Wednesday, April 14, 2010

Jam Greenwich di SAUDI- Jam Terbesar di Dunia

Arab Saudi memulai projek besar untuk mengganti waktu Greenwich Time menjadi jam Mekah yang menjadi kota suci lebih dari satu billion umat Muslim di dunia.

Kerajaan Saudi saat ini sedang berusaha melaksanakan tujuan tersebut melalui pengembangan jam khusus yang ditempatkan di atas menara yang terbesar di dunia di samping Masjidil Haram Mekah yang bertujuan menjadikan waktu kota suci sebagai standard global waktu bagi umat Islam dunia dalam menghadapi Greenwich Time.

Muhammad Al-arkubi, Wakil Presiden dan General Manager Hotel yang terdapat menara Jam Mekah yang menghadap ke arah Haram al-Sharif, menyatakan bahawa hotel yang terdapat menara jam tersebut akan dibuka pada akhir Jun dan dirasmikan pada akhir Julai, sebelum bulan suci Ramadhan tiba.

Dia mengatakan dalam sidang media di Dubai bahwa waktu pengembangan waktu standard jam Mekah akan menandingi waktu versi GMT (Greenwich Time).

Menurut Al-arkubi panjang struktur beton menara utama jam Mekah setinggi 662 meter dan panjang struktur besi di atasnya seluas 155 meter, sehingga menara jam ini akan menjadi menara jam tertinggi di dunia.

Menara jam Mekah juga akan berisi sebuah muzim Islam dan observatorium astronomi yang dapat digunakan untuk tujuan ilmiah dan keagamaan, juga akan menampilkan filem-filem dokumenter.

Panjang jam setinggi 45 meter dan lebarnya 43 meter, menurut Al-arkubi jam Mekah ini akan menjadi jam terbesar di dunia enam kali lebih besar dari jam Big Ben di London.

Sebelumnya, hasil dari sebuah studi baru yang berjudul "Bukti Mekah sebagai pusat bumi", waktu seharusnya mengadopsi dari "Mekah" bukannya waktu dari "Greenwich."

Studi tersebut disusun oleh Dewan dunia untuk Dakwah Islam dan Kemanusiaan di Mesir, menyatakan bahwa adanya keperluan untuk menggunakan garis bujur Mekah dan Madinah, dalam perhitungan waktu universal, bukan garis yang melewati Greenwich di London.

Direktur Jenderal Dewan, Dr Yehia Menteri: Penelitian ini didasarkan pada fakta dan penelitian ilmiah yang menegaskan bahawa mediasi Mekah merupakan bagian daratan permukaan bumi.(fq/imo)

sumber

No comments: