Tuesday, March 31, 2009

Koleksi Berita MAC 2009

Pertempuran di Somalia Meragut Banyak Nyawa

MOGADISHU (Arrahmah.com) - Pertempuran antara polis Somalia dan kelompok mujahidin mengorbankan lapan orang di Mogadishu pada Isnin (30/3), kata beberapa saksi mata.

Penduduk mengatakan, pertempuran terakhir di ibukota Somalia itu terjadi di jalan yang menghubungkan persimpangan strategik K4 dengan istana presiden perbukitan, Villa Somalia.

Di antara korban dalam pertempuran di Mogadishu adalah seorang perajurit Burundi dari sebuah misi kecil Uni Afrika (AU) yang berpangkalan di kota tersebut.

"Salah seorang perajurit kami terbunuh setelah sebuah bom pinggir jalan meledak di daerah selatan Mogadishu hari ini," kata seorang perwira senior AU.

"Bom itu ditujukan pada konvoi kami di dekat pangkalan kami, sebuah bangunan universiti lama," tambahnya.

Pada Sabtu (28/3), Presiden Somalia Sharif Ahmed mengutuk seruan pemimpin al-Qaeda Syaikh Usamah bin Ladin kepada warga Somalia dan muslim di seluruh dunia untuk memerangi pemerintah baru Somalia yang dipimpinnya. (Althaf/arrahmah/antr/rtrs)

sumber

Jihad di Turkistan Timur

International Jihad Analysis - Sesungguhnya sejarah Islam penuh dengan pengorbanan para lelaki perwira yang lebih mengutamakan aqidah mereka daripada diri mereka sendiri secara yakin dan penuh pengharapan pahala dari Allah.

Di awal bulan Robiul Awal, bulan dimana kaum Muslimin biasanya mengenang jejak perjuangan Rasulullah SAW dalam memperjuangkan Islam, terdengar panggilan dan teriakan minta tolong dari saudara-saudara Muslim di Turkistan Timur. Sebuah kelompok jihad yang menamakan dirinya Al Hizbul Islamy At-Turkistany, telah menulis sebuah surat, melalui Media Al Fajr, yang ditujukan kepada seluruh kaum Muslimin agar menengok nasib saudara mereka di bumi yang pernah berjaya dengan Islam dan kini berada di bawah penindasan dan kedzoliman rezim Sosialis Komunis Cina. Dengan pasukan bersenjata, dan tekanan politik yang keras, rezim Sosialis Komunis Cina telah menistakan kemuliaan Islam dengan mengatakan bahwa ia (Islam) adalah Candu bagi masyarakat. Bahkan mereka membuat undang-undang khusus yang melarang siapa pun untuk memeluk dan beriltilzam dengan Islam, melarang ta’lim, mengajar dan mempelajari Al Qur’an , dan memenjarakan mereka yang nekat melakukannya.

Sebuah pembantaian dan perang terhadap Islam dan kaum Muslimin saat ini tengah berlangsung di negeri yang dahulu pernah menjadi negeri Islam. Syi’ar-syi’ar Islam dilarang, ribuan mushhaf dan kitab-kitab Islam dibakar. Kumandang adzan dilarang di masjid-masjid. Sungguh sebuah penghinaan dan pelecehan Islam oleh rezim Sosialis Komunis Cina.

Lebih kejam lagi, para pemuda yang berumur kurang dari 18 tahun dilarang menunaikan shalat, perempuan dilarang memakai hijab dan penjara serta siksaan menanti jika kaum Muslimin melawan. Juta’an muslimah dikirim ke Cina dengan alasan memberikan pekerjaan. Sementara itu, sejumlah besar orang-orang Cina dikirim ke Turkistan untuk mencampuradukkan nasab (keturunan) antara mereka dengan kaum Muslimin Turkistan. Setiap perlawanan terhadap kebijakan-kebijakan ini sudah pasti akan dipenjara, dikenai denda uang dan berbagai jenis penindasan dan penghinaan. Sebuah tindakan yang sudah pasti menimbulkan ghiroh (kecemburuan) di dada setiap muslim dimanapun mereka berada.

Turkistan Timur di Bawah Rezim Sosialis Komunis Cina

Dalam buku Jihad Asia Tengah, Perang Akhir Zaman, karya Syekh Abu Mus’ah As Suri, yang diterbitkan oleh Ar Rahmah Media, di bagian akhir buku tersebut dibahas tentang Turkistan yang merupakan wilayah strategis dan berpotensi untuk menjadi ladang jihad. Berikut analisis beliau.

jihad Asia Tengah

Wilayah Turkistan berada di Asia Tengah, dimana bagian timur berbatasan dengan Cina dan Mongolia. Bagian Barat dengan Kaspia dan sungai Ural. Bagian selatan berbatasan dengan Tibet, Kashmir, Pakistan, Afghanistan, Iran, Mongolia Utara dan Siberia. Ada dua penjajah yang bergabung untuk menguasai wilayah ini, yakni Uni Soviet (di masa lalu) dan Republik Rakyat Cina (sampai saat ini) di bawah perjanjian Nerchinsk pada bulan Agustus 1689. perjanjian ini berakhir dengan adanya perjanjian St. Petersburg pada bulan Februari 1981.

Wilayah bagian Barat yang (dahulu) dijajah oleh Uni Soviet dikenal dengan nama Turkistan Barat. Sementara itu, bagian Timur dijajah oleh Republik Rakyat Cina dan dikenal dengan nama Turkistan Timur. Turkistan Timur inilah yang saat ini berada di bawah tekanan dan penindasan rezim Sosialis Komunis Cina.

Luas Turkistan Timur adalah 1.750.734 km2 dan ini sekitar dua kali wilayah Mesir dan juga dua kali wilayah Pakistan. Turkistan Timur adalah sebuah wilayah dimana jarak dengan laut terdekat berjarak sekitar 1900 km. Wilayahnya sebagian besar terdiri dari semi-padang pasir dan berbatasan dengan garis-garis batas yang berupa tiga pegunungan dan lembah sungai.

Rezim Sosialis Komunis Cina menyebut Turkistan Timur dengan nama Xinjiang. Daerah ini juga mencakup sebagian besar wilayah Aksai Chin, yang diklaim oleh rezim kafir India sebagai bagian dari negara bagian Jammu dan Kashmir. Xinjiang yang secara harfiah bermakna ‘Perbatasan Baru’ atau ‘Daerah Baru’ menjadi semakin diperebutkan mengingat sumber daya alam dan ekonominya yang sangat luar biasa. Kaum Muslimin lebih suka menyebutnya Turkistan Timur atau Uighuristan.

Syekh Abu Mush’ab As Suri dalam bukunya tersebut juga mengatakan bahwa Turkistan Timur adalah salah satu negara terkaya di antara negara-negara di wilayah itu karena berlimpahnya mineral yang terkandung di tanah ini, yang menyokong tulang punggung perekonomian Cina. Negara ini juga mengandung minyak dan bahan tambang penting lain. Turkistan Timur diperkirakan menjadi penyedia minyak bumi terbesar kedua di dunia setelah Timur Tengah. Produksi rata-rata tahunannya 5 juta ton. Besi juga merupakan hasil tambang dengan jumlah produksi tahunan sekitar 250 juta ton. Terdapat lebih dari 56 tambang emas. Sedang untuk stok uranium, masih sekitar 12 triliun ton. Produksi batu garam rata-rata tahunan adalah 450.000 ton, sedang persediaan (cadangan) batu garam cukup untuk seluruh dunia selama 1000 tahun.

Kekayaan alam Turkistan Timur pastinya menambah kerakusan dan nafsu menguasai dan menindas rezim Cina terhadap kaum Muslimin Turkistan Timur. Sebagaimana disampaikan Pusat Media Al Hizbul Islamy At-Turkistany bahwa sesungguhnya pertarungan yang terjadi antara kaum muslimin Turkistan dan rezim komunis Cina sejatinya adalah pertarungan antara islam dan kekafiran, antara haq dan batil. Lintasan sejarah panjang Turkistan pun menunjukkan hal tersebut.

baca seterusnya

Bukit Gantang- Puteri UMNO Tak Gentar

TAIPING: Puteri Umno tetap meneruskan kempen rumah ke rumah setiap kali pilihan raya meskipun berdepan halangan dan provokasi daripada pihak pembangkang terutama di 'kawasan panas'.

Ketuanya, Datuk Rosnah Abdul Rashid Shirlin, berkata pendekatan bersemuka itu sudah menjadi identiti Puteri yang diterima baik pengundi, terutama golongan muda.

"Saya akui walaupun kadang kala kita hadapi rintangan dengan tindakan pembangkang yang buat Puteri rasa soal keselamatan mereka terjejas.

"Namun, selagi kami percaya kami di pihak benar, kami tetap sealiran dengan kerajaan, pendekatan bersemuka ini tetap efektif dan diteruskan," katanya dalam temubual eksklusif dengan Berita Harian Online di Pusat Operasi NSTP di Hotel Lagend Inn, di sini, pagi tadi,

Beliau berkata, setakat ini, belum ada insiden dalam tiga pilihan raya kecil serentak membabitkan Puteri dicabar atau dilarang memasuki kawasan perkampungan dan perumahan untuk menemui pengundi.

Mengenai gerakan kerja Puteri di ketiga-tiga pilihan raya kecil, beliau berkata ia sedang dipertingkatkan dengan memastikan kehadiran anggotanya di setiap peti undi, khususnya di kawasan panas.

"Bagi kawasan panas, sudah tentu diberi lebih tumpuan dan kita menggunakan pendekatan berbeza mengikut corak pengundi dan isu yang berkaitan di satu-satu tempat," katanya.

Beliau juga menolak tanggapan serong pembangkang bahawa sayap itu hanya dieksploitasi Umno dalam kempennya pada setiap pilihan raya.

"Ingin saya tegaskan Puteri masih berperanan untuk membantu jentera BN secara keseluruhan. Walaupun tugas kami lebih kepada teknologi maklumat (IT) iaitu semakan pemilih, tanggungjawab kita ialah untuk pastikan calon BN diterima di kalangan pengundi.

"Apa juga bentuk provokasi pembangkang, kehadiran kami tetap kekal dan diterima pengundi," katanya.

smber

Bukti Gantang- Masjid Jamek Dicemari




Inilah masjid yang menjadi mangsa contengan tangan-tangan haiwan DURJANA yang langsung tidak menghormati masjid sebagai tempat ibadat. Wak tak tahu apa jenis manusia yang sanggup mencemar dinding masjid dengan kata-kata kesat dan Buah Langsat. Masjid yang berusia lebih 200 tahun jadi sasaran golongan haiwan dunia


Diantara perkataan yang ditulis di dinding bahagian belakang masjid. Murni sungguh bahasa yang digunakan yang wak rasa tentu spesisnya dari bangsa melayu... Melayu haram jadah !



Bila dibaca dengan otak, agak2 hangpa.. sapa punya tulisan ? Hahaha..pasal apa pulak nak kena tulis Mail Pian ? Ini sudah lain macam beb ? Ini bukan kerja Zahid Hamidi ? Bukan...!! So.. siapa yang tersangat durjana tu ? Bab maki PR tu kerja siapa ? kerja Osman Jailu kaa.. atau kerja Hamdan Taha ? wak no komen... lu tengok beb !



Papan kenyataan pun jadi mangsa. Kesian sungguh puak tu.. terdesak tahap cipan kot ?



Ni dinding belakang masjid. Nampaknya puak-puak bangang ni hanya berani conteng dinding belakang saja.. oi... kat depan tu bila nak belasah pulak..? Kerana dah terdesak dan tertekan dengan penolakan rakyat Bukit Gantang, tangan-tangan jahat ini sanggup mengadaikan maruah diri, hangpa jawab depan Allah swt. kelak..! Lu jawab beb !

sumber

Video Pagi Penamaan Calon



Gambar2 Menarik Bukit Gantang

Bukit Gantang



depa ni kerja kuat




Dato' Seri Ir Nizar ke tapak pasar malam Sungai Kerang pada petang 26hb. Mac, 2009







Markas polis penjaga umno sebeah kanan jalan dr C. Jering ke Simpang



Osman jailu pengkhianat rakyat, kasut digantung di gambarnya



sumber

Video Gelombang Bukit Gantang

Video Suasana Jalan-jalan Bukit Gantang



Monday, March 30, 2009

Cinta Dan Air Mata..

Pelajaran Dari Gaza Untuk Kaum Wanita-SYARAHAN ISTERI DR ABD AZIZ AR RANTISI





Assalamualaikum,

Alhamdulillah malam semalam, Selasa 24.3.09 saya dapat mendengar penyampaian dari Puan Rasya Al Adlouni (Ummu Muhammad) yang merupakan isteri kepada As Syahid Dr Abdul Aziz Ar Rantisi di Masjid Negeri Shah Alam.

Melihat kepada kekuatan ucapannya dengan suaranya yang begitu bersemangat sambil berdiri terasa seolah-olah yang berucap itu adalah As Syahid Dr Abdul Aziz Ar Rantisi sendiri. Itulah tarbiyah yang telah dilaksanakan oleh Dr Abdul Aziz kepada isterinya yang akan meneruskan usaha-usaha dakwah dan jihad di Palestin walaupun beliau telah pergi menemui Allah swt dalam keadaan "Hidup Dan Mendapat Rezeki DariNYA".

Puan Rasya Al Adlouni adalah simbol kegigihan wanita Gaza yang telah membuktikan bahwa semangat dan kekuatan wanita yang beriman benar-benar boleh kita jadikan contoh tauladan bagi kaum wanita di negara2 umat Islam lain. Walaupun umurnya sudah 55 tahun dan kini mempunyai 20 orang cucu, beliau masih mampu berdakwah dan menyampaikan kebenaran tanpa ditimpa oleh perasaan lemah dan gentar. Marilahkita menelusuri jejak dan kekuatan wanita2 di Gaza yang sentiasa melahirkan pejuang2 dan mujahid2 yang akan membebaskan bumi Palestin dari penjajahanIsrael.Inilah kisah sebuah bangsa di atas sejengkal Tanah Suci.

Penduduk Syam yang merangkumi Palestin, Lebanon, Syria dan Jordan memang penduduk yang mempunyai sifat keteguhan. Banyak peristiwa yang pernah berlaku di sana dan akan banyak lagi yang kelak akan berlaku di sana di akhir zaman ini. Semua kita harus belajar dari peristiwa ini terutama umat Islam. Semua segi harus menjadi pelajaran termasuk dari sisi kemanusiaan sebagai wanita.

Tahun baru 2009 dimulai dengan kisah duka bagi umat Islam iaitu peperangan di Gaza. Pemandangan yang sangat memilukan. Namun Allah swt menjadikan peristiwa Gaza bukan sekadar untuk menjadi tontonan television dan bualan para wartawan untuk bulan tersebut.




Apa yang kita dengar dari berita:

1. Seorang ibu dari keluarga Samouni di Gaza melahirkan anaknya di tengah-tengah suasana pengeboman.

2. Seorang wanita mengatakan: "Tidak, tanah ini milik kami, apapun yang mereka lakukan tanah ini milik kami, kami akan tetap menentang mereka (Yahudi)."

3. Seorang wanita muda pergi ke kedai roti untuk membeli roti dan terpaksa beratur berjam-jam di tengah-tengah ledakan bom di Gaza. Ketika ditanya oleh wartawan mengapa ia tetap pergi ke kedai roti padahal ia dalam keadaan tidak selamat, ia menjawab: "Tinggal di rumahpun kami dibom sedangkan saya perlu membeli roti untuk keluarga di rumah, jadi saya perlu laluinya juga. kita hanya mati sekali."

4. Selama 22 hari perang, Israel berjaya membunuh 600 orang anak-anak Gaza dari lebih 1,300 mangsa yang meninggal, tapi selama masa itu pula lahirnya 3,500 bayi baru. Ramai wanita Gaza yang melahirkan kembar samada kembar dua atau kembar tiga.

Sungguh luar biasa, hanya sehari sesudah kedua pihak menyatakan gencatan senjatanya masing-masing, polis lalu lintas sudah bertugas di jalan-jalan di Gaza, bahkan sekolah dibuka kembali kurang dari seminggu sesudah itu. Para murid saling menyapa ketika pertama kali berjumpa: "Hai kamu masih hidup ya?"

Wilayah ini sudah tidak mempunyai bangunan parlimen, tidak mempunyai balai polis (walaupun anggota polisnya bertugas) dan seluruh bangunan pemerintah sudah hancur dibom bahkan masjid-masjid dan hospital serta sekolah tidak luput dari pengeboman.

Infrastrukturnya boleh dikatakan sudah hancur tetapi ternyata struktur masyarakatnya tidak hancur, sistem sosialnya tidak terhapus bersama bangunan-bangunanny a. Solat berjamaah tetap dilaksanakan di tengah-tengah hujan bom di antara runtuhan bangunan dan masjid. Bahkan masjid mengumpulkan dana dari sebahagian jama'ah yang masih mempunyai sesuatu untuk disumbangkan kepada jiran tetangganya yang lebih memerlukan. Inilah sebuah bangsa yang mempunyai daya tahan yang amat tinggi.

Jangan lupa, sebelum peperangan, Israel sudah mencekik Gaza dengan sekatan selama hampir 2 tahun dan itu menyebabkan semua penduduk Gaza mengalami kekurangan makanan kerana sukarnya untuk mendapatkan bahan makanan di samping harganya yang melambung tinggi.

Dengan berita-berita seperti di atas kita telah mendapatkan gambaran betapa anak-anak Palestin dari generasi ke generasi telah ditempa oleh ujian berat dengan pelindung mereka yang tetap teguh yang terdiri dari para ibubapa terutama para ibu yang tetap menggenggam prinsip kesabaran di tengah-tengah ujian yang amat berat itu.



Kita boleh meninjau beberapa kriteria yang menambah kesabaran mereka iaitu:

1. Tidak lemah mental mereka
2. Tidak lemah penampilan mereka

3. Tidak lemah aktiviti mereka

Dari berita-berita yang diterima, para wanita Gaza tidak lemah mental mereka dan tidak akan mengalah kepada penjajah Israel, di mana kebanyakan mereka berpandangan bahwa perjuangan menentang penjajahan tetap akan diteruskan. Tidak ada yang gementar ketakutan ketika mendengar deruan pesawat pengebom di atas kepala mereka. Jika ditanya, mereka berkata dengan nada tegas bahwa mereka tidaktakut kepada tentera Israel dan akan melawan dengan senjata alat dapur, jika berhadapan secara terus. Inilah di antara tanda tidak wujudnya kelemahan mental di kalangan mereka.

Selain itu mereka tidak lemah penampilan di mana nampak jelas bahwa mereka tetap tegak ketika diwawancara oleh para wartawan, bahkan mereka masih boleh menyuarakan kekecewaan mereka kepada para pemimpin Arab yang tidak membantu mereka. Bahkan ada yang menunjukkan tangan ke arah kamera. Sikap tubuh mereka jelas menunjukkan bahwa mereka tidak lemah penampilan walaupun sesetengahnya dalam keadaan cedera dan menanggung kesakitan.

Mereka juga tidak lemah dalam aktiviti mereka di mana walaupun tersisa sedikit kesempatan, mereka terus menjalankan aktiviti mereka samada ke pasar berjual beli, memakamkan ahli keluarga dan kerabat sehingga sempat pula bersilaturahim sesama saudara mereka di pasar. Di tengah-tengah aksi pengeboman, mereka sanggup beratur untuk membeli roti dengan mempertaruhkan nyawa mereka. Bahkan adaseorang ibu yang melahirkan anak di tengah-tengah pengeboman dengan hanya dibantu oleh ibunya dengan menggunakan lilin di malam hari.

Berikut adalah beberapa kesimpulan yang dapat dibuat:

1. Wanita Gaza adalah wanita yang sabar, ujian apapun yang menimpa tidak membuatkan mereka gentar ketakutan berbeza dengan wanita Yahudi di Selatan Israel yang sehingga perlu dibawa ke hospital kerana "stress" atau tekanan mental menghadapi roket2 Hamas.

2. Ketabahan mereka ternyata didasari oleh iman dan ketaqwaan kepada Allah swt. Kita melihat mereka mengekang perasaan kesedihan mereka dengan berdoa mengangkat tangan kepada Allah swt mengutuk kekejaman Israel ketika menghadapi keadaan di mana rumah mereka hancur dan ahli keluarga yang terkorban.

3. Kuatnya keganasan dan permusuhan Yahudi justeru membuatkan mereka tetap tegak, teguh dan menentang. Penentangan wanita Gaza bukan dengan mengangkat senjata, tetapi dengan menunjukkan keteladanan dalam sikap berani menghadapi kenyataan peperangan yang keras dan kejam ini di hadapan anak-anak mereka.

Nampak dari raut wajah mereka yang meskipun terurai dengan airmata tapi tetap berwajah tegar manakala anak-anak mereka menatap setiap bentuk bahasa badan ibu-ibu mereka.

Pendidikan apa lagi yang terbaik dan paling efektif selain dari pendidikan menzahirkan keteladanan dalam kesabaran?.
Cubalah kita amati bahasa tubuh mereka ketika diwawancara oleh para wartawan, baik semasa perang mahupun sesudahnya di mana keadaan mereka cukup tenang ketika menceritakan pengalaman mereka.

Kaum wanita di Gaza tidak sesekali menyukai peperangan, namun jika peperangan merupakan takdir bagi bangsanya, kaum wanitalah yang memikul beban berat sebagai mangsa korban. Merekalah yang pertama sekali merasakan sukarnya hidup seharian di tengah-tengah suasana perang bermula dari persoalan mencari keperluan sehari-hari hingga kepada usaha menenangkan anak-anak mereka yang ketakutan.

Belum lagi ditambah dengan jumlah mangsa korban utama sebagaimana di Gaza ini kerana senjata perang Israel sentiasa mengejar wanita dan anak-anak walaupun di tempat-tempat penginapan mereka..

Bagi bangsa yang terjajah dan dizalimi seperti ini, masa depan bangsanya terletak di bahu mereka. Kaum wanita Gaza tidak seharusnya menunjukkan kelemahan mental, ketakutan yang menimbulkan perasaan menyerah kepada musuh atau kelemahan aktiviti yang menyebabkan mereka tidak lagi dapat bergerak menjalani kehidupan mereka.

Jika sikap-sikap kelemahan tersebut yang dilihat oleh anak-anak mereka pada hari ini, maka kita dapat bayangkan bahwa dalam masa 10 tahun ke hadapan, wilayah yang sekarang ini bernama Gaza mungkin akan berdirinya bandar-bandar pelancongan Israel dengan nama Yahudi sebagaimana nama Ashdod, Ashkelon, Sderot, Kiryat Shimona dan lain-lain.

Ini kerana jika mereka (kaum wanita Gaza hari ini) lemah, maka anak-anak mereka akan tumbuh menjadi penakut dan mempunyai sikap mudah menyerah tetapi Alhamdulillah sekarang mereka tetap teguh dan InsyaAllah sampai hari Qiamatpun bangsa Yahudi tidak akan dapat merasa tenang dengan kezalimannya kerana akan sentiasa ada yang menentang mereka dari satu generasi ke generasi Palestin yangbaru.

Inilah yang seharusnya kita belajar daripada mereka..

Ciksantun : Ya, inilah yang harus kita belajar dari mereka. Kagum dengan semangat mereka.

Sunday, March 29, 2009

Video Hadi Awang dan Nizar di Penamaan Calon

Video Penyokong BN & PR di Penamaan Calon

Video Pengumuman 3 Calon Bukit Gantang

Slaid Penamaan Calon Bukit Gantang

Video Pencalonan B. Gantang- Mengapa Penyokong BN Sikit?

Bukit Selambau- Pertandingan 15 Penjuru

SUNGAI PETANI 29 Mac - Pilihan raya kecil Dewan Undangan Negeri (DUN) Bukit Selambau mencatatkan sejarah negara apabila menyaksikan buat pertama kali berlakunya pertandingan 15 penjuru.

Senarai calon yang menyerahkan borang bermula pukul 9 pagi dan kini dipamerkan untuk tujuan bantahan di pusat penamaan Sekolah Menengah Teknik 1 Sungai Petani ialah;

1. Datuk S. Ganesan (Barisan Nasional)

2. S. Manikumar (Parti Keadilan Rakyat)

3. Husaini Yaakob (Bebas)

4. T. Chandrarajan (Bebas)

5. Mejar (B) Anuar Abd. Hamid (Bebas)

6. M. Venason (Bebas)

7. Abdul Rahim Abu (Bebas)

8. S. Moganakumar (Bebas)

9. Mohd. Fazil Abd. Wahab (Bebas)

10. Radzi Md. Lazim (Bebas)

11. R. Loganathan (Bebas)

12. L. Sarala (Bebas)

13. A. Jayagopal (Bebas)

14. Tan Hock Huat (Bebas)

15. Khamis Awang (Bebas)

- Utusan

Bukit Gantang- Pertandingan 3 Penjuru

TAIPING 29 Mac - Pilihan raya kecil Bukit Gantang P059 menyaksikan pertembungan tiga penjuru antara calon Barisan Nasional (BN), calon Pas dan seorang calon Bebas.

Calon Pas yang juga bekas Menteri Besar Perak, Datuk Seri Mohammad Nizar Jamaluddin menyerahkan borang pencalonan kira-kira pukul 9.05 pagi diikuti BN, Ismail Safian, 10 minit kemudian dan calon Bebas, Kamarul Ramizu Idris, 42 tahun, 9.30 pagi.

Kamarul Ramizu, seorang ahli perniagaan memberitahu tujuan beliau bertanding dalam pilihan raya kecil itu adalah untuk menerapkan politik beriman - Utusan

sumber

Video- Doa Datuk Nik Aziz kepada DS Najib

Slaid- 70 Ahli PAS Sertai UMNO di Bukit Gantang

Video- Poster2 Luar Biasa di Bukti Gantang

Video Perang Poster Bukit Gantang

Gambar2 Pencalonan Bukit Gantang 9.40 am

Nuffnang Ads

dsc098169.00 pagi. Dianggarkan 60-80,000 (maklumat lebih tepat 20,000) orang penyokong Pakatan rakyat terdapat di Taiping hari ini. Gambar diatas hanya yang terdapat di kawasan padang Majlis Bandaran Taiping. Ramai lagi yang tersekat di kawasan bandar dan hampir seluruh kawasan Taman tasik Taiping dipenuhi oleh penyokong PR.

dsc09820Kalau aku bagi 500 orang…sikit sangat. Kalau aku kata 2,000…aku bohong. Kalau hangpa nak kata 1000 orang penyokong BN…boleh la. tapi yang banyak bendera merah hitam. Tu bendera sapa.

dsc09807dsc09821sumber

Video Penamaan Calon Bukit Gantang

Saturday, March 28, 2009

Pemuda: Haramkan 'Pakatan Rakyat'

kemaskini 7.18pm Seorang perwakilan di perhimpunan agung Umno menggesa kerajaan mengharamkan penggunaan nama "Pakatan Rakyat" kerana mendakwa ia satu pertubuhan haram.

"Bilakah Pakatan Rakyat diluluskan? Bilakah Pakatan Rakyat menjadi pakatan siasah yang sah dari segi undang-undang?" kata wakil Pemuda Umno, Nur Saidi Nayan.

Tambahnya, gabungan tiga pembangkang itu tidak pernah ditubuhkan secara rasmi.

"Kalau tidak ada (secara rasmi), kenapa semua pihak - parti parti politik, media massa, dan TV, sama ada milik kerajaan atau swasta - memberi promosi percuma kepada pertubuhan haram itu?

"Saya cadangkan, kita hari ini haramkan semua pihak menggunakan perkataan Pakatan Rakyat kerana ia sebuah pertubuhan haram."Ini tidak boleh dibenarkan sama sekali," tegas Nur Saidi.

Berbeza dengan Umno yang dilahirkan dalam istana, katanya lagi, gabungan pembangkang "parti serpihan (yang lahir) bersama dendam, khianat dan demonstrasi jalanan."

"Siapa pula Pakatan Rakyat yang dicanangkan akan mengambil alih kerajaan pusat pada 16 September lalu?"Siapa mereka ini? Bukankah negara mempunyai undang-undang peraturan menubuhkan parti politik," katanya ketika membahaskan usul ucapan dasar presiden Umno hari ini.

Presiden Umno Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi sewaktu menyampaikan ucapan dasarnya pagi semalam tidak pernah menyebut "Pakatan Rakyat", sebaliknya menggantikan perkataan itu dengan "Pakatan Pembangkang."

Nur Saidi turut menyentuh proses pemilihan pucuk pimpinan Umno.

"Sekarang ini hanya 2,500 perwakilan yang membuat pemilihan. Ketiga-tiga sayap pula ada kira-kira 800 perwakilan sahaja (setiap pergerakan)," katanya.

Oleh itu, tambahnya, Pemuda Umno merasakan sudah sampai masanya proses pemilihan parti dikaji semula."Adalah mustahil untuk 3.4 juta ahli memilih tetapi kita boleh beri ruang kepada perwakilan cawangan untuk mengundi (memilih pemimpin).

"Ini akan mewujudkan perasaan kekitaan dan membantu membanteras politik wang," katanya.

Nur Saidi juga berkata, banyak dasar - yang dipertikaikan - ditentukan oleh kementerian dan jabatan kerajaan tetapi Umno pula yang terpaksa menjelaskan sesuatu kontroversi kepada rakyat.

"Kalau keputusan (kementerian) itu salah, maka Umno yang memikul bebannya. Akibatnya, hukuman dibuat (oleh rakyat) dalam pilihanraya umum yang lalu," katanya.

Sementara itu, seorang perwakilan kelab Umno luar negara petang ini menggesa persatuan mahasiswa Malaysia di Mesir diharamkan dengan dakwaan ia menyebarkan ideologi pembangkang.

Wan Md Hazlin Agyl Wan Hassan juga menggesa biasiswa pemimpin Persekutuan Melayu Republik Arab Mesir (PMRAM) ditarik balik."PMRAM perlu diharamkan, biasiswa pelajar yang menyertai PMRAM perlu ditarik balik," katanya."

Apabila pelajar kita tiba sahaja (di Mesir), PMRAM lebih dahulu menyambut mereka di lapangan terbang. "Mereka ini, pegawai- pegawai kita pun takut.

"Malah, kami sendiri tidak mendapat tempat apabila asrama dikuasai pembangkang," katanya, yang sedang menuntut sebuah universiti di Southampton, Britain.

sumber

ciksantun : Biasiswa tu duit UMNO ya??

Tarik balik biasiswa

KUALA LUMPUR 27 Mac - Kelab UMNO Luar Negara meminta kerajaan menarik balik tajaan termasuk biasiswa pelajar di luar negara khususnya di Mesir yang melibatkan diri secara langsung dengan parti pembangkang.

Wakil Kelab UMNO Southampton, Wan Md. Hazlin Agyl Wan Hassan (gambar) berkata, pelajar terbabit yang bergerak melalui Persekutuan Melayu Republik Arab Mesir (Pemeram) kini bergiat aktif dan mendapat sambutan yang luar biasa.

Malah, jelasnya, Pemeram bertindak lebih pantas daripada pegawai-pegawai kerajaan Malaysia di Mesir yang ditugaskan untuk menjaga kebajikan penuntut lain dengan menjemput pelajar baru dari lapangan terbang bagi menarik untuk menyertai mereka (Pemeram)

''Selain itu, Pemeram juga telah bertindak melebihi batas apabila memonopoli seluruh bangunan asrama milik kerajaan Barisan Nasional (BN) di Mesir sehingga meminggirkan pelajar-pelajar yang berada di bawah naungan Kelab UMNO,'' katanya.

Beliau berkata demikian ketika membahaskan usul ucapan dasar Presiden pada Perhimpunan Agung UMNO Ke-59 di Pusat Dagangan Dunia Putra (PWTC) hari ini.

Mengulas lanjut, Wan Md. Hazlin Agyl berkata, pihaknya mengesyorkan kepada Kementerian Pengajian Tinggi untuk menguruskan bahagian pemilihan dan penghantaran pelajar baru ke luar negara secara berpusat bagi memastikan tiada pihak lain yang cuba untuk mengganggu-gugat pemikiran penuntut baru.

Selain itu, beliau berkata, kerajaan disaran mengambil pendekatan baru iaitu dengan mengadakan rundingan di antara kerajaan dengan kerajaan secara kerap.

Dalam pada itu, menurut beliau, pihaknya turut menunjukkan sokongan kepada kerajaan yang meneruskan sistem Pengajaran dan Pembelajaran Sains dan Matematik dalam Bahasa Inggeris (PPSMI) berikutan bahasa Inggeris merupakan medium perantaraan utama di seluruh dunia.
Beliau menjelaskan, sekiranya tiada penguasaan dalam bahasa Inggeris dengan baik, golongan muda dan rakyat Malaysia sukar untuk bersaing dengan bangsa lain di peringkat global.

Katanya, sebagai bukti, hampir seluruh rakyat Malaysia yang menuntut di luar negara menyatakan pandangan yang sama kerana pendedahan bahasa asing banyak membantu seseorang individu itu berdaya maju dan efektif dalam kerjaya.

"Kelab UMNO akan terus menyokong pandangan dan hasrat daripada kerajaan dan UMNO demi melakukan perubahan untuk rakyat terutamanya generasi muda," katanya.

sumber

ciksantun : Mahu diam atau ditarik biasiswa?? Semoga sahabat-sahabat di Mesir terus tabah, dan PMRAM yang menaungi Anak Melayu Islam di Mesir terus utuh.

Thursday, March 26, 2009

PALESTIN- Fosforus Putih Bukti Jenayah Israel

ISRAEL (Arrahmah.com) - Laporan kelompok HAM antarabangsa mengatakan bahawa penggunaan fosforus putih oleh Israel selama serangan terakhirnya di Jalur Gaza adalah salah satu bukti kejahatan perang.

Human Rights Watch (HRW) mengatakan pada Rabu (25/3) bahawa mesiu ditembakkan secara membabi buta di sekitar wilayah yang padar penduduk selama perang 23 hari, menyebabkan banyak korban .

"Di Gaza, militer Israel tidak hanya memakai fosforus putih di wilayah terbuka," kata Fred Abrahams, peneliti senior konflik di HRW.

"Mereka menembakkan fosforus putih berulang kali di atas wilayah yang padat penduduknya. Akibatnya, banyak penduduk sipil menderita dan meninggal," tambah Abrahams.

Penggunaan fosforus putih sebetulnya dibolehkan secara antarabangsa. Namun akan menjadi pelanggaran jika digunakan secara tidak bertanggung jawab dan ditembakkan di daerah yang padat penduduk.
sumber

Masjid Terbesar di Venezuela Dirompak

KARAKAS (Arrahmah.com) – Seorang pegawai di masjid terbesar Venzuela mengatakan pencuri telah menyelongkar pejabatnya, mencuri permata, komputer dan benda lainnya juga menyepahkan buku di lantai.

Muhammad Ali Bokhair mengatakan, insiden kecurian di masjid Ibrahim al Ibrahim itu adalah yang kedua sejak September tahun lalu. Insiden tersebut terjadi pada Isnin (23/3) pagi.

Sejauh ini, pelakunya belum diketahui.

Masjid itu terletak di pusat kota Caracas. Bangunan Ibrahim Al-lbrahim merupakan mesjid terluas kedua di Amerika Latin setelah Islamic Center Rey Fahd di Argentina.

Sebelumnya, pada Januari, sekelompok per0sak juga menggeledah sinagog paling tua di Caracas. (Althaf/arrahmah/rvthb/ap)

sumber

Video Penyokong Mukhriz Mengamok di PWTC

Video Ceramah Anwar di Bukit Gantang

Video Ucapan Sulung Nizar Selaku Calom P059

Video Nizar Diumumkan Calon Bukit Gantang



Fatwa MUI- Haram Jika Tidak Mengundi

Kontroversi Golput kini menebar ke seluruh kelompok masyarakat. Golput adalah akronim kepada ‘golongan putih’ iaitu mereka yang mengambil keputusan untuk tidak keluar memilih atau berpihak kepada mana-mana partai.

Pro dan kontra meletus gara-gara fatwa yang dikeluarkan oleh Majlis Ulama’ Indonesia (MUI) lebih sebulan yang lalu yang mengharamkan mereka yang menjadi Golput iaitu tidak mahu memilih. Kecaman demi kecaman menerjah keputusan MUI tersebut. Menurut MUI memilih pemimpin adalah kewajipan dan semua pihak bertanggungjawab memilihnya.

sumber


Bagi beberapa pihak seperti Hizbut Tahrir Indonesia, mereka berpenat lelah menyampaikan penerangan-penerangan melalui risalah dan majlis-majlis mereka yang meminta agar umat Islam di Indonesia tidak keluar memilih atau menjadi Golput. Ini kerana, bagi mereka, menglibatkan diri dengan system demokrasi adalah haram dan bukan penyelesaian masalah. “Khilafah perlu menggantikan demokrasi’. Itulah slogan mereka yang sangat baik, namun masih kekurangan apabila penjelasan bagaimana system itu bisa tertegak, melalui kaedah dan step-step yang bagaimana, tidak digariskan secara jelas. Sedangkan perubahan system itu bisa berlaku melalui ‘islah al-hukumah’ terlebih dahulu iaitu memperbaiki kerajaan dan kerajaan itu mesti diserahkan kepada orang-orang yang terpercaya matlamat Islam sebagai perjuangannya.


Namun, bagi pihak-pihak sebegini, mereka berkeyakinan bahawa semua calon-calon pemilu tidak cukup syarat untuk menjadi pemimpin umat Islam dari sudut keimanannya, kethiqahannya dan taqwanya. Kaedah, mengambil mudarat yang paling ringan apabila bertemu dua mudarat yang besar sukar difahami bagaimana mereka membahasnya. Wallahua’lam.


Terkini


Sebuah website terkenal Indonesia iaitu http://www.detik.com/ yang telah membuat Polling SMS mengenai partai-partai yang menjadi pilihan pembaca, sehingga tarikh 25 Mac jam 07.36 pagi tadi ( 8.36 Malaysia) mendapati keputusan setakan ini seperti berikut:


a) Partai Kadilan Sejahtera (PKS) : partai no 8

46%


b) Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) : partai no 16

13%


c) Partai Demokrat (Susilo Bambang) : partai no 31

12%


d) Partai Damai Sejahtera (PDS) – partai Kristian : partai no 25

08%


e) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) : partai no 5

04%

Tuesday, March 24, 2009

Husam Beri Kuliah Pagi Di Majlis Tafsir Al Quran Surakarta


Pada 15hb Mac 2009 yang lalu, Naib Presiden Parti Islam Se Malaysia, YB. Dato’ Haji Husam Bin Musa dijemput memberi kuliah ringkas di Program Jihad Pagi anjuran Majlis Tafsir Al Quran (MTA) Surakarta.

Majlis mingguan itu di hadiri oleh lebih 6,000 umat Islam dari daerah-daerah berdekatan. Ia juga dipancarkan secara langsung oleh televisyen tempatan dan secara live streaming melalui internet ke seluruh dunia.

Ini merupakan kuliah pertama yang dilangsungkan di bangunan MTA 5 tingkat yang baru dirasmikan pada 8 Mac lalu oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.

Dato’ Husam di dalam kuliahnya menyifatkan program Jihad Pagi ini adalah sebuah majlis yang seumpama Kuliah Jumaat di Medan Ilmu, Jalan Dato’ Pati, cuma ianya didalam skala yang jauh lebih besar.

Sambil menyampaikan salam siratulrahim dari Parti Islam Se Malaysia dan Kerajaan Negeri Kelantan, Dato’ Husam turut meluahkan rasa bangga bercampur terharunya melihatkan sambutan begitu besar terhadap majlis-majlis sedemikian. Dato’ Husam juga menjemput pihak MTA untuk datang dan memberi kuliah di Medan Ilmu di Kota Bharu.

Dato’ Husam juga mengambil kesempatan untuk menjawab isu-isu semasa dan isu-isu agama yang dikemukakan oleh hadirin yang menyertai majlis tersebut.

Bagi mendengar Kuliah Dato’ Husam di Program Jihad Pagi sila ke http://download.mtafm.com/mp3/090315_Jp.mp3.

sumber

baca juga di sini.

My Reversion to Islam - Yousef al Khatab

My Reversion to Islam

By Yousef al Khattab

I was born to a Secular Jewish family, and at the age of 18 years old decided to look ”deeper” into belief in God. Like most people, I looked at religion from a view point that was closer to me. Being that my family was Jewish and I was raised to attend Jewish schools I looked into Rabbinical “Orthodox Judaism”.

In the year 1988 I entered a Yeshiva and started my journey into the Orthodox Rabbinical racist cult. In 1991 I wed my 1st wife (then) Luna Mellul now Qamar al Khattab. She was from the Moroccan town named Tetouan and was attending the racist Orthodox Jewish girl’s seminary known as Breuers or Sampson Raphael Hirsh Bet Yaakov aka Bais Yakov.

1992 bought us the birth of my 1st child Abdel Rahman (formally Rachamim Cohen). Alhumdulilah he was then as he is now my pride and joy. Upon the birth of Abdel Rahman we were living in Williamsburg, Brooklyn in the Satmar Hasidic community. I used to see all the lying and cheating, government scams and money laundering using the Synagogue and Yeshiva bank accounts and the poor hygiene of these folk, and was nervous for my new born son not to grow up like these folk. We tried broadening our horizons and moved to the Ocean Parkway area of Brooklyn, later that year.

1994 till 1998 bought us the birth of 3 more wonderful children alhumdulilah. Hesibeh, Abdel Aziz (formally Ezra),and Abdullah (formally Ovadia) during these years I tried to convince myself that Judaism was a true path and I just didn’t understand it because I never read the entire set of Talmud and it 3 different ways of understanding it including the “hidden level”. You see this is the trick in the rabbinical cult, you will not EVER finish learning all the rabbinic text thus u are subservient to the Rabbis (aka Elders of Zion) who will interpret Judaism for you. During this time frame the Rabbis saw that we doubted there beliefs thus constantly followed our family contacting all new friends and employers etc. The Rabbis MUST ALWAYS know where you move to and who are your friends. The Rabbis were starting to be a big nuisance as were the Rabbinical Jews so seeking a better future elsewhere we loaded up the family and moved to Palestine. (then like most westerners we were brainwashed to refer to the Jew entity as Israel).

September,1998 we now arrived in Ghaza or what the Jewish squatters refer to as Gush Qatif. Quickly my wife was turned off by the lies of the folk there and my son Abdel Rahman came running home from school one day saying “Daddy, my teacher doesn’t cover her hair properly, her dress is to short, they don’t learn Torah here and all they do is play”!! Maashaallah, my son was very correct so with no possessions or money we set off to find a home in the nearby Jew settlement of Netivot in occupied 1948 Palestine. Shas, a “religious political party” immediately helped us by providing a home and their private school system and my kids went from knowing NO Hebrew to being tops in there class alhumdulilah. During our stay in Netivot I met a Muslim from UAE and we had conversations for about 2 years where he would ask me questions about Jewish Aqeedah or Jewish creed, and then compare it to Tawheed al Elohiya a part of Islamic Monotheism. I would then go and ask major Rabbis questions about the Jewish creed and always got 60000 different answers. The Jews can’t even tell you where there God is based on text; rather they say God is everywhere! (authubilah) One day I decided to go to the Arab souk and buy a translation of the meaning of the Holy Quran in the English language. Subahanallah!!!!! I could not put it down!! Every problem I had with Jews and Judaism was being addressed by Allah the Most High, in the 1st 3 chapters of the Quran Allah swt answered most of my doubts about Judaism. The Quran is firm with the Jews and invites them to a just truth (Islam) to save them from the hellfire their ancestors are currently in.

When I finished reading the entire Quran,I could no longer associate with Jews any longer, thus I was obliged to tell my wife I am a Muslim. Alhumdulilah within 2 weeks my wife decided to read the Quran and became a Muslimah!!! Then the kids after her alhumdulilah.

Today 2006 alhumdulilah I live in Morocco with my wife Qamar and kids. My kids no longer remember Hebrew and there 1st language is Arqbic. All the kids are learning in Islamic Arabic Schools alhumdulilah we thank Allah subhana w tala for blessing us with islam.

sumber

Bukti Baru Kejahatan ISRAEL

Laporan-laporan yang membuktikan kejahatan militer Israel dalam agresi militernya ke Jalur Gaza bulan Januari Llau, terus bertambah. Kali ini laporan kumpulan investigasi PBB makin menguatkan kenyataan bahawa rejim Zionis itu telah melakukan jenayah terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza.

Pelapor khusus hak asasi manusia di wilayah Palestin, Richard Falk menyampaikan laporan tersebut ke Dewan HAM PBB di Geneva hari Isnin lalu. Dalam laporan setebal 43 halaman, Falk menyatakan tentera Zionis Israel telah dengan sengaja mengurung warga awam di Jalur Gaza di tengah zon perang. Tentera-tentera Israel melarang warga sipil meninggalkan Gaza selama perang 22 hari berlangsung.

sumber

Cucu Indira Ghandi Hina Islam?

NEW DELHI 23 Mac - Pihak berkuasa pilihan raya India menegur cucu bekas Perdana Menteri Indira Gandhi, berikutan tindakannya mengeluarkan kenyataan yang menghina orang Islam semasa berkempen.

Varun Ghandi (gambar) mula terlibat dengan kekacauan politik setelah satu video rakaman ucapannya kepada penyokong Parti Bharatiya Janata (BJP) yang mengutuk orang Islam disiarkan.

Suruhanjaya Pilihan Raya semalam berkata, pihaknya mengutuk dan mengecam Varun dan menggesa BJP supaya menggugurkannya sebagai calon pilihan raya yang dijadual diadakan pada 16 April ini.

Umat Islam merupakan golongan minoriti terbesar di India. Hubungan mereka dengan penganut Hindu sering bermasalah hingga bertukar ganas sejak India mencapai kemerdekaan dari Britain pada 1947.

Varun merupakan cucu Indira daripada anak keduanya, Sanjay. Ibu saudaranya, Sonia Gandhi yang juga balu kepada anak sulung Indira, Ranjiv merupakan pemimpin parti pemerintah Parti Kongres.

Rakaman yang disiarkan oleh saluran berita NDTV pada minggu lalu, menunjukkan Varun berkata, 'penganut Islam mempunyai nama yang menggerunkan dan jika anda bertemu mereka pada waktu malam, anda akan turut berasa ngeri'.

Pemerhati pilihan raya menafikan dakwaan Varun dengan mengatakan rakaman itu telah diubah.

Mahkamah pada Jumaat lalu membenarkan jaminan kepada Varun berikutan kes ucapannya yang bersifat anti Islam. - AFP

sumber

Nizar Calon PAS Bukit Gantang

TAIPING 23 Mac - Bekas Menteri Besar Perak, Datuk Seri Ir. Mohammad Nizar Jamaluddin, 52, dipilih sebagai calon Pas bagi Pilihan Raya Kecil Parlimen Bukit Gantang pada 7 April ini. Pengumuman tersebut dibuat oleh Presiden Pas, Datuk Seri Abdul Hadi Awang pada majlis mengumumkan calon di padang Taman Kota Jaya, Simpang di sini malam ini.

Mohammad Nizar dalam ucapannya berkata, beliau akan melaksanakan segala usaha dan tugas baik yang dilaksanakan oleh Allahyarham Roslan Shaharum bagi membela nasib rakyat di kawasan ini.

''Saya merakamkan setinggi penghargaan kepada Presiden (Abdul Hadi) dan seluruh pimpinan pakatan pembangkang yang telah mencalonkan saya bertanding di Bukit Gantang.

''Terima kasih atas kepercayaan yang diberi dan saya mengambil kesempatan memohon simpati pengundi dari Trong, Kuala Sepetang dan Changkat Jering untuk mengundi saya," kata Timbalan Pesuruhjaya Pas Perak itu.

Mohammad Nizar yang juga Ahli Dewan Undangan Negeri (ADUN) kawasan Pasir Panjang turut menyeru kepada pengundi agar menjadikan pilihan raya kecil itu sebagai kesempatan untuk membuktikan bahawa seluruh rakyat terus menyokong pakatan pembangkang.

Katanya, niat berkenaan harus diterjemahkan melalui undi kepada Pas sebagai lambang bahawa itulah kehendak sebenar rakyat di Perak.

Dalam pada itu, Abdul Hadi pula berkata, pengundi di Bukit Gantang bukan sahaja diamanahkan untuk memilih pemimpin tetapi juga untuk menyampaikan mesej kepada Barisan Nasional (BN) bahawa mereka tetap bersama pakatan pembangkang.

Katanya, jika pada pilihan raya umum lalu pengundi telah memilih calon Pas maka sokongan berkenaan perlu diteruskan supaya pakatan pembangkang dapat memikul amanah yang dipertanggungjawabkan rakyat.

''Masyarakat majmuk terdiri daripada bangsa Melayu, India dan Cina telah menerima konsep pemerintahan raja berpelembagaan, Islam sebagai agama rasmi dan bahasa Melayu sebagai Bahasa Kebangsaan.

''Kita harap perkara ini tidak dijadikan isu untuk menghentam pakatan pembangkang pada pilihan raya kali ini dan seterusnya berharap Pas dapat mencapai kemenangan lebih besar," katanya.

sumber

Monday, March 23, 2009

Asal-usul manusia dari Yaman?

Oleh: Imran al-Malizi

Enam tahun dahulu saya pernah singgah (transit) ke Yaman ini sambil meninjau peluang untuk melanjutkan pengajian. Ketika itu, saya menginap di sebuah hotel bernama Sam City Hotel. Dalam bahasa Arab, nama hotel ini ditulis “Funduq Madinah Sam”. Saya sendiri tidak mengambil peduli tentang nama tersebut sehinggalah beberapa tahun kemudian. Setelah belajar di sini, saya membaca buku-buku tentang sejarah Yaman. Barulah saya ketahui bahawa kota Sana’a juga dikenali dengan nama Madinah Sam iaitu bersempena nama Sam bin Nuh. Menurut ahli sejarah, Sam ialah salah seorang anak kepada Nabi Nuh a.s. dan beliau adalah pengasas kepada penempatan manusia di Sana’a dan Yaman ini setelah berlaku peristiwa banjir besar yang meliputi seluruh muka bumi ini. Ada juga pendapat yang mengatakan bahawa keturunan Sam bin Nuh ini bertebaran ke seluruh dunia. Namun ini sekadar cerita yang disampaikan dari mulut ke mulut tanpa dibuktikan dengan fakta-fakta yang kukuh.

Namun, baru-baru ini saya membaca satu tulisan yang sangat menarik dalam akhbar Yemen Times (5 Mac 2009) bertajuk “Scientific research suggests Yemen origin of mankind”. Saya dapati persoalan asal-usul manusia ini cuba dibuktikan dengan lebih serius oleh para saintis di Yaman.

Teori sains yang mahsyur sebelum ini mengatakan bahawa asal-usul manusia dipercayai bermula di Benua Afrika. Kajian saintifik terbaru menunjukkan kemungkinan Yaman adalah asal-usul penempatan penduduk bumi. Bagi membuktikan teori tersebut, baru-baru ini sekumpulan saintis Yaman di Universiti Sana’a dengan kerjasama para saintis dari Universiti Florida, Amerika Syarikat telah berusaha mengumpulkan sampel darah dan air liur daripada populasi penduduk seluruh Yaman selama tujuh tahun. Usaha ini bermula pada awal tahun 2000. Sampel ini digunakan untuk menjejak asal-usul manusia zaman moden.

Kajian yang dilakukan di Yaman ini adalah sebahagian daripada usaha penyelidikan yang menyeluruh dilakukan di seluruh dunia semata-mata untuk mencari jawapan kepada persoalan yang sering berlegar-legar dalam dunia saintifik, iaitu dari mana asal-usul manusia?

Sebelum ini, para saintis berpendapat bahawa asal penempatan manusia bermula di timur laut Afrika. Namun pandangan umum dunia sains telah bertukar setelah penemuan terbaru berkenaan pemetaan genetik manusia pada tahun 2001. Banyak manfaat lain yang didapati dari penemuan tersebut dan menjejak sejarah DNA susur galur manusia adalah salah satu daripadanya.

Dua orang saintis yang terkenal iaitu Dr. Connie Mulligan, pakar antropologis dari Universiti Florida dan Dr. Ali Al-Meeri, seorang profesor biokimia dari Universiti Sana’a turut serta dalam penyelidikan ini. Dr. Al-Meeri menjelaskan, “Idea utama yang ingin dikemukakan ialah nenek moyang manusia berimigrasi dari selatan Laut Merah atau mereka menuju ke arah utara Laut Merah. Namun, teori ini kehilangan kredibilitinya dan digantikan dengan teori terbaru yang mencadangkan bahawa manusia berimigrasi ke beberapa tempat di seluruh dunia melalui Bab al-Mandab.” Bab al-Mandab adalah perairan selat yang terletak merentasi Laut Merah di antara Djibouti dan Yaman.

Para saintis Yaman meneruskan usaha menyelidik data-data yang dikumpulkan dari seluruh dunia dengan kerjasama para saintis dari Universiti Florida dan Universiti Cambridge. Berdasarkan hasil kajian tersebut, Dr. Al-Meeri berpendapat kemungkinan manusia moden pertama berasal dari Yaman. Beliau membuat kesimpulan demikian setelah membandingkan sampel genetik yang dikumpulkan di Afrika dengan sampel-sampel dari seluruh dunia dan setelah dilakukan ujian terhadap 550 sampel yang dikumpulkan dari seluruh Yaman.

Usaha ini telah dapat menarik perhatian banyak pihak. National Science Foundation turut membekalkan kelengkapan makmal untuk eksperimen genetik dan penyelidikan. Dr. Al-Meeri mengharapkan kerajaan Yaman turut sama membantu membangunkan teknologi kejuruteraan genetik dengan mewujudkan lebih ramai orang-orang yang berkelayakan.
Perkara yang paling mencuit hati saya, apabila membaca komen Dr. Al-Meeri, “Sekiranya usaha penyelidikan ini terbukti, dengan eksperimen yang lebih luas pada masa akan datang, tentu ini bakal memberi kesan yang besar pada bidang pelancongan kami.. kerana manusia dari seluruh dunia tentu mahu melawat tempat asal mereka.”

Begitulah manusia, apa-apa usaha yang dibuat atas nama sains, sejarah dan kajian ilmiah tidak dapat lepas daripada kepentingan yang bersifat material. Apakah manfaat pada keimanan manusia sekiranya mereka dapat mengetahui asal-usul mereka dari baka genetik Afrika atau Yaman? Atau mana-mana sahaja usul di atas muka bumi ini. Bagi kita, memadailah dengan beriman bahawa umat manusia ini berasal dari Adam a.s. berdasarkan firman Allah S.W.T: “Wahai sekalian manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu daripada diri yang satu (Adam a.s.) dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan lelaki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah sentiasa Menjaga dan Mengawasi kamu.” (Surah al-Nisa: 1)

Dengan hikmah yang hanya diketahui Allah Ta’ala, Nabi Adam a.s diturunkan ke dunia ini dan berkembanglah keturunannya di atas muka bumi. Firman Allah S.W.T: “.. dan kami berfirman: "Turunlah kamu! Sebahagian kamu menjadi musuh bagi yang lain dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan. Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, Maka Allah menerima taubatnya.
Sesungguhnya Allah Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (Surah al-Baqarah: 36-37)

Begitulah kehidupan dan kesenangan di dunia ini hanya sementara bagi umat manusia hinggalah sampai waktu yang ditentukan Allah dengan datangnya Hari Kiamat. Firman Allah Ta’ala lagi: “Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari syurga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu. Maka sesiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekuatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati". Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (Surah al-Baqarah: 38-39)

Kesemuanya itu hanyalah untuk Allah menguji di kalangan umat manusia, siapakah yang mengikut petunjuk yang diturunkan kepada para rasul yang diutuskan dan siapakah yang mendustakan ayat-ayat Allah? Inilah yang lebih penting untuk kita sama-sama fikirkan dan lebih besar tuntutannya. Adakah kita sudah melaksanakan perintah-perintah Allah di atas muka bumi ini? Sesungguhnya tuntutan ini tidak akan berubah. Adakah teori asal-usul manusia ini akan bertukar lagi jika timbul pula teori-teori terbaru?

Saturday, March 21, 2009

Adzan Pertama di Selatan Bumi Sakura


Haru dan bahagia bercampur dalam suasana shalat jum`at pertama di mesjid pertama yang dibangun di pulau Kyushu, pulau selatan di bumi sakura. Jepang adalah negara dengan mayoritas penduduknya sekitar 80% penganut Shinto atau Budha, walaupun pada kenyataannya mereka mayoritas tidak peduli tentang agama dan hidup dalam materialistik. Sekitar 70.000 dari 120 juta penduduk Jepang adalah pemeluk Islam.

Pulau Kyushu adalah pulau ketiga terbesar di Jepang dengan Fukuoka sebagai pusat kota.

Perjuangan mendirikan mesjid di Fukuoka ini lebih dari 10 tahun lamanya dan menjalani estafet dari muslim-muslim pendatang yang rata-rata adalah pelajar dengan masa tinggal hanya sekitar 3 – 5 tahun. Tahun 1998 adalah KUMSA (Kyushu University Moslem Student Association) pertama kali meluncurkan kampanye proyek mesjid di Fukuoka. Setelah melewati berbagai rintangan mulai dari dana, pencarian lokasi, perijinan dan sebagainya maka pada tanggal 20 Maret 2009 akhirnya muslim di pulau Kyushu, khususnya di kota Fukuoka dapat menikmati shalat jum`at pertama di Mesjid.

Fukuoka Mesjid Al Noor Islamic Culture Center berdiri di atas area 336 m2 dengan luas total bangunan 3 lantai dan basement 672 m2. Dana pendirian masjid berasal dari sumbangan pemerintah arab Saudi dan kantong-kantong muslim dari berbagai negara yang tinggal di pulau Kyushu. Mesjid yang mulai dibangun sejak tahun 2008 ini berdiri dengan indah di lokasi yang cukup strategis di pusat kota.

Suasana haru juga terekam dalam khutbah panjang yang disampaikan oleh Brother Ahmad Maeno, Khatib asli asal Jepang yang mengajak muslim di Fukuoka untuk menjadikan mesjid sebagai pusat pendidikan dan mengenalkan Islam dengan baik dan benar. Khatib mengajak untuk melakukan pendekatan secara bertahap kepada orang Jepang dan menjelaskan 3 poin penting yaitu menjelaskan tauhid, mengajak dg ikhlas dan hikmah sesuai bahasa kaum dalam hal ini orang Jepang, dan mendidik muslimah mualaf yang merupakan bagian terbesar dari mualaf di Jepang lebih dari 90% dan mereka adalah ibu bagi generasi kedua muslim di Jepang.

Suka cita tampak dari wajah ratusan muslim dan muslimah yang hadir saat itu. Muslim menempati lantai 1 dan basement, sedangkan muslimah menempati lantai 2 dan 3 turut mendengarkan materi khutbah. Berbagai cendera mata semakin menambah keceriaan hadirin saat itu. Rasa syukur semakin besar ketika suara adzan diperbolehkan keluar mesjid, padahal sebelumnya ditentang oleh penduduk setempat. Biarkan nama-Mu berkumandang indah, menembus relung-relung hati dan mengetuk untuk kembali kepada-Mu dalam hiruk pikuk materialisme Jepang. Hati semakin tertunduk mendengarkan suara adzan pertama menembus langit di selatan bumi Sakura. (Yayan Sofyan, graduate student of Kyushu University)

sumber

Nasib NATO di Afghanistan

Setiap hari, dua helikopter Black Hawk AS mundar-mandir di atas Bagram, Afghanistan sebelah timur. Di situlah Nato mendirikan markas besarnya selama invasi ke negeri itu.

Kedua helikopter itu tak ubahnya seperti teksi yang mengantarkan segala macam benda, termasuk manusia, melintasi kota dan pegunungan. Bukan hanya helikopter milik AS, udara Afghanistan juga dipenuhi oleh pelbagai helikopter dari militer berbagai negara; misalnya Perancis di provinsi Kapisa.

Helikopter itu hanya berputar-putar, dan berputar saja tanpa kontrol dan tujuan yang jelas, seakan menandakan bahawa AS dan Nato gagal memecahkan permasalahan Afghanistan.

Sekarang, Nato dan pemerintah Afghanistan telah menjalin kerjasama, sedangkan Taliban dikhabarkan didekati oleh milisi Pashtun dan lainnya. Apa ertinya? Setelah lebih dari tujuh tahun, fungsi keamanan telah hilang, kematian terus bertambang, dan populariti pemerintahan Kabul terus tergembosi, sementara tentera-tentera yang bertugas di Afghanistan terus-terusan mengarahkan hidungnya pada arah jalan pulang.

Dan Taliban, jelas bahawa mereka terus menguasai semua medan, bahkan melintasi batas di Pakistan, bersiap terhadap segala penyerangan yang dipredisikan meletus musim panas nanti, ketika pemilu Afghanistan digelar. Inilah ujian sesungguhnya buat AS dan Eropah.

Minggu ini, Barack Obama, Presiden AS telah kembali mengirimkan pasukan tenteranya berjumlah 17.000 orang, bergabung dengan 30.000 tentera yang sudah berada di sana sebelumnya. Britain dan negara Eropah lainnya telah mati-matian memujuk AS, tapi yang mereka dapatkan selalu penolakan dari Washington, sebaliknya AS bersikap keras, tak ada yang pulang dalam waktu sekarang ini.

Bagram telah menjelma menjadi sebuah kota kecil. Di sana anda Bruger King dan Dairy Queen, tenda-tenda besar, jalanan yang baru diaspal, dan boulevard. Truk kontainer menjadi pemandangan biasa, dan dengan mendadak, Bagram mempunyai populasi sebanyak 18.000 orang! Bagram hanya berjarak 80 km dari Kabul.

Banyak hal yang dilihat di Bagram. Pertama kali datang, sebuah tulisan besar akan menyambut, "Ini adalah penghormatan terhadap mereka yang gugur di medan Operasi Enduring Freedom.

Jalani hidup anda kerana pengorbanan mereka." Slogan yang sangat terkenal ini diperuntukan untuk pemerintahan AS sebagai sebuah sindiran.

Di satu sudut ada dua buah televisyen besar, yang tak pernah sepi dikerumuni oleh para tentera. Di tandas, banyak kata jorok ditulis yang jelas menggambarkan perilaku seksual tentera-tentera itu yang tak tersalurkan. Selebihnya adalah makian terhadap Bush.

Ditambah, para askar itu sadar betul bahawa cepat atau lambat mereka akan bertemu dengan Taliban yang sama sekali tak takut mati. Tentera Jerman, terletak di sebelah Utara Afghanistan. sekarang sudah berat hati untuk mengadakan rondaan malam. Mereka juga menolak bepergian tanpa ditemani oleh ambulan.

Satu hal yang sangat dibenci oleh tentara Nato adalah makanannya. Tak lain tak bukan, kerana selalu makanan Amerika yang segera yang disajikan. Tak hairan, Dick Cheney, seorang pegawai militer AS telah memenangi tender penyediaan makanan tentera di Afghanistan.



(sa/jp)

sumber

US 2 Juta Untuk Propaganda Israel

Israel sedang menyiapkan program propaganda untuk memulihkan citra negara Zionis yang makin tercoreng selepas agresi brutalnya selama 22 hari ke Jalur Gaza. Kementerian Luar Negeri Israel sudah meluluskankan dana sebesar dua juta dollar untuk keperluan propaganda itu.

Israel nampaknya sedar akan posisinya dalam hubungan antarabangsa sedang terancam. "Operasi Cast Lead" telah mencetuskan demonstarsia besar-besaran di pelbagai penjuru dunia. Hubungan Israel dengan sejumlah negara Muslim seperti Turki dan Mauritania merenggang setelah kedua negara itu menutup kedutaan besar Israel sebagai bentuk protes agresi Israel ke Jalur Gaza. Pasukan olahraga Israel bahkan ikut terkena getahnya, mereka menjadi sasaran caci maki penonton di Sweden, Sepanyol dan Turki. Lembaga-lembaga hak asasi antarabangsa, pakar undang-udnang, investigator internasional juga menuntut agar Israel diseret ke pengadilan antarabangsa sebagai penjenayah perang.

Selain tragedi pembantaian di Gaza, Israel juga dikecam dunia kerana sekatan yang dilakukannya di Gaza, pembangunan tembok pemisah di Tebing Barat dan perluasan pemukiman Yahudi dengan cara merampas rumah dan tanah milik warga Palestin.

sumber

FATAH & HAMAS Gagal Berdamai

KAHERAH 20 Mac - Rundingan antara puak-puak Palestin yang bertelagah anjuran Mesir di sini semalam gagal mencapai sebarang persetujuan ke arah pembentukan kerajaan perpaduan, sekali gus menghalang usaha untuk menyambung semula rundingan damai Israel-Palestin.

Kegagalan rundingan antara Hamas dan Fatah itu juga boleh memburukkan lagi perbezaan di kalangan negara Arab menjelang Persidangan Liga Arab akhir bulan ini di Qatar, selepas pakatan Amerika Syarikat (AS)-Asia Barat termasuk Arab Saudi mengharapkan penyatuan di kalangan parti dalam negara Palestin.

Kegagalan membentuk kerajaan perpaduan itu juga berlaku dua hari selepas rundingan di Kaherah antara pemimpin Hamas di Genting Gaza dengan Israel berhubung pertukaran banduan yang turut mencapai jalan buntu.

Dua rundingan itu yang tidak mencapai sebarang persetujuan menimbulkan persoalan tentang rancangan masyarakat antarabangsa untuk membangunkan semula Gaza yang musnah teruk akibat serangan besar-besaran Israel, baru-baru ini.

Jurucakap Kementerian Luar Mesir, Hossam Zaki berkata, kegagalan rundingan itu disebabkan perpecahan di kalangan negara Arab.

''Amat sukar untuk mencapai perdamaian di Palestin dengan konflik negara-negara Arab yang masih berterusan,'' katanya sambil merujuk kepada Syria dan Iran yang menyokong Hamas. - AP

sumber