Wednesday, January 6, 2010

Berapa Jumlah Penduduk Israel Kini?

Berapa jumlah penduduk Israel sekarang ini? Biro Pusat Statistik Israel menyiarkan angka 7.509.000. Suatu jumlah yang sangat besar tentu saja, untuk ukuran di tanah jajahan.

Penduduk Israel tumbuh 1.8 peratus sepanjang 2009, dengan 160.000 kelahiran dan 39.000 kematian.

Israel dikelilingi Laut Tengah, Lebanon, Syria, Jordan, Mesir dan gurun pasir Sinai. Selain itu dikelilingi pula dua daerah Autoriti Nasional Palestin: Jalur Gaza dan Tebing Barat. Dengan populasi sebesar itu, Israel merupakan satu-satunya negara Yahudi di dunia.

Selain itu, terdapat pula beberapa kelompok etnis minoriti lainnya, meliputi etnik Arab yang berkewarganegaraan Israel, beserta kelompok-kelompok keagamaan lainnya seperti Muslim, Kristen, Druze, Samaritan, dan lain-lain.

Pendirian negara modern Israel berakar dari konsep Tanah Israel (Eretz Yisrael), sebuah konsep pusat Yudaisme sejak zaman kuno, yang juga merupakan pusat wilayah Kerajaan Yehuda kuno. Setelah Perang Dunia I, Liga Bangsa-Bangsa menyetujui dijadikannya Mandat Britan atas Palestin sebagai "negara orang Yahudi". Pada tahun 1947, PBB menyetujui Pembagian Palestin menjadi dua negara, yaitu satu negara Yahudi dan satu negara Arab.

Pada 14 Mei 1948, Israel memproklamasikan kemerdekaannya dan ini segera diikuti oleh peperangan dengan negara-negara Arab di sekitarnya yang menolak rencana pembahagian ini. Israel kemudian memenangkan perang ini dan mengukuhkan kemerdekaannya. Akibat perang ini pula, Israel berhasil memperluas batas wilayah negaranya melebihi batas wilayah yang ditentukan oleh Rencana Pembagian Palestina. Sejak saat itu, Israel terus menerus berseteru dengan negara-negara Arab tetangga, menyebabkan peperangan dan kekerasan yang berlanjut sampai saat ini.

Sejak awal pembentukan Negara Israel, batas negara Israel beserta hak Israel untuk berdiri telah dipertentangkan oleh banyak pihak, terutama oleh negara Arab dan para pengungsi Palestina. Israel telah menandatangani perjanjian damai dengan Mesir dan Yordania, namun usaha perdamaian antara Palestina dan Israel sampai sekarang belum berhasil. Dan tampaknya tak akan pernah berhasil mengingat ini adalah soal yang menjajah dan terjajah. (sa/jewishjournal)

sumber

No comments: