Akhbar Israel Yedioth Aharonoth melaporkan bahawa dua kapal Israel akan belayar mengibarkan sepanduk yang bertuliskan Hamas sebagai kelompok barbar dan kecaman atas keterlibatan Turki dalam armada kapal solidariti dengan menggarisbawahi perannya dalam genosid Armenia.
Akhbar Israel itu mengatakan bahawa Israel akan berlayar untuk melawan konvoi solidariti dan berusaha untuk menggagalkan misi mereka masuk ke Gaza.
Selain itu, Israel memutuskan untuk menyatakan daerah Asdod Port sebagai zon militer tertutup untuk mencegah armada Free Gaza melepaskan jangkar kapal mereka, lapor Maan News Agency.
Pada Sabtu esok, kapal Rachel Corrie akan berlayar menuju Cyprus dan akan bergabung dengan tiga kapal solidariti dari Turki dan lima dari Yunani dan semua akan berlayar menuju ke Gaza.
Armada kapal solidariti diharapkan mencapai pantai Gaza pada tanggal 27 Mei.
Kapal tersebut membawa sekitar 10.000 tan bahan bangunan, bantuan kemanusiaan, perlengkapan sekolah, dan peralatan medik.
Kapal-kapal Israel, akan menghalang armada Free Gaza, yang akan berlayar pada hari Sabtu dengan tujuan untuk menghambat dan menggagalkan para aktivis perdamaian masuk ke jalur Gaza.
Ratusan perahu kecil Israel juga berencana untuk berlayar Sabtu esok dalam upaya untuk "membingungkan, mencegat dan menghentikan" armada kapal Free Gaza dan aktivis perdamaian Internasional. Mereka akan berlayar dari pantai Gianyar.
Angkatan Laut Israel sendiri akan menyatakan wilayah pantai Gaza sebagai zona militer tertutup untuk mencegah para aktivis perdamaian mencapai pantai Gaza.(fq/imemc)
0 comments:
Post a Comment