Menurut seorang mantan agen CIA, aksi ini dilakukan untuk menghentikan program penelitian yang dilakukan oleh Iran. "Tujuannya mungkin hanya sekadar menunda, menunda, dan menunda saja. Kami tidak ingin Iran punya senjata seperti ini, dan melakukan tindakan militer seperti ini adalah satu tindakan yang tepat. Kami tidak ingin mengambil risiko." ujarnya.
Menurut Reva Bhalla, seorang analist senior di Stratfor, sebuah badan perisikan swasta di AS, strategi ini dilakukan untuk melenyapkan sosok kunci saja. "Dengan dukungan AS, Israel tampaknya akan terus menjalankan aksi serupa. Mereka akan terus memutuskan rantai pembinaan nulear di negara lain," terang Reva.
"Dengan keadaan Timur Tengah seperti ini, aksi ini adalah perbuatan yang cukup logik," tambah perempuan itu. (sa/haa)
0 comments:
Post a Comment