah Tebing Barat. (Aljazeera/Ram) sumber