Wednesday, August 19, 2009

Anak Bulan- Pertama Kali Saudi Guna Teleskop

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, masyarakat Saudi akan dapat menggunakan teleskop, bukan hanya dengan mata telanjang untuk melihat bulan sabit yang menandakan dimulainya bulan suci Ramadhan.

Dalam sebuah pernyataannya yang dikeluarkan pada hari Isnin lalu, Mahkamah Agung menyerukan masyarakat Saudi untuk melihat bulan baru pada hari Khamis malam.

"Mahkamah agung meminta masyarakat melihat bulan dengan mata telanjang atau dengan menggunakan teleskop untuk mengamati bulan dengan pandangan yang lebih dekat," kata pernyataan tersebut.

Sebelumnya, Mahkamah Agung tidak memasukkan penggunaan teleskop untuk melihat awal bulan Ramadhan dalam pernyataan-pernyataannya.

Keputusan terbaru tersebut untuk mengatasi adanya gap antara Ulama dan para ilmuwan berkaitan persoalan melihat bulan dalam penentuan awal bulan Ramadhan. Tahun lalu, Dewan Ulama Senior Saudi (Haihatul Kibarul Ulama) menolak saranan yang meminta penentuan awal bulan dan akhir bulan sebaiknya menggunakan hitungan astronomi.

Hanya Syiah Lebanon yang mengandalkan perhitungan astronomi daripada melihat dengan mata telanjang untuk melihat awal dan akhir bulan.

Pada hari Isnin lalu, Ulama tertinggi Syiah Lebanon - Ayatullah Muhammad Husein Fadlallah mengatakan awal ramadhan dimulai pada hari Jumaat depan berdasarkan perhitungan astronomi yang akurat.(fq/toi)

sumber

0 comments: