ISRAEL (Arrahmah.com) - Laporan kelompok HAM antarabangsa mengatakan bahawa penggunaan fosforus putih oleh Israel selama serangan terakhirnya di Jalur Gaza adalah salah satu bukti kejahatan perang.
Human Rights Watch (HRW) mengatakan pada Rabu (25/3) bahawa mesiu ditembakkan secara membabi buta di sekitar wilayah yang padar penduduk selama perang 23 hari, menyebabkan banyak korban ."Di Gaza, militer Israel tidak hanya memakai fosforus putih di wilayah terbuka," kata Fred Abrahams, peneliti senior konflik di HRW.
"Mereka menembakkan fosforus putih berulang kali di atas wilayah yang padat penduduknya. Akibatnya, banyak penduduk sipil menderita dan meninggal," tambah Abrahams.
Penggunaan fosforus putih sebetulnya dibolehkan secara antarabangsa. Namun akan menjadi pelanggaran jika digunakan secara tidak bertanggung jawab dan ditembakkan di daerah yang padat penduduk.
sumber
0 comments:
Post a Comment