Saturday, October 31, 2009

AS dan Israel Buat Latihan Perang Terbesar

HAIFA (Arrahmah.com) - Israel dan Amerika Syarikat telah melakukan tiga minggu latihan gabungan pertahanan udara, yang diberi nama Juniper Cobra 10, di kota pelabuhan Haifa.

Latihan militer ini yang digambarkan sebagai latihan terbesar yang pernah oleh dilakukan oleh dua sekutu di bawah pemantauan media di Barat.

Sekitar seribu tentera AS, akan bekerja berdampingan dengan jumlah yang sama dengan personil Angkatan Pertahanan Israel, mengambil bahagian dalam latihan perang yang disimulasikan oleh komputer.

Manuver udara yang digunakan mencakup Arrow 2 yang baru dikembangkan juga Amerika THAAD (Terminal High Altitude Area Defense) dan kapal berbasis Aegis Ballistic Missile Defense System.

Brigade artileri udara Israel, Brigade Artileri Pertahanan Udara Korps ke-69 Angkatan Darat Amerika Serikat, dan Angkatan Laut USS Higgins, semua mengambil bahagian dalam latihan. AS juga telah mengirimkan 17 kapal perang yang dilengkapi dengan sistem radar.

Komandan latihan perang gabungan yang berlangsung mulai 21 Oktober hingga 3 November ini adalah Laksamana Muda John M. Richardson, wakil komandan Armada Ke-6 Amerika Serikat.

Amerika Syarikat mengatakan latihan ini ditujukan untuk melindungi Israel terhadap berbagai macam kemungkinan ancaman.

Amerika Syarikat adalah sekutu terdekat Israel, dan memberikan sekitar 2.2 billion dolar per tahun untuk bantuan militer bagi negara Yahudi yang selama ini menjajah negara Palestin yang ditumpanginya. (althaf/prtv/arrahmah.com)

sumber

Komandan Serbia Rogol Gadis Bawah Umur

Satu lagi potret buram kekejaman dan kesadisan Serbia pada masa perang Bosnia dahulu - terungkap, setelah dilakukan persidangan terhadap kes jenayah perang.

Mantan komandan tentera Serbia Predrag Kujundzic dinyatakan bersalah atas jenayah terhadap kemanusiaan - termasuk pembunuhan dan pemerkosaan - oleh pengadilan kejahatan perang Bosnia pada hari Jumaat kemarin (30/10) dan divonis dengan hukuman 22 tahun penjara.

Hakim Saban Maksumic mengatakan pengadilan menemukan Kujundzic (48 tahun) telah bersalah atas tindakan "Melakukan dan memaksakan perbudakan seksual, perkosaan, perampasan kebebasan fizik, penganiayaan terhadap masyarakat awam non-Serbia serta melakukan tindakan yang tidak manusiawi lainnya."

Kujundzic adalah komandan dari unit tentera Serbia Bosnia yang juga dikenal sebagai Predini Vukovi (Serigala Predo) yang beroperasi di sekitar sebelah utara kota Doboj selama perang yang berlangsung pada tahun 1992-95.

"Sebagai komandan dari unit pasukan Serigala Predo, dia turut berpartisipasi dalam perlakuan tidak manusiawi dari 50 orang warga Bosnia (Bosnia Muslim) dan Kroasia Sipil yang ditahan secara tidak sah dan digunakan sebagai perisai manusia selama operasi militer dan 17 di antaranya maut," kata hakim.

Hakim Maksumic mengatakan bahawa Kujundzic telah pergi ke rumah seorang wanita pada Juni 1992, dengan bersenjata lengkap dan didampingi oleh lima anggota unitnya. Dia memperkosa anak perempuan yang masih di bawah umur dan menghasut tentera lainnya untuk memperkosa ibu dari anak perempuan tersebut.

"Setelah Kujundzic memperkosa anak perempuan yang masih kecil itu, Kujundzic kemudian mengatakan kepadanya baahwa pada hari ini anak perempuan itu akan mematuhi semua yang dirinya minta dari anak perempuan tersebut, kalau tidak, ia akan membunuh ibunya dan adik perempuannya," kata hakim.

Kujundzic juga memerintahkan gadis kecil itu untuk memakai kalung dengan liontin salib dan seragam kamuflase tentera Serbia . Kujundzic memaksa dia mengenakan baret merah dan mengganti nama Muslimnya menjadi nama Serbia tanpa persetujuan orangtuanya, kata hakim Maksumic.

Namun hakim membebaskan Kujundzic dari tuduhan terpisah yang berkaitan dengan perlakuan tidak manusiawi terhadap tawanan di kem penahanan.

Pengadilan jenayah perang Bosnia yang didirikan pada 2005 bertujuan untuk meringankan beban pada pengadilan kejahatan perang milik PBB untuk kes jenayah perang di wilayah yang dulu bekas Yugoslavia iaitu Bosnia.

Di tempat terpisah persidangan pemimpin perang Serbia Bosnia Radovan Karadzic dibuka di Den Haag minggu ini, dengan para jaksa menuduhnya memimpin kempen pemusnahan terhadap Muslim Bosnia selama perang Bosnia 1992-95.(fq/reu)

sumber

Israel Akan Bina Tembok di Perbatasan Mesir

Salah satu stasen radio rasmi milik Israel memberitakan usaha dari PM. Benyamin Netanyahu yang meminta kementerian Militer, Pengangkutan dan Keamanan dalam Negeri untuk mewujudkan agenda pembangunan tembok pembatas di perbatasan Mesir. Alasan pembangunan itu adalah untuk menutup masuknya orang asing secara ilegal melalui perbatasan. Dalam siarannya kemudian diberitakan, langkah-langkah awal yang akan ditempuh untuk mewujudkan projek rasis itu. Langkah pertama adalah dengan ujicuba pembangunan di beberapa lokasi khusus di perbatasan dengan jarak tembok yang pendek, yang pada tahun berikutnya akan disempurnakan hingga membentengi seluruh perbatasan.

Sumber dari radio Zionis ini kemudian memberitakan, langkah yang diambil Netanyahu didapat dari pertemuan khusus terkait pembicaraan solusi strategis untuk menutup total masuknya orang asing secara ilegal. Dalam pertemuan itu juga sedang dibicarakan, kesepakatan memberikan sanksi berat bagi warganya yang mempekerjakan dan menjamin keberadaan orang asing non legal.

Sementara itu di hari yang sama, Rabu (28/10) sebanyak 5 orang warga Palestin cedera ketika berusaha menghalangi Zionis dengan jentolaknya menyapu rumah-rumah penduduk di wilayah Hebron, Selatan Tebing Barat.

Sumber dari Palestia kemudian menyebutkan, alat-alat berat militer Israel hari itu memaksa masuk ke wilayah Hebron dan mulai melakukan penghancuran dan merobohkan rumah-rumah warga Palestin. Diwaktu yang sama terjadi bentrokan yang menyebabkan terlukanya 5 orang warga, empat dari mereka adalah wanita.

Masih dalam pemberitaan pendudukan Yahudi. Dari wilayah Selatan Hebron, dilaporkan dua kepala keluarga dipaksa hengkang dan mengosongkan rumah mereka, sebelum kemudian rumah tersebut dirobohkan dan rata dengan tanah. (sn/ism)

sumber

Pengurus Jenazah di Iraq Kaya Raya

Dengan serangan-serangan mematikan yang masih terus terjadi dan sebenarnya tak ubahnya perang, kerja menguruskan mayat di Iraq telah berubah dari pekerjaan sederhana menjadi bisnes yang meledak.

"Sebelum invasi pimpinan Amerika, saya hanya punya satu upacara pemakaman untuk diurus," Ali Abdel-Kareem al-Shuwafi, 48, mengatakan dengan murung kepada IslamOnline.net hari Jumat, 30 Oktober. "Namun dalam empat tahun terakhir, saya terpaksa mengupah 12 karyawan dan 15 lainnya kerana terpaksa mengurus banyak upacara dalam hari yang sama."

Ratusan ribu warga Iraq mati dalam kekerasan yang menjangkiti Iraq sejak AS menyerang negara pada tahun 2003 untuk menggulingkan rejim Saddam Hussein.

"Kekerasan di Iraq mengubah hidup saya. Saya tahu bahwa itu bukanlah kalimat baik untuk dikatakan tetapi itu adalah benar, "kata Shuwafi. "Pembunuhan yang terus berlanjut di negara saya membantu saya menjadi orang kaya dan mampu memberikan kehidupan yang sangat baik untuk keluarga saya yang tahun lalu menderita dengan keperluan dari segala sesuatu."

Sebelum invasi AS, Shuwafi hampir tidak mampu memberikan keperluan-keperluan dasar kepada keluarganya.

Tapi hidupnya telah benar-benar berubah setelah pasukan AS menginvasi negara kaya minyak tersebut.

"Saya memutuskan untuk membuka sebuah toko di Baghdad dua tahun yang lalu yang mengurus semuanya, mengurus hari proses pemakaman dan upacara-upacara lainnya yang diminta oleh klien kami," katanya.

Shuwafi telah meminjam wang dari temannya untuk membuka toko.

"Setelah beberapa bulan, saya sudah boleh membayar kembali dan membuka dua toko yang lain, satu di Baghdad dan satu di Basra, di mana abang saya yang menguruskannya," katanya.

"Saya tahu saya sukses hari ini kerana orang yang menderita. Namun, saya tidak membunuh mereka dan hanya mengusahakan sesuatu untuk keluarga saya yang juga hidup dalam suasana sulit. Perang mengubah hidup saya lebih baik tapi saya kadang-kadang saya berharap bahawa hal-hal seperti sebelumnya dan saya akan berhasil memperbaiki keadaanhidup di bawah cara-cara lain yang ditawarkan oleh pemerintah."

Seperti Shuwafi, banyak pengurus pemakaman ini menjadi kaya mendadak dari kekerasan yang mematikan.

Sekadar informasi, keranda di Iraq sekarang biaya sekitar $ 80, naik $ 70 dari yang asalnya hanya $ 10 sebelum invasi AS.

Upacara lengkap menelan biaya mulai dari $ 150 sampai $ 400. Asalnya hanya 60 $ sebelum invasi.

Bahkan untuk mati di Iraq, Anda mesti memiliki cukup wang atau anda harus dikuburkan tanpa cara-cara Islam yang tepat. (sa/iol)

sumber

Tahanan Bunuh Diri kerana Psiko Tentera AS


Moazzam Begg (gambar kecil) dibantu rakannya menunjukkan bagaimana beliau diseksa semasa berada dalam tahanan pada Persidangan dan Pameran Menjenayahkan Perang 2009 di PWTC, Kuala Lumpur, semalam.


KUALA LUMPUR 30 Okt. – Dia dibiarkan mendengar jeritan seorang wanita yang disoal siasat di bilik bersebelahan. Tujuannya supaya dia percaya bahawa wanita itu adalah isterinya.

Tertekan akibat mendengar jeritan yang disangka suara isterinya itu, menyebabkan Moazzam Begg tidak dapat menahan perasaannya.

‘‘Saya tidak dapat menggambarkan apa yang saya rasa ketika itu terutama apabila saya memikirkan suara jeritan di bilik sebelah adalah suara isteri saya,” katanya ketika berkongsi pengalaman semasa menjadi tahan di Kem Guantanamo, Cuba.

Moazzam yang tidak dapat menahan sebak memaparkan kisah pahit itu pada sesi prosiding Suruhanjaya Jenayah Perang Kuala Lumpur (KLWCC) di sini, hari ini.

Moazzam menyambung pengalaman tragis itu dengan memberitahu, sejak ditahan, dia berulang kali didesak supaya mengaku melakukan kesalahan yang tidak dilakukan.

Katanya, dia juga diingatkan bahawa nasib keluarganya bergantung kepada pengakuan yang dibuatnya.

Penyeksaan mental, menurut Moazzam adalah tambahan kepada penderaan fizikal yang dikenakan ke atasnya. Turut bersamanya dalam tahanan tersebut adalah lapan warga British. Mereka ditahan tanpa sebarang tuduhan rasmi atau perbicaraan.

Moazzam mendakwa telah diculik di London pada Disember 2001 dan dibawa ke wilayah Kandahar, Afghanistan serta disoal siasat di sana sebelum dihantar ke Guantanamo.

Menurut Moazzam, sewaktu ditahan, dia telah diheret di atas lantai dengan kedua-dua belah tangannya dihela ke belakang dan dibawa ke tempat yang tidak diketahuinya oleh beberapa pegawai yang dipercayainya sebagai ejen Biro Siasatan Persekutuan (FBI), Amerika Syarikat dengan senjata api diacu ke kepalanya.

Katanya, para penyiasat juga berulang kali menyoalnya dengan soalan-soalan yang tidak difahaminya seperti bilakah kali terakhir beliau berjumpa Osama bin Laden sedangkan beliau memang tidak pernah bertemu pemimpin rangkaian Al-Qaeda itu.

“Rambut dan janggut saya dicukur selain dipukul dan ditendang bertalu-talu oleh para penyiasat dan mereka juga tidak berhenti-henti bertanya mengenai Osama,” katanya sewaktu memberi pengakuan bersumpah di hadapan panel KLWCC.

Sewaktu memberi pengakuan bersumpah, saksi berusia 41 tahun itu juga menceritakan kekejaman yang dilaluinya sepanjang berada di kem tahanan di Teluk Guantanamo tersebut sehinggalah dibebaskan pada 25 Januari 2005 tanpa melalui sebarang proses pendakwaan.

“Tahanan tidak dibenarkan bergerak, berjalan dan bercakap. Makanan hanya diberi dua kali sehari iaitu roti. Tiada buah-buahan segar mahupun minuman panas diberikan. Begitu juga dengan sayur-sayuran.

“Kami hanya dibenarkan mandi beramai-ramai sekali dalam tempoh dua atau tiga minggu sekali. Kami juga dibogelkan dan diikat,” jelasnya lagi.

Moazzam yang beragama Islam berkata, haknya untuk bersolat dinafikan dan seingatnya, dia tidak menunaikan solat Jumaat selama tiga tahun pertama di kem berkenaan.

Dia mendakwa menyaksikan bagaimana dua tahanan dibunuh dengan kejam apabila kepala mereka dihentak dengan objek tumpul oleh askar AS.

Katanya lagi, dia percaya tentera Amerika juga telah mempengaruhi beberapa tahanan menerusi pakar psikologi tentera untuk membunuh diri kerana cara mereka meragut nyawa sendiri itu hampir sama.

Lelaki tersebut turut merayu suruhanjaya itu untuk membawa kesnya ke tribunal jenayah perang kerana layanan yang diterimanya sepanjang berada dalam tahanan tentera AS adalah di luar batas-batas kemanusiaan.

sumber

NATO Tembak Tahanan dalam Kontena Besi

KUALA LUMPUR 30 Okt. - Suruhanjaya Jenayah Perang Kuala Lumpur (KLWCC) diberitahu, anggota tentera Pertubuhan Perjanjian Atlantik Utara (NATO) mengurung kira-kira 200 tahanan yang didakwa sebagai anggota Taliban di dalam sebuah kontena besi sebelum menembak kontena tersebut serta membiarkan tahanan mati akibat kecederaan, kekurangan oksigen dan kepanasan.

Rhuhel Ahmad, 27, memberitahu, beliau menyaksikan sendiri kekejaman yang dilakukan oleh anggota tentera NATO termasuk dari Amerika Syarikat (AS) ketika ditahan pada awal 2001.

"Saya dan seorang kawan merupakan antara berpuluh orang yang bernasib baik kerana diletakkan di dalam kontena kanvas tetapi seorang lagi kawan yang bersama-sama ke Afghanistan tidak bernasib baik kerana diletakkan di dalam kontena besi itu," katanya.

Rhuhel merupakan saksi kedua yang memberi keterangan kepada KLWCC yang mengadakan pendengaran awam sulung selepas ditubuhkan pada tahun lepas.

Suruhanjaya itu mendengar keterangan daripada enam saksi yang ditahan di kem tahanan tentera laut AS di Teluk Guantanamo serta mangsa-mangsa kekejaman tentera AS di Iraq.

Pendengaran awam itu dipengerusikan oleh Zainur Zakaria, seorang peguam terkenal negara serta turut dianggotai oleh Profesor Hans Von Sponeck (Amerika Syarikat), Dennis Halliday (Irealand), Musa Ismail (Malaysia), Profesor Gurdial Nijar (Australia), Dr. Zulaiha Ismail (Malaysia) dan Profesor Dr. Mohd. Akram Shair Mohamed (Malaysia).

Rhuhel ditahan bersama-sama dua kawannya oleh tentera NATO ketika menyeberang ke Afghanistan untuk membeli dadah selepas menghadiri majlis perkahwinan saudaranya di Pakistan.

Beliau yang ketika itu berusia 18 tahun memberitahu, ramai tahanan di dalam kontena itu dibiarkan mati dan tidak diberikan air selama dua minggu.

Mereka juga dibiarkan berasak-asak dengan jumlah tidak kurang 40 orang di dalam bilik kurungan berkeluasan 5 x 5 meter.

"Saya akhirnya diserahkan kepada tentera AS dan diterbangkan ke Kandahar, Pakistan dengan tangan saya digari, kepala ditutup dengan plastik serta berterusan didera oleh tentera AS dan tidak diberi makan pada hari pertama.

"Pada hari kedua saya diletakkan di dalam khemah bersama-sama 20 orang dan disoal siasat oleh pegawai agensi perisikan AS dan British sebelum dipindahkan ke bilik penjara lain.

"Di sana saya telah dibotakkan dan dipaksa memakai pakaian khas yang mengehadkan pergerakan kaki, tangan serta tidak boleh berdiri sebelum kami dihantar ke Teluk Guantanamo," katanya.

Rhuhel memberitahu, setibanya di Guantanamo, dia telah ditendang berkali-kali oleh askar AS sebelum mereka membuat pemeriksaan menyeluruh, mengambil cap jari dan dihumban ke dalam bilik kurungan daripada simen yang luasnya hanya 2.5 x 3 meter.

Katanya, sepanjang ditahan di situ, dia turut ditemui oleh beberapa anggota perisikan British tetapi mereka memberitahunya bahawa mereka tidak dapat melakukan apa-apa kerana dia berada dalam tahanan AS.

Tambah Rhuhel, selain terpaksa memakai pakaian yang sangat merimaskan itu, tentera AS turut memasang muzik dengan kuat di samping meletakkan anjing yang menyalak setiap masa berhampiran bilik kurungannya.

"Penderaan oleh tentera AS amat menyeksakan serta menyebabkan seluruh badan saya kejang dan saya berdepan dengan masalah halusinasi. Kesan psikologi yang dihadapi oleh tahanan ternyata lebih teruk berbanding kesan fizikal.

"Anggota perisikan British menemui saya setiap enam bulan sekali dan membuat pelbagai dakwaan terhadap saya dan setiap enam bulan mereka akan memberi suntikan yang didakwa sebagai ubat selesema dan ia diberi secara paksa," katanya.

sumber

Muslimah Dipaksa Minum Arak & Makan Babi

NEW YORK 31 Okt. - Seorang wanita muslim yang dipaksa oleh suaminya untuk memakan daging babi, memakai skirt pendek dan minum minuman beralkohol telah mengelar leher lelaki tersebut menggunakan pisau dapur ketika mangsa sedang tidur, menurut kenyataan laporannya kepada pihak polis.

Rabia Sarwar, 37, warganegara Pakistan, mengaku tidak bersalah atas dakwaan cubaan membunuh dan telah dibebaskan dengan ikat jamin berjumlah AS$25,000 (RM90,000).

Dia memberitahu polis dalam satu kenyataan bertulis bahawa dia telah didera secara emosi oleh suaminya, Seikh Naseem dan dipaksa mencabuli kepercayaan agamanya.

“Dia menyebabkan saya melakukan banyak perkara yang melanggar Islam,” katanya dalam kenyataan itu.

“Saya lakukan itu semua semata-mata untuk memuaskan hatinya tetapi di dalam hati saya, ia bagaikan peperangan,” katanya.

Naseem telah dikelar di leher, pipi dan tangannya pada Rabu lalu sebelum bergelut dengan Rabia dan menghubungi pihak polis dari rumahnya di bandar New York, menurut pihak berkuasa. - AP

sumber

Friday, October 30, 2009

FBI Kills Radical Imam



Image

"What in the world does Islam have to do with these charges? Why is religion being brought into play?" Walid wondered.

CAIRO – The killing of a local imam in Dearborn, near Detroit, by FBI agents is raising eyebrows and sending shockwaves among local Muslims.

"They have no linkage to terrorism nationally or internationally," Dawud Walid, executive director of the Council on American-Islamic Relations-Michigan, told The Detroit News on Thursday, October 29.

The US attorney’s office said Luqman Ameen Abdullah, 53, was killed in a gunfire with agents at a warehouse in Dearborn.

The FBI described him as a "highly placed leader of a radical fundamentalist Sunni group" whose primary mission was to establish an Islamic state within the US.

Yet, the authorities were reportedly trying to arrest Abdullah on charges of conspiracy to sell stolen goods and illegal possession and sale of firearms.

The federal authorities didn't seek terrorism charges against him or others in the mosque.

"I'm totally in the dark about these allegations," said Detroiter David Nu'man, who considered Abdullah a friend and had visited the mosque several times.

Walid, the CAIR leader, wondered why the issue of religion was so prominent in the complaint against Abdullah and his followers.

"We have no information about illegal activity going on at that mosque," he said.

"What in the world does Islam have to do with these charges? Why is religion being brought into play?"

Victor Ghalib Begg, chairman of the Council of Islamic Organizations of Michigan, agrees.

"Incidents like these, people need to be careful smearing religions and trying to imply that faith has to do with it."

Good-hearted

Those who knew Abdullah described him as a good man.

"[He] would give the shirt off his back to people," Walid said.

"The congregation he led was poor.

"He fed very hungry people in the neighborhood who were Christian. He helped and assisted a lot of troubled youth. People would come to him who were hungry and he would let them sleep in the mosque. He would let them in from the elements."

The same image was painted by Nu'man.

"He successfully fed a lot of people in the neighborhood during the month of Ramadan,” he recalled.

“It was a good humanitarian effort."

Some Metro Detroit Muslims were skeptical about the FBI raid.

“The community is often skeptical, because a vast number of these conspiracy allegations end up being thrown out of court," said Dr. Muzammil Ahmed, 41.

http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?c=Article_C&pagename=Zone-English-News/NWELayout&cid=1256034119017&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=rss


Yahudi Zionis Sebarkan Pendustaan

Laporan Goldstone tentang jenayah perang Israel di Jalur Gaza membuat banyak Yahudi Zionis kecewa, kerana dunia banyak yang menyokong laporan itu dan itu ertinya mencoreng muka kaum Yahudi Zionis terutama yang tinggal di Israel. Mereka kini kembali gencar menyebarkan propaganda untuk menutupi jenayah perang yang telah dilakukan pasukan Zionis terhadap warga Gaza, dengan cara mengangkat kembali berbagai dakwaan berisi kebohongan kaum Yahudi Zionis, misalnya cerita klasik soal pembantaian Yahudi oleh Nazi Jerman.

Para Yahudi Zionis itu menyebarkan propagandanyamelalui laman-laman internet. Salah seorang aktivis Zionis dalam propagandanya di sebuah laman internet menyatakan bahawa betatapun besarnya kesalahan yang telah dilakukan Israel di Gaza, Israel melakukannya dengan TIDAK SENGAJA.

Propaganda itu jelas sebuah kebohongan besar kerana sudah menjadi rahsia dunia bahawa rejim Zionis Israel dengan pasukan Zionisnya sudah berulangkali melakukan "kesalahan besar" yang disengaja terhadap rakyat Palestin. Jika sebuah kesalahan terjadi dan dilakukan berulang-ulang, itu ertinya bukan lagi "tidak disengaja" tapi sudah menjadi "tindakan yang luar biasa".

Propaganda lainnya dilakukan oleh Yair Lapid, seorang aktivis yang membanggakan supremasi kaum Zionis. Di akhbar terbitan Israel Yediot Ahronot, dia menulis bahwa perjuangan Israel mempertahankan eksistensinya merupakan pencerahan bagi demokrasi Barat, tapi dunia antarabangsa gagal memahaminya.

sumber


Israel Tangkap Syeikh Salah dan Hatem Abdul Qader

Pasukan keamanan Israel menangkap Sheikh Raed Salah dan pemimpin senior gerakan Fatah, Hatem Abdul Qader. Penangkapan dan penahanan terhadap kedua tokoh itu bersamaan dengan penyerbuan pasukan Israel terhadap Masjidil Aqsa.

Sheikh Raed Salah adalah ketua Dewan Wakaf dan pemimpin Gerakan Islam Hamas di wilayah utara, kedua-duanya ditangkap dan di tahan, bersamaan dengan penyerbuan pasukan Israel terhadap Masjidil Aqsa, yang kemudian menimbulkan amarah dan perlawanan di pihak Palestin. Raed Salah dan Abdel Qader ditangkap dan ditahan oleh polis Jerusalem yang dituduh sebagai dalang gelombang penentangan yang dilakukan rakyat Palestin terhadap pendudukan Israel terhadap Al Aqsa.

Selain itu, mahkamah stempatan juga melarang kedua tokoh memasuki kota Jerusalem, di mana terdapat tempat suci umat Islam iaitu Al Aqsa. Sementara itu, pihak pemerintah Jordan membantah dakwaan mereka terlibat melakukan gerakan melawan Israel, yang berkaitan dengan aksi-aksi yang dilakukan penduduk Palestin yang menentang Israel.

Perlawanan yang bersifat massif dari kalangan rakyat Palestin yang menentang tindakan Israel, yang ingin menghancurkan Masjidil Aqsa ini berlangsung secara massif. Negara-negara Arab sampai hari ini belum menunjukkan sikapnya atas tindakan Israel yang mengancam keberadaan Masjidil Aqsa. (m/jp)

sumber

Dajal Karadzic Berniat Bunuh 300,000 Mslim Bosnia

Akhbar The Times yang terbit di Britain (28/10) menyiarkan sidang mantan pemimpin Serbia yang juga digelar penjahat perang Bosnia, Radovan Karadzic, yang diadakan di pengadilan jenayah perang antarabangsa di Den Haag pada Rabu (28/10) lalu.

Dalam persidangan tersebut diputar dan diperdengarkan sebuah rakaman percakapan Radovan Karadzic dalam pesawat telefon dengan beberapa bawahannya yang mengisyaratkan pada ancaman pemusnahan sebanyak 300 ribu jiwa dari ras Muslim-Bosnia.

Dalam rakaman tersebut, Radovan Karadzic menyatakan, "mereka (orang-orang Muslim Bosnia) mesti mengetahui bahawa sudah terdapat 20 ribu pasukan bersenjata yang mengepung Sarajevo. Sebentar lagi akan terjadi sejarah kelam dengan matinya 300 ribu orang Muslim".

Radovan Karadzic juga menegaskan dalam rakaman tersebut, bahawa orang Muslim Bosnia akan musnah dari atas bumi. "Orang-orang itu akan musnah dari atas muka bumi," kata Karadzic.

Jaksa pengadilan juga menyebutkan, Karadzic adalah otak sekaligus komandan tertinggi kempen pembersihan suku dalam perang Bosnia di tahun 1990-an. Karadzic menghadapi 11 dakwaan jenayah perang dan jenayah terhadap kemanusiaan, termasuk dua dakwaan genosid.

Meski demikian, Karadzic tetap saja membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya, bahkan memboikot sidang mahkamah antarabangsa itu dengan tidak menghadiri persidangan. (L/tms/jzr)

sumber


SATU UMAT: Bila mau jatuh hukum daaa... tak habis-habis sidang daaa... Nak tunggu itu anak Dajal mati dulu ka baru mau jatuh hukum? Saddam Hussein sekejap saja ke tali gantung...

Tukar Istana Buckingham Jadi Masjid!

Lagi sekali pendakwah dari Britain Anjem Choudary membuat 'panas' para petinggi kerajaan Britain, setelah sebelumnya dia menyerukan supaya Ratu Elizabeth dan keluarga kerajaan beserta para bangsawan untuk masuk Islam, dan kali ini Choudary pada esok hari (31/10) akan memimpin perhinpunan di Downing Street yang berjudul "March4Shari'ah" dan salah satu tuntutan serta seruannya adalah menyerukan supaya Buck House atau istana Buckingham diubah menjadi sebuah masjid dan di bawah undang-undang Syariat Islam.

Dalam perencanaannya pemandangan istana Buckingham akan berubah sama sekali. Sebuah kubah akan dibangun di atasnya dengan sebuah menara di sisi dan bahagian depan istana berupa pilar dan jendela akan dihiasi dengan mozek. Tidak lupa pembesar suara eksternal akan dipasang yang akan digunakan sebagai panggilan azan untuk solat. Bahkan nama istana juga akan dirubah menjadi Masjid Buckingham.

Mock-up foto dari gambaran istana yang akan dirubah menjadi masjid tersebut telah dihantar di laman milik kelompok Choudary Islam4UK dengan tujuan memberikan inspirasi bagi para pendukungnya untuk bergabung dalam perhimpunan esok hari.

Selain itu rencananya seandainya Buckingham di bawah Syariat Islam, masjid Buckingham akan menjadi beberapa fitur penting, termasuk departemen dan divisyen seperti :

  • Menjadi markas besar kepemimpinan tertinggi Negara Islam
  • Departemen Informasi dan Budaya
  • Pengadilan Islam
  • Universiti tempat belajar dan mengajar
  • Pusat taahanan bagi para tawanan perang
  • Tempat bagi para fakir miskin mengambil makanan yang disediakan
  • Tempat rekreasi dan tempat beristirehat

Demo atau perhimpunan 'Syariat' Choudary dan jemaahnya direncanakan berakhir dengan tunjuk perasaan di Trafalgar Square.(fq/sun/i4uk)

sumber

Pengalaman- Quran Dibuang ke Lubang Tandas

KUALA LUMPUR 29 Okt. - Penyeksaan yang dilalui oleh Sami Al-Hajj sepanjang berada dalam tahanan tentera Amerika Syarikat (AS) mungkin boleh disamakan dengan apa yang dikatakan sebagai 'neraka dunia'.

Begitulah yang digambarkan oleh rakyat Sudan itu sewaktu diminta menceritakan pengalamannya menjadi tahanan di kem tentera laut AS di Teluk Guantanamo, Cuba selama tujuh tahun sejak ditahan pada Disember 2001.

Katanya, daripada apa yang beliau dan tahanan lain lalui, bolehlah disimpulkan bahawa tentera AS langsung tidak menghormati agama Islam malah mereka tidak mempedulikan nyawa orang lain kecuali diri mereka sendiri.

Menurut Sami, peristiwa yang paling menyakitkan hatinya ialah ketika beliau nampak bagaimana askar-askar itu mengoyak dan mencampakkan kitab suci al-Quran ke dalam lubang tandas.

"Rasa sakit hati sukar digambarkan, terlalu sakit. Namun apa yang boleh kami lakukan ketika itu? Malah mereka melakukan pelbagai perkara untuk menjatuhkan maruah Islam dan membuatkan kami berasa rendah diri dan sakit hati," katanya kepada Utusan Malaysia.

Beliau merupakan seorang daripada ahli panel untuk sesi "Perang dan Media Massa" pada Persidangan Antarabangsa Menjenayahkan Perang anjuran Pertubuhan Keamanan Sedunia Perdana (PGPO) dan Yayasan Menjenayahkan Perang Kuala Lumpur (KLFCW) di Pusat Dagangan Dunia Putra (PWTC) di sini hari ini.

Menurutnya, tahanan perang AS dikenakan pelbagai bentuk penderaan sehingga jika diceritakan mungkin ada yang tidak percaya bahawa ada yang sanggup bertindak seperti binatang terutama di zaman semua orang mengaku sebagai manusia bertamadun.

"Tahanan juga ditahan di dalam bilik yang lampunya dibuka selama 24 jam dan ini menyebabkan kami tidak tahu waktu siang atau malam.

"Ini membuatkan kami tidak tahu waktu solat malah kami juga tidak tahu bilakah sebenarnya bulan Ramadan, jadi sukar untuk kami menjalankan tanggungjawab sebagai seorang penganut Islam sepanjang ditahan di sana," katanya.

Sami yang bertugas sebagai wartawan dengan stesen televisyen Al-Jazeera ditahan ketika berada di sempadan Pakistan dan Afghanistan untuk membuat liputan perang selepas pencerobohan AS ke atas Afghanistan pada November 2001.

Tentera AS yang menahannya tidak mempedulikan penjelasan beliau malah terus menahannya di Bagram, Afghanistan sebelum dihantar ke Teluk Guantanamo dan ditahan selama tujuh tahun.

Menurut Sami, tahanan hanya diberi makanan sekali sehari dan kadang-kala dua hari sekali.

"Bukan itu sahaja, tahanan juga akan disumbat ke dalam bilik yang diperbuat daripada besi. Suhu bilik tersebut seperti peti sejuk dan kami dimasukkan ke sana selama beberapa jam tanpa pakaian kecuali seluar pendek," katanya.

Dalam pada itu, Sami berharap Malaysia dapat memainkan peranan penting dalam memperjuangkan keamanan sejagat.

"Saya lihat negara ini boleh memainkan peranan penting memandangkan sokongan kuat majoriti rakyatnya terhadap keamanan.

"Usaha bekas Perdana Menteri, Tun Dr. Mahathir Mohamad juga wajar dijadikan contoh oleh semua pemimpin di dunia, bukan sahaja pemimpin Islam tetapi tidak kira agama dan bangsa," ujarnya yang ditahan di Teluk Guantanamo sehingga tahun lalu.

Selain itu, beliau juga percaya pihak media massa mampu melakukan yang terbaik untuk mempengaruhi masyarakat dunia untuk membenci kekejaman dan paling penting mendesak agar perang dijadikan sebagai satu bentuk jenayah.

sumber

PAKISTAN- Angka Maut Sudah 105 Orang


Orang ramai bekerjasama mengangkat budak lelaki yang ditemui di bawah runtuhan bangunan. - AFP


PESHAWAR 29 Okt. - Pakistan diselubungi kesedihan hari ini selepas insiden berdarah yang meragut 105 nyawa semalam, sekali gus menenggelamkan misi keamanan oleh Setiausaha Negara Amerika Syarikat (AS), Hillary Clinton ke negara itu.

Serangan itu menjadi penutup dalam pertumpahan darah bulan ini di negara Islam berkuasa nuklear ini di mana keadaan berjaga-jaga dan kawalan keselamatan ketatnya gagal menghalang sebuah kereta dari diletupkan di sebuah pasar di Peshawar, meruntuhkan bangunan dan mengorbankan peniaga.

Kebanyakan yang terbunuh di bandar yang berjiran dengan kawasan kabilah tempat perlindungan al-Qaeda dan Taliban Pakistan adalah wanita dan kanak-kanak, dalam apa yang dilihat sebagai cubaan untuk mencemarkan misi Hillary untuk mengukuhkan kerajaan.

Tiada sesiapa mengaku bertanggungjawab namun serangan demi serangan yang memaksa kerajaan menghantar 30,000 askar bagi menangani kumpulan Taliban yang beroperasi di Selatan Waziristan.

"Sebanyak 105 orang terbunuh. Seramai 71 daripadanya telah dikenal pasti. Sebanyak 13 mangsa adalah kanak-kanak dan 27 lagi wanita," kata doktor di Lady Reading Hospital, Zafar Iqbal. Sejumlah 217 yang lain cedera.

Setiausaha Agung PBB, Ban Ki-moon mengetuai kemarahan antarabangsa terhadap serangan tersebut, yang dilancarkan sejurus selepas serangan Taliban ke atas hostel kediaman petugas PBB yang membunuh lapan orang.

Pada upacara pengebumian yang menyayat hati di bandar konservatif dengan 2.5 juta penduduk etnik Pashtun ini, kemarahan mengenai serangan yang banyak mengorbankan wanita dan kanak-kanak itu jelas terpapar.

"Abang dan bapa saya tidak mempunyai kaitan langsung dengan Taliban atau tentera, mengapa mereka terbunuh? Kami menerima mayat mereka dalam cebisan daging. Hampir mustahil bagi kami mengenal pasti mereka," luah seorang penduduk, Saddiq Khan, sambil menitiskan air mata.

Kedai dan pasar ditutup tiga hari sebagai tanda berkabung dan kebanyakan keluarga berkurung di dalam rumah. Sekolah memang sudah lama ditutup atas sebab-sebab keselamatan.

Letupan itu, yang paling serius sejak serangan ke atas bekas Perdana Menteri, Benazir Bhutto yang meragut kira-kira 140 nyawa pada Oktober 2007, menunjukkan besarnya ancaman ekstremis dalam negara Islam berkuasa nuklear ini. - AFP

sumber

Thursday, October 29, 2009

Paderi Jerusalem: Mari Bela Al-Aqsa

Seorang Uskup di Jerusalem yang bernama Atallah Hanna yang juga merupakan salah satu tokoh Kristian Ortodoks Rom Jerusalem mendesak semua gereja di dunia untuk membantu membela Masjid Al-Aqsa dari serangan Israel.

Uskup Agung Atallah Hanna menyerukan kepada seluruh semua umat Islam dan Kristian untuk bersatu dalam rangka mencegah serangan dan penodaan terhadap Masjid Al Aqsa.

Seruan ini datang setelah pasukan khusus Israel menyerang Masjid Al-Aqsa di wilayah pendudukan Jerusalem Timur, dengan menembakkan peluru karet dan tabung gas air mata.

Hanna mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Kami menyerukan semua gereja Kristian di dunia untuk berdiri menentang tindakan Israel terhadap Al Aqsh dan tindakan diskriminatif terhadap saudara-saudara Muslim kami di Palestin."

Dinyatakan olehnya bahwa orang umat Kristian Palestin juga mesti melindungi tempat-tempat suci umat Islam, Hanna kemudian berkata "Kami, sebagai orang Kristian di Palestin,akan melihat setiap serangan terhadap tempat-tempat suci umat muslim sebagai serangan terhadap tempat suci kami juga. Kami berdiri dengan Masjid Al Aqsa, dan kami sangat mengutuk pengepungan dan serangan-serangan yang dilakukan oleh Israel terhadap Masjid Al Aqsha."

Hanna juga mengatakan bahawa Israel berusaha untuk menghancurkan semua tempat suci, kecuali tempat suci umat yahudi, sembari mengingatkan bahawa Israel sebelumnya juga pernah menyerang gereja Ortodoks Rom.

Kerana larangan dari zionis Israel, warga Palestin tidak boleh masuk ke dalam kompleks Masjid Al Aqsa. Warga Palestin, tidak boleh melaksanakan solat di dalam masjid, seruan azan dan solat pun terpaksa mereka lakukan di luar masjid.

Warga Palestin melaksanakan solat Zuhur di dinding luar masjid Al-Aqsha.(fq/wb)

sumber

Mursyid IKHWAN: Ramai Mahu Jihad di PALESTIN

Dalam sidang media Selasa (27/10) lalu yang diadakan oleh Himpunan Parlimen Ikhwanul Muslimin, Mursyid Umum Ikhwanul Muslimin, Muhammad Mahdi Akif menyeru kepada muslim dunia untuk menggelorakan jihad, kerana wilayah Islam semakin hancur sedangkan para pemerintah negara Islam hanya menjadi kaki tangan asing. Di samping itu beliau juga menyeru agar umat Islam tidak terprovokasi sehingga hanya mewujudkan keinginan pihak asing.

Dalam konferensi pers tersebut, Akif menjelaskan kontribusi nyata Ikhwanul Muslimin selama ini dalam dalam menghadapi kebrutalan Zionis terhadap Al-Aqsa. Selain itu beliau juga mengkritik sikap negara-negara Arab dan Islam yang tidak bergerak untuk menyelamatkan Palestin.

Menurut Akif, "Rakyat Mesir dan jutaan umat Islam siap menjadi sukarelawan untuk berjihad di Palestin, akan tetapi organisasi-organisasi Arab melarang dan menghalangi mereka untuk menuju Palestin." Selain itu beliau juga menjelaskan bahwa umat Islam saat ini masih terkurung dan terpenjara di negaranya masing-masing.

Mursyid Ikhwanul Muslimin juga tidak mengizinkan untuk bentrok dengan pemerintahan Mesir di jalanan, sehingga Mesir menjadi seperti Afghanistan, Somalia, Irak, dan lainnya. Beliau menjelaskan, "Ini merupakan keinginan dan provokasi pihak asing. Dan mereka tidak akan berhasil. Insya’allah, selama di Mesir masih ada orang-orang yang menyeru pada kebaikan, akhlak mulia, dan ukhuwah sesama muslim di Mesir, maka Mesir masih memiliki harapan. Sedangkan kediktatoran dan kerusakan sungguh akan gagal dan tenggelam."

Mahdi Akif kemudian menambahkan, "Sesungguhnya masalah Palestin bukanlah hal baru. Sejak sebelum masa kolonialisme berkobar, bahkan sebelum perjanjian Balfour, semenjak saat itu sudah ada upaya menanam bakteri Zinonisme dalam jantung dunia Islam. Hingga saat ini, seluruh kekuatan dunia internasional menyokong kangker Zinonis itu untuk terus menggerogoti tubuh Palestin dan dunia Islam. Ditambah lagi sikap dengan rasmi pemerintah negara Islam yang menutup mata. Namun Ikhwanul Muslimin yakin, seluruh konspirasi mereka sedang menuju pada titik kehancuran, karena di sana masih ada umat Islam yang memahami kewajibannya. Harapan itu masih ada, selama di dalam hati umat Islam masih terhujam keyakinan kepada Allah dan kesungguhan untuk segera meluluhlantakkan Zinonisme serta seluruh antek-anteknya." (fj/ys)

sumber

HAMAS Dilarang Sertai Pilihanraya

Hamas, secara rasmi dilarang menyertai pilihanraya Januari tahun depan. Hal ini diumumkan langsung oleh Mahmoud Abbas, pemimpin Fatah, Rabu (28/10).

Abbas mengeluarkan dekrit yang memerintahkan pemilihan di timur Jerusalem, Tebing Barat dan Gaza. Langkah ini jelas merupakan menyiram api dari Fatah kepada Hamas. Seperti diketahui pada pilihanraya sebelumnya Hamas dengan telak memenangkannya dengan perolehan suara yang mengejutkankan; lebih dari 50%. Namun kemudian, kemenangan Hamas itu diboikot.

Kementerian Dalam Negeri Palestin mengatakan Abbas mengambil keputusan pilihanraya itu tanpa persetujuan Hamas dan faksi lainnya dan ilegal. "Semua persiapan, setiap komite, pengumpulan nama dan sebagainya akan dianggap sebagai tindakan ilegal, akan kita permasalahkan" kata jurucakap Ehab Al-Ghsain.

Abbas saat ini memimpin Fatah yang merupakan partai sekular dan mendominasi kehidupan politik di Tebing Barat, namun diusir dari Gaza.

Hamas sendiri mengatakan warga Palestin di Jalur Gaza tidak perlu bersusah-payah ambil bagian dalam pemilihan umum 24 Januari tersebut. Dari sejak awal, Hamas memang tidak menginginkan adanya pemilihan umum Palestin untuk saat ini.

Keadaan Palestin saat ini yang tengah dijajah oleh Israel lebih penting untuk diurus. Hamas adalah pilihan utama rakyat Palestin, dan sejarah telah menunjukkan kemenangan Hamas telah dikhianati oleh dunia internasional, jadi apakah pilihanraya ini akan tetap sama? (sa/aby)

sumber

Taliban Undurkan Tentera AS dari Nuristan

Setelah Waziristan, Taliban—walaupun di berbeza wilayah—kembali menguasai dan merebut daerah Nuristan yang sebelumnya dikuasai oleh AS.

Kelmarin diberitakan pasukan AS berundur dari empat markas utama mereka di provinsi ini, setelah terjadi pertempuran dengan Taliban.

Seperti biasanya, AS menduduki ibukota Nuristan, Parun, dengan alasan menjaga keamanannya dari Taliban. Selain kerana mungkin tidak kuat akan gempuran gerilya Taliban, AS juga disudutkan dengan keadaan musim dingin yang membuat sulit semuanya.

Sebelumnya AS juga pernah menarik undur pasukannya dari provinsi Nuristan ini, namun tidak dari empat markas utamanya sekaligus.

Nuristan merupakan wilayah strategi yang terletak di pegunungan Hindu Kush. Pengunduran AS dari provinsi ini, jika kekal, maka akan semakin menggentarkan pasukan asing yang memang telah ketar-ketir selama ini.

Dan hal ini disiarkan media akan semakin memudahkan Taliban untuk mendapatkan dukungan dari rakyat.

Taliban telah menyerukan kepada rakyat Afghanistan untuk tidak terlibat dalam pemilihan umum putaran kedua, yang melibatkan Hamid Karzai dan Abdullah Abdullah. (sa/atimes)

sumber

Wednesday, October 28, 2009

Pakar: Israel Boleh Dilanda Tsunami

Para peneliti di Universiti Haifa menyatakan, gelombang tsunami kemungkinan besar akan menghentam Israel. Perkiraan itu berdasarkan hasil penelitian geo-arkeologi yang dilakukan para peneliti di universiti tersebut.

Dr Beverly Goodman, pakar dari Jurusan Ilmu Kelautan Leon H. Charney School di Universitas Haifa mengatakan terjangan gelombang tsunami di Mediteranian jarang terjadi dibandingkan di kawasan Samudera Pasifik. "Tapi dari hasil penemuan kami menunjukkan terjadi peningkatan gelombang yang mencapai pesisir pantai Israel," ujarnya setelah melakukan kajian di Pelabuahn Caesarea.

Dalam kajian yang dilakukannya untuk membantu projek riset di pelabuhan kuno itu dan riset terhadap bangkai-bangkai kapal yang karam. Dr Goodman secara kebetulan menemukan bukti bahwa telah terjadi sedikitnya empat kali gelombang tsunami di kawasan Caesarea.

"Kami berharap dapat menemukan sisa-sisa bangkai kapal yang karam, tapi betapa terkejutnya kami menemukan sebuah lapisan geologi yang tidak biasa dan tidak pernah kami temukan di kawasan ini sebelumnya," jelas Dr Goodman.

Dalam artikelnya yang dimuat di jurnal Geological Society of America, ia menulis bahwa tsunami yang paling pertama terjadi disebabkan oleh letusan gunung Santorini yang mempengaruhi hampir seluruh wilayah Mediterania. Tsunami selanjutnya, dalam jurnal Science Daily Dr Goodman menulis, disebabkan kerana adanya longsoran di dasar laut yang disebabkan oleh gempa.

"Komuniti pantai yang berada dalam jangkauan tsunami itu mengalami kerusakan hebat. Sementara penduduk membersihkan daratan akibat dampak tsunami dan kembali membangun peradaban, bukti-bukti tsunami tetap tinggal di dasar laut," ujarnya. (ln/prtv)


sumber

8 Askar AS Maut di Afghanistan

Nyawa lapan tentara AS kembali melayang sia-sia akibat ledakan sejumlah bom yang ditaman di jalan. Serangan bom yang terjadi pada Selasa (27/10) di kota Kandahar merupakan insiden yang paling banyak menelan korban tentera AS dan membuat jumlah korban tentera AS yang tewas di Afghanistan mencapai rekod tertinggi selama empat bulan terakhir ini.

Salah satu jubir militer AS, Letnan Kolonel Todd Vician menyatakan, tenteranya menjadi korban ledakan bom yang ditanam di jalan-jalan oleh para militan saat sedang melakukan patroli di Kandahar, selatan Afghanistan. Kota yang berbatasan dengan negara Pakistan ini, menurut keterangan Kapten Adam Weece-jubir militer AS untuk wilayah selatan Afghanistan, sejak lama sudah menjadi basis para militan Taliban dan tempat lahirnya kelompok Taliban di era tahun 1990-an.

sumber

Google Menyumbang untuk Yahudi

Seorang Billionaire Yahudi dari etnik Rusia, Sergei Brin yang disebut-sebut sebagai salah seorang pendiri utama Google,enjin carian nombor wahid di dunia internet, telah menyumbangkan satu juta dolar AS ke lembaga sosial untuk imigran Yahudi "Hiace".

Lembaga sosial "Hiace" diketahui milik organisasi imigran Yahudi Amerika yang membantu para imigran Yahudi di dunia dan terkhusus pendudukan Zionis Israel dan juga imigran Yahudi di Amerika Syarikat. Organisasi ini dikhabarkan berpusat di New York. Brin menyerahkan bantuannya ini dalam rangka memperingati 30 tahun keluarnya dia dan keluarga dari Uni Soviet dan menetap di Amerika Syarikat.

Ketua lembaga itu dalam sambutannya dengan bangga mengatakan, “Tanpa adanya lembaga penyantun imigran Yahudi, Brein tentu tak akan sehebat sekarang, dan kita tidak akan mendapati Google sehebat ini”. Ia kemudian menceritakan, bagaimana keluarga Brein mendapatkan bantuan dari Hiace, ketika usianya menginkak enam tahun dan meninggalkan Uni Soviet menghindari gerakan anti-semit di sana. Brein dan keluarganya kemudian menjadi imigran di Amerika dan tumbuh serta sukses di sini.

Organisasi Yahudi ini pun mengaku membantu nasib 4.5 juta imigran Yahudi di dunia. Orang-orang Yahudi memang dikenal memiliki rasa solidariti yang tinggi, kebanyakan dari mereka yang sukses dalam bidang bisnes, tak sungkan-sungkan menyumbangkan jutaan dolar keuntungan pribadinya demi kemaslahatan kaumnya. (sn/ism)

sumber

Israel Sekat Bekalan Air


KANAK-KANAK ini meminum terus dari tangki air di kediamannya yang dimusnahkan dalam serangan tentera Israel di Rafah. – AP


BAITULMAQDIS 27 Okt. – Pertubuhan hak asasi manusia, Amnesty International melaporkan sekatan yang dikenakan oleh Israel menghalang penduduk Palestin di Tebing Barat dan Genting Gaza daripada mendapat bekalan air yang mencukupi.

Penggunaan air per kapita setiap hari di Israel adalah empat kali lebih tinggi daripada penggunaan air di wilayah-wilayah Palestin, menurut Amnesty dalam laporannya hari ini.

Seorang rakyat Israel menggunakan 300 liter air sehari berbanding 70 liter sehari yang digunakan oleh seorang penduduk Palestin di Tebing Barat dan Genting Gaza.

“Air ialah satu keperluan dan hak asasi tetapi bagi ramai penduduk Palestin memperoleh bekalan air yang tidak bersih bagi memenuhi keperluan sendiri pun sudah menjadi sesuatu yang di luar kemampuan mereka,” kata penyelidik Amnesty mengenai Israel, Donatella Rovera.

Jurucakap bagi Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyangkal kenyataan Amnesty itu dan menyifatkannya sebagai ‘tidak masuk akal’.

Israel mendakwa, ia memenuhi kewajipannya di bawah perjanjian damai Oslo 1993 sedangkan Palestin gagal memenuhi kewajipan mereka sendiri untuk mengitar semula air selain tidak mengagihkan bekalan air dengan cekap.

Israel yang turut mengalami masalah kekurangan air dan kenaikan tarif air mengawal sebahagian besar bekalan air di Tebing Barat, dengan mengepam air dari sumber air bawah tanah yang merentangi Israel dan wilayah Palestin itu.

Rejim Yahudi itu menjual air balik kepada Pihak Berkuasa Palestin mengikut kuota yang dipersetujui di bawah perjanjian Oslo tetapi pertubuhan hak asasi manusia berkata, kuantiti air yang dijual tidak meningkat selaras dengan pertambahan penduduk.

Menurut laporan, sumber air bawah tanah di kawasan pantai Genting Gaza yang menjadi satu-satunya sumber bekalan air bersih wilayah itu telah dicemari air laut dan kumbahan di samping menurun kualitinya disebabkan pengambilan berlebihan.

Amnesty menggambarkan bagaimana penduduk Palestin di Tebing Barat bergantung kepada bekalan air daripada lori tangki yang terpaksa menempuh perjalanan jauh bagi mengelakkan sekatan tentera Israel dan jalan yang ditutup kepada warga Palestin.

Situasi tersebut menyebabkan harga bekalan air melonjak, lapor pertubuhan itu.

Pihak berkuasa air Israel mendakwa laporan tersebut ‘berat sebelah dan tidak betul’ dan mengakui jurang bekalan air memang wujud tetapi tidaklah sebesar yang digambarkan oleh Amnesty. – Reuters

sumber

Netters Muslim Mula Serang Laman-laman Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Serangan yang dilakukan Israel di Masjid Al Aqsa mencetuskan kemarahan umat Islam. Di dunia maya, perang cyber pun diyakini bakal kembali manas.

Demikian informasi yang diterima detikINET dari salah satu aktivis Teknologi Informasi bawah tanah, Selasa (27/10). "Bakalan rame cyberwar dengan Israel jilid 2, kerana Israel mulai masuk Masjid Aqsa," ujar lelaki yang tak mahu disebutkan namanya itu.

Mac 2009, dia bersama aktivis bawah tanah dari beberapa negara terlibat dalam serangan cyber ke laman-laman Israel. Ketika itu serangan dilakukan untuk memprotes serangan fizik Israel ke Palestin.

Belum ada khabar lebih lanjut apakah serangan cyber ke Israel telah mulai dilancarkan. Jika kejadiannya sama seperti Mac lalu, kemungkinan serangan itu akan dilakukan dengan kerjasama beberapa komuniti. (dtk/arrahmah.com)

sumber

SATU UMAT: Mampus kau Israel!

PALESTIN- Khalid Misy'al Mengingatkan

Khaled Mesyaal, ketua Hamas, memperingatkan bahawa Israel sudah merencanakan akan menghancurkan Masjid Al-Aqsa di Al-Quds untuk membangun kuil baru di tempat itu.

Pada Ahad lalu, kompleks masjid menjadi tempat kekerasan untuk kedua kalinya dalam beberapa minggu terakhir setelah polis Israel menyerbu kompleks dan ditangkapnya 12 orang Palestin.

"Ini adalah langkah pertama untuk membahagi masjid, suatu pendahuluan untuk menghancurkan AL-Aqsa dan membangun sebuah kuil di tempat itu," ujar Mesyaal dalam sebuah pidatonya di Damaskus.

"Jerusalem milik para penduduk Arab, Muslim dan Kristian. Masa depan (kota) tidak akan diselesaikan di meja perundingan, tetapi dengan konfrontasi dan perlawanan." tambahnya.

Organisasi Hak Asasi Manusia di Gunung Bait Suci (OHRTM), sebuah kelompok sayap kanan Israel, dalam sebuah pertemuan pada hari Minggu menyebut sebuah bangunan yang baru akan dibangun di Masjid Al-Aqsa. Konferensi ini dihadiri oleh sejumlah anggota Knesset dan memimpin rabi, Ynet melaporkan. (sa/iol)

sumber

CYPRUS- Bar dalam Kawasan Masjid

Muslim di kota Hala, selatan Cyprus memprotes rencana pembangunan sebuah bar oleh pemerintah Yunani. Pasalnya, bar itu bakal di bangun di taman yang menjadi sebahagian Masjid Hala, masjid bersejarah di Cyprus.

Autoriti Yunani membangun bar di depan taman masjid engan alasan untuk lebih menarik para pelancong agar datang ke tempat tersebut. Namun Imam Masjid Hala, Akir Alemdar menolak alasan itu dan mengatakan bahwa mendirikan bar di dekat lingkungan masjid tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Para pemuka Muslim di Cyprus mengingatkan, pembangunan bar itu boleh merusak hubungan antara Muslim yang majoriti keturunan Turki dengan komuniti non-Muslim di Cyprus, yang kebanyakan keturunan Yunani. Ketua Religious Worker's Union, Mehmet Dere menilai rencana otoriti Yunani sebagai tindakan provokatif yang boleh memicu ketegangan antara etnik.

"Yunani sebenarnya tahu bahwa di wilayah mereka ada sisa-sisa peninggalan dinasti Islam Utsmaniyah. Pemerintah Yunani mesti membatalkan rencana pembangunan bar itu," tukas Dere.

Direktur Urusan Direktorat Keagamaan Republik Turki atau Siprus Utara (KKTC), Yusuf SuiƧmez menambahkan, "Nilai-nilai keagamaan harus dihormati agar hubungan antara keduabelah pihak tetap positif." Menurutnya, ia sudah menyampaikan surat keberatan ke pihak berwenang pemerintahan Siprus Yunani, tapi belum ada respon.

Cyprus merupakan pulau ketiga terbesar di wilayah Mediteranian yang dibahagi dalam dua bahagian. Satu bagian berada dibawah kontrol Republik Siprus yang meliputi 59 peratus luas kepulauan Cyhaprus dan masuk sebagai anggota Uni Eropa. Bagian lainnya berada d ibawah kontrol negara Turki yang luasnya meliputi 37 peratus luas kepulauan Siprus. Wilayah ini oleh Turki diakui sebagai wilayah independen.

Lebih lanjut, Imam Masjid Hala, Imam Alemdar mengatakan, jika pembangunan bar dilanjutkan dan tidak ada otoriti yang mencoba menghentikannya, maka persoalan ini bukan hanya menjadi persoalan Muslim Cyprus tapi juga Muslim dunia. "Isu ini bukan hanya urusan KKTC tapi seluruh umat Islam harus memberikan perhatian pada persoalan ini," tukas Imam Alemdar.

Masjid Hala bukan hanya masjid yang menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang penting bagi komuniti Muslim di Cyprus, tapi juga bagi seluruh umat Islam di dunia. Di dalam masjid itu, khabarnya terdapat makam Umi Haram, bibi dari Rasulullah Muhamad Saw. Banyak keterangan yang menjelaskan adanya hubungan antara masjid bersejarah itu dengan Umi Haram, pada masa penaklukan pertama Muslim Arab ke Cyprus dibawah pimpinan Muawiyah.

Menurut ceritanya, Umi Haram yang ketika itu sudah berusia lanjut, jatuh dari kuda dan dia wafat saat pengepungan Larnaca di selatan Cyprus. Umi Haram dimakamkam di dekat danau garam dan makamnya menjadi salah satu tempat suci. Di dekat makam Umi Haram kemudian dibangun sebuah masjid dengan menggunakan namanya. (ln/iol)

sumber

PALESTIN Pun Perlu Senjata Nuklear- Gaddhafi

Pemimpin Libya yang "nyentrik" ini lagi-lagi melontarkan pernyataan yang membuat panas telinga Israel dan Barat. Dalam wawancara dengan dengan stesen televisyen Britain, Sky News, Muamar Gadafi menyatakan negara-negara Arab bahkan Palestina boleh memiliki senjata nuklear.

Gadafi menegaskan hal itu kerana dunia antarabangsal cenderung diam melihat Israel yang memanfaatkan program nuklearnya untuk membuat persenjataan. "Jika orang-orang Israel boleh punya senjata nuklear dan boleh membangun projek nuklearnya, maka negara-negara seperti Mesir, Syria, Arab Saudi bahkan Palestin seharusnya memiliki hak yang sama," tegas Gadafi.

"Dan kalau komuniti dunia tidak menginginkan negara-negara Arab atau Palestin memiliki senjata nuklear maka kita juga mesti melucuti senjata dan kemampuan nuklear Israel," tandasnya.

Berkaitan nuklear Iran, pemimpin Libya itu mengatakan akan menentang nuklear Iran jika Teheran terbukti membuat persenjataan nuklir. "Iran, sampai hari ini cuma menyatakan bahawa mereka hanya melakukan pengkayaan uranium bukan membuat senjata nuklear," ujarnya.

Ia menambahkan, "Posisi kami tegas dan jelas bahwa kami menentang siapa pun yang membuat dan memiliki senjata nuklear, apakah itu Iran, AS, Libya atau Israel." (ln/mol)

sumber

Tuesday, October 27, 2009

PALESTIN- HAMAS Minta Erdogan Bertindak

Ketua biro politik HAMAS, Khalid Mishal, menyerukan pada pemimpin negara-negara Arab untuk segera mengambil inisiatif dan menentukan sikap tegas untuk menyikapi peristiwa kisruh di Masjid al-Aqsha pada Ahad (25/10) kemarin.

Namun, secara khusus Mishal juga melayangkan undangan dan permintaan kepada PM Turki Recep Tayyep Erdogan untuk ikut serta lebih jauh menangani krisis yang kembali mencuat ini.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Mishal pada sidang media yang diadakan di Damaskus, Syria, pada Ahad (25/10) lalu.

Sekitar pukul 8 pagi hari kemarin, ketika beberapa jemaah Muslim masih menetap di masjid Qubbah as-Sakhrakh dan masjid al-Aqsha di bilangan Haram al-Quds as-Syarif, tiba-tiba sekelompok ekstrimis Yahudi berdatangan hendak menduduki wilayah Masjid al-Aqsha untuk melaksanakan ritual keagamaan Yahudi.

Aksi para ekstrimis Yahudi itu mengusik beberapa jemaah Muslim yang sedang berada di dalam masjid al-Aqsa. Pihak Muslim melakukan protes. Bentrokan pun terjadi, hingga pasukan keamanan Israel pun turun tangan dan berusaha membubarkan kerumunan dengan menembakkan gas air mata dan beberapa tembakan amaran.

Dalam pantauan siaran televisyen Aljazeera yang menayangkan peristiwa dari tempat kejadian secara langsung, keadaan tampak sangat kacau dan tegang saat terjadi bentrokan. Puluhan umat Muslim masuk ke dalam masjid al-Aqsa dan menguncinya dari dalam.

Kontan saja, peristiwa tersebut kembali menjadikan suhu hubungan Palestin-Israel kembali memanas. (L/jzr)

sumber

Rakyat TURKI Protes Israel

Rakyat Turki dan beberapa LSM, Isnin (26/10) memprotes dan mengecam keras serangan Israel ke Masjid Al-Aqsa, arah kiblat pertama kaum muslim dan bangunan suci ketiga setelah Ka'bah di Makkah dan Mesjid Nabi Muhammad di Madinah, Arab Saudi.

Protes dilancarakan beberapa jam setelah pasukan khusus Israel menyerang Masjid Al-Aqsa pada pagi Ahad, menembakkan peluru karet berlapis dan tabung gas air mata.

Bentrokan meletus sebelumnya hari Ahad ketika pasukan Israel menggunakan bom tangan, gas air mata dan peluru karet yang dilemparkan ke halaman masjid, menghalau semua jemaah Palestin yang tengah berkumpul di dalam masjid.

Pasukan Israel dikelilingi sekitar 200 jemaah di dalam bangunan suci tersebut. Sekurang-kurangnya 30 orang Palestin, telah terluka sejak pertempuran sengit antara para aktivis Palestin yang menggunakan batu, kasut dan tangan terbuka dengan senjata-senjata pasukan Israel di dalam dan sekitar masjid Al-Aqsa. Sekitar 20 orang Palestin ditangkap oleh pasukan Israel selama konfrontasi.

"Tidak cukup"

Berkumpul di depan stesenn Metro, ribuan orang berbaris ke konsulat Israel umum. Mereka meneriakkan slogan-slogan untuk menghukum Israel, dan mereka membakar bendera Israel di depan konsulat.

Ribuan orang meneriakkan slogan-slogan selama pawai "Tutup kedutaan Zionis ", "Salam kepada Hamas, tetaplah lawan!."

Sebuah pernyataan pers bersama atas nama semua pendemo dibacakan oleh Yayasan Bantuan Kemanusiaan (IHH) Ketua Bulent YILDIRIM.

YILDIRIM berkata dalam pidatonya, "Konsul Jenderal Israel melihat kami dari gedung konsulat di belakang kami sekarang. Aku berpaling kepadanya dan berkata:" Kau tahu dengan baik cara membunuh kaum wanita dan anak-anak, tetapi kami tidak takut padamu. Jangan jangan cari alasan dan mencuba untuk membenarkan pembantaian. "

"Anda adalah pembunuh dan konsulat ini akan ditutup. Penghapusan Israel dari Latihan Militer Konya yang besar, tetapi semua itu tidak cukup. Semua perjanjian militer (dengan Turki) harus dihapuskan," katanya, baru-baru ini merujuk penghapusan Israel dari pusat latihan militer Turki.

"Seorang rabbi yang datang dari Amerika mengatakan sudah waktunya untuk membangun Masjid ketiga dan menunjuk pada akhir 2009. Semua serangan ini adalah untuk melayani tujuan ini. Tetapi kami tidak akan membiarkan hal itu. Jika perlu, satu billion Muslim akan membela Masjid Al - Aqsa dengan kehidupan mereka. “

Setelah pernyataan, rakyat Turki membakar bendera Israel. (sa/wb)

sumber

AFGHANISTAN- 3 Heli NATO Musnah, 14 AS Maut

KABUL 26 Okt. - Tiga helikopter tentera Pertubuhan Perjanjian Atlantik Utara (NATO) terhempas di Afghanistan dalam dua insiden berasingan hari ini, menyebabkan sejumlah 11 askar Amerika Syarikat (AS) dan tiga orang awam AS terbunuh.

Dalam insiden awal pagi ini, tujuh askar AS dan tiga orang awam AS maut dalam nahas sebuah helikopter yang menyertai serangan ke atas kumpulan yang disyaki pengedar dadah di barat Afghanistan.

Seramai 11 askar AS, 14 askar Afghan dan seorang orang awam AS cedera dalam nahas itu.

Dalam nahas satu lagi, empat askar AS terbunuh dan dua rakan mereka cedera apabila dua helikopter yang mereka naiki bertembung di udara di selatan Afghanistan, kubu kuat Taliban dan bahagian paling bergolak di negara ini, menurut Pasukan Bantuan Keselamatan Antarabangsa (ISAF) kendalian NATO.

"Empat anggota ISAF terbunuh dan dua lagi cedera dalam insiden tersebut. Siasatan sedang dijalankan tetapi sudah disahkan bahawa nahas bukan berpunca daripada tembakan musuh," menurut satu kenyataan ISAF.

Tahun ini merupakan tahun paling berdarah bagi lebih 100,000 askar NATO dan AS yang memerangi pemberontak Taliban sejak serangan diketuai AS pada 2001 menggulingkan rejim Taliban di Kabul.

Laman web bebas, icasualities.org yang menghitung angka kematian askar asing di Afghanistan melaporkan, pada tahun ini 424 askar sudah terkorban, 256 daripadanya askar AS.

Barat Afghanistan semakin menjadi kawasan pemberontak sejak beberapa bulan lalu apabila Taliban melebarkan sayapnya ke seluruh negara ini.

Majlis Antarabangsa mengenai Keselamatan dan Pembangunan di London menganggarkan Taliban mempunyai pangkalan tetap di kawasan meliputi 80 peratus daripada Afghanistan.

Ketika negara ini bersiap sedia untuk mengadakan pengundian pusingan kedua pilihan raya Presiden pada 7 November ini, Taliban mengancam untuk mengulangi taktik keganasan dan ancaman yang menyebabkan berjuta-juta penduduk enggan keluar mengundi pada pengundian pusingan pertama pada 20 Ogos lalu.

Keadaan semakin tegang menjelang pengundian bulan depan bagi memilih antara dua calon, sama ada Presiden Hamid Karzai atau bekas Menteri Luar, Abdullah Abdullah, dan di Kabul semalam, penduduk mengadakan demonstrasi anti-Barat selepas timbul laporan askar AS membakar senaskhah al-Quran dalam operasi anti-Taliban.

Pegawai berkata, persiapan untuk memastikan keselamatan semasa pengundian tersebut dijadual diputuskan hari ini. - AFP

sumber

Monday, October 26, 2009

Kekecohan Terbaru di Al-Aqsa

Ketegangan berkobar di Masjid Al-Aqsa hari Ahad (25/10) semalam. Ratusan askar anjing Israel menyerbu tempat suci umat Islam itu, memukul jemaah dan menembakkan peluru gas air mata, peluru karet berlapis, dan melemparkan bom.

"Mereka memukul orang dan menodai tempat suci. Mereka mengabaikan kesopanan dan kesusilaan manusia," Adnan al-Husseini, pejabat tinggi Wakf Muslim, mengatakan kepada IslamOnline.net.

"Mereka mengepung Masjid Aqsha dan mencegah umat Islam mendekati tempat itu."

Menurut saksi mata, sekurang-kurangnya 10 warga Palestin cedera, beberapa parah, sementara yang lain menderita iritasi kerana gas air mata. Sebanyak 20 warga Palestin ditangkap.

Syeikh Muhammad Hussein, seorang ulama terkemuka dan pemimpin agama, menggambarkan situasi di Al-Aqsa sangat berbahaya. "Para tentera Israel menyerang semua orang, termasuk perempuan dan kanak-kanak," katanya.

Sebelumnya, para pemimpin Muslim mendesak umat Islam untuk berbondong-bondong mendatangi Masjid Al-Aqsa, yang saat ini dijadikan incaran utama Yahudi. Panggilan itu disampaikan melalui pengeras suara di kompleks Aqsha, membuat penjajah Israel menghentikan pasokan listrik ke masjid-masjid di daerah tersebut.

sumber

Qardhawi Bicara Masalah Dalaman Ikhwan

Ulama Muslim antarabangsa Dr. Yusuf Qardhawi untuk pertamakalinya menyatakan reaksinya berkaitan 'krisis' dalaman yang terjadi di organisasi Islam berskala global yang berpusat di Mesir, al-Ikhwan al-Muslimun (Ikhwan).

Sebelumnya, berhembus khabar mengatakan pucuk tertinggi pimpinan Ikhwan (Mursyid 'Am) Muhammad Mahdi Akif telah selesai dan turun dari jawatannya. Gonjang-ganjing ini bertambah mencuat terkait isu tentang siapakah yang nanti akan menggantikan Akif, sekaligus pencalonan Isham Uryan, ketua biro politik (mas'ul al-malaf as-siyasi) Ikhwan untuk menjadi anggota Majlis Pertimbangan (maktab al-irsyad) organisasi tersebut.

Namun, masalahnya, banyak dari anggota majlis pertimbangan Ikhwan--dewan yang memiliki autoriti untuk memilih Mursyid--sendiri yang tidak menghendaki naiknya Uryan menjadi anggota majlis luhur tersebut.

Isu yang berhembus kencang, Majlis Pertimbangan tengah melakukan upaya 'pengganjalan' Uryan. Padahal, Akif sendiri dikabarkan mendukung dan mencadangkan Uryan untuk menjadi anggota pada majlis pertimbangan.

Terkait isu 'krisis internal' dan 'pengganjalan' Uryan ini, Qardhawi bereaksi keras. Ulama yang menjadi rujukan spiritual bagi Ikhwan--meskipun secara struktural-formal Qardhawi tidak 'memiliki hubungan'--menyatakan jika memang benar Majlis Pertimbangan Ikhwan mengganjal naiknya Uryan, maka itu sama ertinya dengan pengkhiatan Ikhwan terhadap umat.

"Ikhwan melakukan pengkhianatan terhadap jemaah, dakwah, dan umat Islam jika mengganjal kenaikan Uryan," terang Qardhawi sebagaimana dilansir surat kabar Mesir as-Syuruq (24/10).

Qardhawi juga menambahkan, bahawa mengapa Majlis Pertimbangan Ikhwan bersikap menjauhkan Uryan, menolak, dan tidak memilih dengan pendapat dan rekomendasi Akif yang menghendaki Uryan untuk menggatikannya.

"Uryan dan Abdul Mun'im Abu al-Futuh (anggota pada Majlis Pertimbangan Ikhwan dan Sekretaris Jenderal Persatuan Doktor Arab yang kini diciduk pemerintahan Mesir) adalah dua orang yang paling sesuai diandalkan dan diharapkan," komentar Qardhawi.

Ditambahkan Qardhawi, Uryan bahkan dipandang sebagai tokoh Ikhwan yang paling 'fakih', baik dari segi akademik dan kapasiti. "Uryan lebih fakih dari segi syari'at, juga paling faham dalam masalah politik. Terkait kapasitinya akan hal ini, tak ada seorang pun yang meragukan Uryan," jelas Qardhawi.

Terkait krisis internal Ikhwan yang kini banyak disorot oleh media, baik di Mesir, Timur Tengah, dan antarabangsa, Muhammad Mahdi Akif mengaku terkejut. Dalam wawancaranya dengan siaran BBC berbahasa Arab belum lama ini (22/10), Akif mengatakan jika "saya sangat kaget dengan khabar ini. Dikhuatirkan ada pihak yang ingin menggembosi jema'ah (Ikhwan) dengan memanfaatkan isu krisis internal ini".

Akif menambahkan, jika hal semacam ini adalah "wajar terjadi". "Krisis internal ini akan berakhir dengan berakhirnya pemilihan anggota pengurus yang baru, dan pemilihan mursyid yang baru pula, yang akan dilaksanakan dua bulan lagi," terang Akif. (L2/iol)

sumber

Pertempuarn Meletus di Al-Aqsa

BAITULMAQDIS 25 Okt. - Pertempuran meletus hari ini antara polis Israel dengan penduduk Palestin di pekarangan masjid Al-Aqsa dalam keganasan terbaru yang menggegarkan tempat suci bagi penganut agama Islam dan Yahudi di Baitulmaqdis ini.

Polis mendakwa mereka memasuki pekarangan tersebut pagi ini selepas penduduk Palestin membaling batu ke arah pengunjung ke tempat suci yang dikenali sebagai Haram Al-Sharif bagi orang Islam dan Bukit Kuil bagi penganut Yahudi.

Setelah masuk, polis turut dibaling batu dan terpaksa meredah lantai berlumuran dengan minyak yang ditumpahkan oleh penduduk Palestin supaya polis terjatuh, lapor radio awam Israel.

Polis melepaskan bom tangan yang mengeluarkan bunyi dentuman kuat bagi menyuraikan penunjuk perasaan sebelum meninggalkan pekarangan masjid tersebut sejam kemudian dan menutupnya kepada pengunjung dan penduduk Islam.

Sebanyak 12 penunjuk perasaan ditangkap dan kira-kira 100 penduduk Palestin masih berada di Haram Al-Sharif.

Polis sebelum itu mengerahkan anggota tambahan selepas penduduk Palestin diseru supaya berhimpun dalam demonstrasi di pekarangan masjid Al-Aqsa itu.

Seruan itu dilaungkan ketika timbul laporan bahawa kumpulan aktivis berhaluan kanan Yahudi merancang untuk berhimpun di pekarangan tersebut.

Kumpulan Yahudi berkenaan, Pertubuhan bagi Mempertahankan Hak Asasi Manusia di Bukit Kuil telah menggesa semua penganut Yahudi supaya berhimpun di pekarangan Al-Aqsa serta di Tembok Barat yang bersebelahannya.

Insiden hari ini menandakan pergolakan terbaru yang menggegarkan tempat suci tersebut, di mana sebarang perubahan dalam status quo boleh membawa kepada pertempuran berdarah. - AFP

sumber

Bom di Baghdad- Lebih 130 Maut!

BAGHDAD 25 Okt. - Sekurang- kurangnya 132 orang terbunuh dan 600 lagi cedera dalam dua letupan bom kereta dekat dua bangunan kerajaan termasuk Kementerian Kehakiman di tengah ibu negara Iraq ini, hari ini.

Serangan tersebut adalah yang paling dahsyat di Baghdad dalam tempoh beberapa bulan.

Dua letupan kuat itu menggegarkan bangunan dan mencetuskan kepulan asap tebal dari tempat kejadian dekat Sungai Dajlah (Tigris) di tengah Baghdad.

Letupan pertama ditujukan ke atas Kementerian Kehakiman, manakala letupan kedua beberapa minit kemudian disasarkan terhadap bangunan kerajaan wilayah, menurut polis.

Sumber polis berkata, letupan-letupan itu angkara pengebom berani mati yang memandu kereta yang sarat dengan bahan letupan menuju ke kawasan berdekatan bangunan-bangunan sasaran.

Saksi melaporkan sekurang-kurangnya 13 mayat kelihatan di salah satu tempat kejadian termasuk di dalam kereta yang rentung.

Pasukan bomba menyemburkan air untuk memadamkan kebakaran kereta dan mengeluarkan mayat.

Keganasan telah berkurangan di Iraq, sejak ketua-ketua kabilah yang disokong oleh tentera Amerika Syarikat (AS) membantu mengusir militan al-Qaeda dan Washington menempatkan askar tambahan.

Namun, serangan masih menjadi perkara biasa di negara yang masih bergelut untuk pulih selepas berdekad-dekad dilanda sengketa, peperangan dan dikenakan sekatan.

Pada Ogos lalu, letupan-letupan dekat beberapa bangunan kementerian meragut hampir 100 nyawa dan mencederakan beratus-ratus lagi dalam hari paling berdarah di Iraq pada tahun ini.

Berikutan keganasan itu, pasukan keselamatan Iraq mengakui kelalaian mereka. - Reuters

sumber

Sunday, October 25, 2009

PALESTIN- Syarat Bodoh Netanyahu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan pada hari Sabtu semalam (24/10), bahawa rakyat Palestin mesti mengakui Israel sebagai sebuah negara Yahudi, jika rakyat Palestin ingin hidup dalam damai. Netanyahu mengatakan kepada Washington Post bahawa Israel bukan dua negara.

"Banyak orang non-Yahudi yang tinggal di sini dengan persamaan hak, tetapi memiliki dua hal yang menjamin karakter khusus. Ini adalah tanah air setiap orang Yahudi. Dan ada konsensus yang sangat luas di Israel bahawa masalah plarian Palestina mesti diselesaikan di luar perbatasan Israel. " ujarnya.

Netanyahu mengatakan Palestin mesti membuat perjanjian damai akhir dengan "negara Yahudi Israel."

Perkataan Netanyahu yang ngawur itu terutama ditujukan terhadap Hamas. Mengapa ngawur? Kerana dia dan bangsa Israelnya benar-benar tak tahu malu: menjajah Palestin namun kemudian bertindak seolah-olah Palestin menindas bangsa Yahudi.

Padahal, dalam sejarah, yang menindas Yahudi dari masa ke masa adalah orang-orang Nazi. (sa/aby)

sumber

Wanita SOMALIA Semakin Tertekan

Terjebak di antara kerasnya hidup dalam kemiskinan, penculikan bahkan pemerkosaan, membuat kehidupan perempuan Somalia menjadi semakin tidak berdaya menghadapi semua cubaan tersebut.

"Kami menjadi pencari nafkah bagi keluarga kami," kat Halimah, seorang janda (35 tahun) cerai kepada Agence France-Presse (AFP).

"Kami tidak punya suami dan penghasilan kami sehari-hari tidak cukup untuk bertahan hidup."

Dikenal sebagai "penjual keliling", Halima menjajakan barang-barangnya dari pondok kepondok yang lain di kem-kem pelarian di utara Somalia.

Pondok para pengungsi terdiri dari cabang akasia dipelintir menjadi berbentuk kubah dan ditutupi dengan kain compang-camping dan karung beras.

Di kem-kem pelarian, para anak laki-laki berjaga-jaga untuk mencegah serangan terhadap keluarga mereka.

"Baru satu minggu berlalu ketika kami tidak mendapatkan adanya kes pemerkosaan," kata Hawa Adan Mohamed, seorang aktivis hak-hak wanita yang menjalankan skema pelatihan kejuruan dan projek-projek manufaktur di Galkayo.

"Jika anda melapor ke polisiselalu tidak ada tindak lanjut. Mereka mengatakan bahawa kerana hal ini masalah klan mereka tidak dapat menyentuh dan menangkap para pelaku.

"Di sini orang terkuat dapat mengambil semua," kata seorang pejabat PBB.

Sekitar 1.5 juta warga Somalia, seperenam dari keseluruhan populasi dunia, memilih melarikan diri dari rumah mereka kerana kekerasan di Mogadishu, menurut badan pengungsi PBB.

Pemerintah Somalia telah bertempur melawan pasukan Hizb Shehbab dan kelompok al-Islam sejak bulan Mei.

Pertempuran telah meninggalkan ratusanorang awam terkorban dan ratusan ribu orang jadi pelarian.

"Di Mogadishu kami terus-menerus berada di bawah tembakan artileri ," kata Fatuma Ahmed (39 tahun).

"Kami melihat orang-orang mati kemudian mayat mereka dimakan oleh kucing dan anjing."

Para ibu somali teringat pengalaman selama perjalanan ke kem-kem pelarian di utara.

"Dalam perjalanan ke sini kami dirompakk," katanya pahit.

"Kami diperkosa dan kami kehilangan anak-anak kami ketika mereka jatuh sakit dan meninggal."

Seolah-olah menyadari kelemahan mereka, perempuan Somalia yang tak berdaya bahkan tidak aman dari serangan dari kawanan binatang pemangsa seperti Hyena.

Habiba Barre, 30, melarikan diri dari Ethiopia setelah pemerintah menindak etnik Somalia, menuduh mereka sebagai pendukung pemberontak. Sekarang, dia tinggal di sebuah gubuk yang terbuat dari kaleng susu bubuk yang diratakan.

"Di sini setidaknya kami hanya takut serangan dari binatang hyena, tidak dibunuh."(fq/iol)

sumber

MESIR- 15 Maut Keretapi Berlanggar

KAHERAH 25 Okt. – Sekurang-kurangnya 15 orang terbunuh manakala 24 lagi cedera apabila dua kereta api berlanggar di daerah Giza, barat daya ibu kota Mesir, semalam.

Seorang pegawai keselamatan yang enggan dikenali memberitahu, insiden berlaku di al-Ayyat, Giza.

“Pasukan keselamatan sedang berusaha mengeluarkan mangsa yang terbunuh dan cedera dari kereta api tersebut,” katanya.

Menurut Agensi Berita Asia Barat, kedua-dua kereta api itu dalam perjalanan dari Kaherah ke bandar selatan, Assuit dan dari wilayah Giza ke pekan oasis Fayoum.

Nahas kereta api adalah perkara biasa di negara ini. Pada Julai 2008, sekurang-kurangnya 20 terbunuh dalam perlanggaran antara kereta api dan bas berhampiran Marsa Matruh, barat laut Mesir. – AFP

sumber

Saturday, October 24, 2009

Al-Aqsa Akan Diserbu Lagi Ahad Ini!

Kelompok-kelompok fundamentalis di Israel kembali menyerukan para pendukungnya untuk "menyerbu" kompleks Masjid Al-Aqsa dalam beberapa hari ini. Kelompok itu menyerukan pemukim Yahudi untuk menyerbu masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa untuk melakukan ritual keagamaan mereka yang rencananya akan diadakan hari Minggu (25/10) petang.

Lembaga Al-Aqsha Foundation dalam kenyataannya hari Khamis lalu menyatakan, kaum Yahudi fundamentalis itu akan memperingati Hari "Temple Mount" di lokasi kompleks Masjid Al-Aqsa, masjid suci ketiga bagi umat Islam se-dunia dan menjadi hak kaum Muslimin di Palestin.

Seruan mereka agar para pemukim Yahudi "menyerbu" ke dalam kompleks masjid mendapat dukungan dari sejumlah ahli politik dan kelompok-kelompok knceroboh masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan ritual keagamaannya yang kadang berakhir dengan pergaduhan antara mereka dan warga Muslim Palestin.

Sejak aksi penyerbuan kaum Yahudi ekstrimis seminggu lalu ke kompleks Masjid Al-Aqsa, sejumlah Muslimin Palestin banyak yang bergantian tinggal di masjid untuk melindungi Al-Aqsa dari serbuan dan aksi perosakan yang dilakukan pemukim-pemukim Yahudi di Jerusalem Timur. (ln/imemc)

sumber

Ariel Sharon Hari Ini

*Ini gambar lama

Sebuah sumber terpercaya dari salah satu media elektronik memberitakan keadaan terakhir Sang Penjagal muslim Palestin, Ariel Sharon. Akhbar terbitan Israel, "Hume Israel" mengutip informasi ini dari salah satu majalah elektronik harian terkemuka di negerinya. Media ini mempublish kondisi kesihatan mantan PM. Israel, Ariel Sharon yang kini masih menderita strok dan terbaring koma di rumah sakit selama lebih dari empat tahun.

Sharon yang saat ini usianya menginjak 81 tahun dirawat di RS. Syaiba tak jauh dari kota Tel Aviv. Ia dikabarkan terbaring dalam keadaan kedua mata terus terbuka, para perawat yang menjaganya kemudian menempatkan Sharon di depan televisyen yang menayangkan filem-filem panorama alam, aneka hewan dan terkhusus haiwan ternak sapi.

Hubungan Sharon dan Sapi

Majalah ini kemudian menuliskan bahwa keluarga Sharon masih intens menjenguk dan berinteraksi dengan dirinya, ini mengisyaratkan bahwa Sharon masih hidup. Salah satu dari anggota keluarganya kerap membacakan akhbar disampingnya dan mengabarkan perkembangan ternak sapi yang dia miliki di daerah Selatan Israel. Disamping itu ia juga dibacakan beberapa buku dan diperdengarkan musik-musik klasik.

Diceritakan pula, sejak Sharon terkena strok pada bulan Jul 2006 lalu, ada seorang laki-laki khusus yang ditugaskan mencukur janggotnya, untuk meminta itu, Sharon sering memberikan isyarat dengan menggerak-gerakkan jari jempol. Doktor-doktor yang merawat Sharon membenarkan hal itu dan memberikan keterangan, sungguhpun Sharon dengan kondisinya yang tergeletak di atas ranjang rumah sakit bertahun-tahun, kemungkinan besar dirinya masih hidup kerana denyut jantung dan tekanan darahnya hingga kini masih berjalan normal. Sama seperti kondisi awal kali pertama dirinya masuk rumah sakit pada empat tahun lalu.

Ketika ditanya lebih lanjut sampai bila kondisi Sharon akan terus menerus seperti ini, Solomo Segev, dokter senior yang merawatnya mengatakan, "Kalau diprediksi dari usia rata-rata di keluarga Sharon, ibu dan neneknya mati di atas usia 90 tahun". Solomo pun kemudian memperkirakan Sharon akan tetap dengan kondisinya seperti ini hingga lewat usianya di atas 90 tahun.

Majalah elektronik itu kemudian menutup beritanya dengan sebuah pertanyaan, apakah Sharon akan sembuh dari komanya? Doktor yang merawatnya kemudian menjawab, “Sharon bukan manusia biasa, ada pesakitlain yang berada dalam kondisi koma lebih lama dari Sharon, namun pesakit-pesakit itu masih dalam usia muda, dengan kata lain, pesakit seumuran Sharon biasanya tak bertahan lama, apalagi mampu bertahan hingga empat tahun, kalau itu terjadi, tentu ini diluar kewajaran.” (sn/ism)

sumber

Bukti Hollywood Dikuasai Yahudi


Pada tahun 1964, hanya 50% orang Amerika yang percaya bahwa filem dan industri televisyen Hollywood sebenarnya dijalankan oleh orang-orang Yahudi. Sekarang, menurut polling di LaTimes, hanya 22% saja yang mempercayai hal itu.

Kenyataannya? Di belakang semua itu, orang-orang Yahudi tertawa: Kenyataannya, orang Yahudi benar-benar menguasai Hollywood.

Seberapa dalam Yahudi adalah Hollywood? Ketika ketua studio mengeluarkan satu halaman penuh iklan di Los Angeles Times beberapa minggu yang lalu untuk menuntut agar Screen Actors Guild menyelesaikan kontraknya, surat terbuka ini ditandatangani oleh: News Corp Presiden Petrus Chernin (Yahudi), Paramount Pictures Brad Grey (Yahudi), Co Chief Executive Walt Disney Robert Iger (Yahudi), Ketua Sony Pictures Michael Lynton (kejutan!, Belanda Yahudi), Ketua Warner Bros Barry Meyer (Yahudi), Chief Executive CBS Corp Leslie Moonves (Yahudi ,bapa saudaraya adalah yang pertama menjadi perdana menteri Israel), Ketua MGM Harry Sloan (Yahudi) dan Ketua Pelaksana NBC Universal Jeff Zucker (mega-Yahudi).

Dengan data seperti itu, jelas bahawa Yahudi mengendalikan Hollywood. Bahkan beberapa slogan Hollywood yang baru sedang dipersiapkan, seperti "Hollywood: Lebih Yahudi daripada sebelumnya!"; "Hollywood: Dari orang-orang yang membawa Anda Alkitab" dan "Hollywood: Jika anda menikmati TV dan film, maka anda mungkin seperti orang-orang Yahudi sepenuhnya.”

Ketua Foxman Abe, yang berada di Santiago, Chili, mengatakan jumlah orang Yahudi di sebalik Hollywood masih terlalu tinggi. (sa/pf)

sumber

Madinah Mulai Sesak

MADINAH 23 Okt. - Masjid al-Nabawi semakin sesak dengan puluhan ribu jemaah sejak semalam apabila umat Islam dari luar mula mendatangi kota suci itu sebagai sebahagian dari pelengkap ibadat haji.

Kehadiran sebegitu banyak jemaah dari seluruh dunia menyebabkan banyak jemaah wanita terpaksa bersolat di pekarangan masjid.

Berbeza dengan keadaan beberapa hari lalu yang banyak didominasi oleh orang Arab, wajah-wajah dari bangsa lain terutama dari Asia Tenggara, Asia Tengah dan Turki mula memenuhi masjid nabi itu.

Menariknya, jika sebelum ini majoriti jemaah wanita yang kelihatan memakai jilbab hitam tetapi pemandangan di persekitaran masjid sejak semalam makin 'berwarna-warni' dengan jemaah wanita dari negara-negara lain memakai pakaian berbeza-beza berdasarkan negara atau syarikat menguruskan haji yang mereka sertai.

Jemaah Turki memakai pakaian kekuningan dengan reben bunga ros di atas tudung, jemaah Indonesia sebahagian besarnya memakai kain atau tudung merah dan jemaah Malaysia memakai pakaian serba putih dengan beg gantung warna oren terang sumbangan TM.

Paling menonjol adalah jemaah dari Thailand khususnya Pattani yang berpakaian atas, bawah kasut atau selipar, beg, tudung dan reben mewakili warna berbeza seperti merah, merah jambu, kuning dan putih.

Apabila masuk waktu solat, suasana di kawasan sekitar satu kilometer dari masjid itu begitu mengagumkan dengan beribu-ribu jemaah berduyun-duyun berjalan atau terkejar-kejar dari hotel-hotel penginapan mereka menuju ke masjid.

Pasukan keselamatan Arab Saudi turut memperketatkan pengawasan sejak kelmarin termasuk menempatkan anggota-anggota polis peronda di kawasan-kawasan strategik.

Larangan mengambil gambar di sekitar masjid juga diperketatkan.

Laluan ke kawasan Makam Nabi Muhammad SAW yang bersebelahan dengan Makam Saidina Abu Bakar As-Siddiq dan Saidina Umar Al-Khatab terlalu sesak tanpa mengira waktu kerana para jemaah yang baru tiba tidak mahu melepaskan peluang memberi penghormatan kepada Rasullullah dan dua khalifah Islam itu.

Selain makam-makam itu, kawasan lain yang turut menjadi rebutan jemaah untuk bersolat dan berdoa ialah ruang solat agak sempit yang dikenali sebagai Rawdah dan perkuburan al-Baqi'.

Rawdah iaitu kawasan bekas rumah Rasullullah yang terletak antara makam Nabi dan mimbar masjid dikatakan kawasan yang mustajab untuk berdoa, manakala perkuburan al-Baqi' menempatkan kubur-kubur isteri-isteri, anak-anak, Saidina Othman bin Affan dan sahabat-sahabat Rasullullah.

Sementara itu, seramai 3,439 jemaah dan 315 petugas dari Malaysia selamat tiba di sini sehingga penerbangan yang kesembilan, semalam. - Utusan

sumber

Friday, October 23, 2009

Padang Selepas Gempa (slaid)

INDONESIA Pelayar Porno ke-3 Terbanyak Dunia

Inilah kenyatan lama yang tak pernah berubah: Indonesia adalah dunia pornografi yang indah.

Oktober 2009 ini, negara tercinta kita ini masih menduduki peringkat tiga besar pornografi, sekaligus juga menjadi negara dengan pengakses laman pornografi ketujuh pula di dunia. Ini menurut laporan data dari google trends.

Mixxxx, atau Maxxx Oxxxxx, boleh ditebak, menjadi nama yang paling sering dicari di dunia internet. Tidak hairan jika Mixxxx tadinya akan dijadikan sebagai salah satu bintang filem lokal, melihatkan dia mempunyai banyak penggemar.

Predikat tak sedap kembali disandang Indonesia, hasil penelitian internet pornograpi statistik negeri yang terletak di garis khatulistiwa ini menempati peringkat ketiga mengakses laman porno. Ironisnya, ternyata bintang porno Jepun, Maxxx, menjadi idola atau paling dicari umum. Pengakses terbanyak laman porno adalah daerah yang merupakan konsentrasi mahasiswa.

Berdasarkan internet pornography statistic, Indonesia menempati peringkat ketujuh dunia. Kondisi ini terus meningkat menjadi peringkat kelima pada 2007 dan menjadi yang ketiga pada 2009. Yogyakarta menjadi daerah yang paling banyak mengakses pornografi, kemudian Bandung, Medan, Surabaya, dan Jakarta.

Ada yang unik malah, Jakarta sebagai ibukota negara ternyata menjadi kota yang paling banyak mencari tentang "Islam." Sedangkan Yogyakarta, yang menjadi kota porno terbanyak, malah daerah yang mempunyai banyak mahasiswanya.

Selain Mxxxx, tokoh kartun asal negeri matahari terbit, Naruto juga menjadi salah satu ikon dari penyebar pornografi di kalangan anak-anak. Dalam komik Naruto memang mengandung adengan vulgar dan berbau pornografi. Saat ini bagi anak-anak, komik masih menjadi media penyebaran pornografi yang paling efektif daripada internet. (sa/ggltrnd) foto: innet

sumber

Pertemuan Rahsia IRAN-Israel

Dimana sebenarnya konflik Israel dan Iran? Setelah sebelumnya kedua negara selalu dikaitkan dengan berita perseteruan dan akan saling serang, kini banyak terungkap sesuatu yang menunjukkan sebaliknya.

Khamis (22/10), seorang pegawai Israel mengakui bahwa telah terjadi pertemuan rahsia antara negaranya dengan Iran. "Ada beberapa pertemuan antara wakil dari komisi kami dan pegawai Iran dalam konteks regional," Yael Doron kepada AFP. "Ini pertemuan yang diadakan di balik pintu tertutup."

Iran membantah laporan ini. "Ini kebohongan, semacam operasi psikologi yang dirancang untuk mempengaruhi keberhasilan diplomasi Iran di pertemuan Geneva dan Wina," ujar Ali Shirzadian jurucakap organisasi.

Akhbar Israel mengatakan Meirav Zafary-Odiz, direktur kebijakan dan pengawasan senjata nuklear bagi Israel, dan Ali Asghar Soltanieh, delegasi Iran ke Badan Energi Atom Internasional, bertemu beberapa kali di Kaherah pada akhir September lalu.

Jika berita ini benar, akan menjadi semakin menarik. Minggu lalu, sebuah harian Inggeris sudah menurunkan berita yang menyatakan bahawa Ahmadinejad mempunyai garis keturunan dari Yahudi. (sa/aby)

sumber

AFGHANISTAN Keluar 92 Peratus Candu Dunia

VIENNA 22 Okt. - Candu Afghanistan mendatangkan kesan kemusnahan dahsyat di seluruh dunia, digunakan untuk membiayai kegiatan Taliban dan kumpulan militan lain serta menjadi pembunuh beribu-ribu penagih di negara pengguna.

Afghanistan mengeluarkan 92 peratus daripada bekalan candu dunia dengan nilai dagangan kira-kira AS$65 bilion (RM227 bilion), memenuhi ketagihan kira-kira 15 juta penagih di serata dunia dan membunuh sekitar 100,000 orang setiap tahun, menurut satu laporan baru Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB).

"Kami telah mengenal pasti kesan perdagangan candu Afghanistan terhadap seluruh dunia dan sesetengahnya membawa kemusnahan dahsyat," kata Pengarah Eksekutif Pejabat PBB mengenai Dadah dan Jenayah (UNODC), Antonio Maria Costa sewaktu menyiarkan laporan itu semalam.

UNODC menganggarkan Taliban memperoleh AS$90 juta hingga 160 juta (RM315 juta hingga RM560 juta) setahun dengan mengenakan cukai ke atas pengeluaran dan penyeludupan candu serta heroin antara 2005 hingga 2009. - AFP

sumber