Pemukim Yahudi dari kelompok fundamentalis mengacau proses pemakaman Rabbi Moshe Hirsch, tokoh Yahudi Neturei Karta yang pada masa pemerintahan Yaser Arafat ditunjuk sebagai penasihat untuk urusan Yahudi.
Para pemukim Yahudi, termasuk anggota kelompok fundamentalis Kach menyerang acara pemakaman dan meneriakkan slogan berisi kecaman terhadap Hirsch yang mereka sebut sebagai musuh Israel. Kach adalah kelompok teroris di Israel dan rejim Israel sendiri melarang kewujudan kelompok itu.
Kelompok Yahudi radikal itu juga mengatakan bahawa kematian Rabbi Hirsch adalah peristiwa yang membahagiakan bagi Israel dan berharap. "Kami berharap dia masuk neraka," kata mereka.
Sebagai pimpinan kelompok Yahudi Neturei Karta, Rabbi Hirsch memiliki hubungan dekat dengan rakyat Palestin. Ia mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan dan menolak mengakui kewujudan "negara" Israel, serta bendera nasional Israel. Kelompok Neturei Karta dalam berbagai kesempatan bahkan sering membakar bendera Israel.
Rabbi Hirsch menyebut Arafat sebagai seorang saudara dan sahabat. Ia memiliki keyakinan bahawa berdirinya negara Israel yang ada sekarang adalah sebuah kebohongan dan mesti dilenyapkan. Sebagai Yahudi, dia meyakini bahawa negara Israel hanya akan berdiri setelah turunnya Mesiah. Hirsch menilai mereka yang berupaya merebut tanah untuk mendirikan negara Israel dengan cara paksa, sudah melawan kehendak yang Kuasa.
Kerana sikapnya itu, Hirsh pernah mengalami serangan dari pemukim Yahudi dari kelompok fundamentalis. Hirsch disiram dengan air asam sehingga ia kehilangan penglihatan salah satu matanya. (ln/imemc)
0 comments:
Post a Comment