Satu kenyataan yang membingungkan kembali terjadi di Timur Tengah. Di tengah-tengah kesibukan dunia memboikot produk AS dan Israel, terutamanya setelah agresi biadab Israel terhadap rakyat Palestin di Jalur Gaza, restoran makanan segera McDonald's membuka 1000 gerai barunya di Timur Tengah.
Yang menghairankan ialah McD mengalami kenaikan penjualan sebesar 10%. Keuntungan ini merupakan hasil dalam tempoh tiga bulan kebelakangan ini saja.
Rakyat Arab, seperti juga rakyat di negeri lainnya, saat ini memang melihat McDonald's sebagai restoran yang harganya berpatutan dan banyaknya premisnya yang tersebar di mana-mana.
Di setiap negara Timur Tengah, paling tidak McD sudah mempunyai 51 cabang. Sebagai gambaran, misalnya di UAE, saat ini diperkirakan ada 5.1 juta orang yang setiap hari memakan hamburger dari McD. (sa/lib)
0 comments:
Post a Comment