Tuesday, February 3, 2009

Kehidupan Harian Sebagai Seorang HAMAS

Bagaimana kehidupan para mujahid Palestin? Tiga orang mujahid Palestin diwawancara oleh gulfnews.com menceritakan kehidupan seharian mereka.

"Kami hidup normal dan biasa saja, kecuali ketika perang. Ketika perang, kami tidak pernah lagi tinggal atau sempat pulang ke rumah, bahkan untuk sedetikpun. Untuk mengetahui keadaan keluarga, kami menelefon mereka, atau mengirim seseorang yang kami percaya. Dalam keadaan normal, kami berkumpul bersama keluarga, silaturahim dengan teman-teman. Perang membuat semuanya menjadi sulit." ujar salah seorang dari mereka.

"Apakah kami memikirkan kematian? Tentu saja, kami sangat khuatir, tapi bukan terhadap diri kami sendiri, melainkan kepada keluarga kami. Seperti siapapun di dunia ini, kita selalu khuatir terhadap keluarga kita melebihi pada diri sendiri. Kami telah memilih jalan perjuangan, tak ada yang memaksa kami. Ini pilihan hidup kami."

"Dunia selalu mengira kami membesarkan anak-anak untuk menjadikan mereka barisan perjuangan melawan Israel, itu kesalahan besar. Kami tidak pernah sama sekali melibatkan kanak-kanak dalam perjuangan kami. Itu adalah propaganda Israel. Semua yang terlibat dalam perjuangan adalah laki-laki dewasa, mulai dari usia 20, 25 dan 30 tahun. Mereka yang tergabung menyedari benar akan risiko menjadi mujahid. Sekali lagi kami tidak pernah sekalipun menggunakan kanak-kanak untuk menghadapi musuh!"

"Yang ada dalam pikiran kami ketika kami menarik picu, bagi saya secara peribadi saya harus membunuh mereka, askar-askar Israel itu seperti mereka yang membunuh orang-orang Palestin tak berdosa. Jika saya meninggalkan satu orang askar Israel saja, maka dia akan kembali membunuh lebih banyak lagi warga kami."

"Orang bertanya bagaimana kami selama ini mendapatkan senjata sedangkan kami dikepung sedemikian rupa. Walaupun Israel menutup semua terowongan, kami akan tetap mendapatkan senjata untuk melindungi diri. Kami mempunyai banyak sekali terowong yang tidak pernah diketahui oleh siapapun, kecuali kami sendiri. Dan Allah selalu menolong kami."

(sa/gn)

sumber

1 comments:

Encik Malek said...

alhamdulillah.
niat tuan amat suci.
insyaAllah kemenangan akan berpihak kpd kaum muslimin.
ALLAHUAKBAR!!