Selasa (25/5): Misi Pelayaran “Flotilla to Gaza” yang direncanakan dimulai hari ini, Selasa (25/5), dari Pelabuhan Antalya, ditunda hingga hari Khamis mendatang. Penundaaan disebabkan menunggu kedatangan kapal-kapal dari Eropah termasuk kapal “Rachel Corrie” milik organisasi Free Gaza Movement terlambat dari jadual yang sudah diperkirakan. Panitia pelayaran memutuskan untuk menunda pelayaran hingga kapal-kapal dari Eropah tiba kerana pelayaran ke Gaza akan tetap dilakukan dengan formasi semua kapal beriringan.
Sementara itu, kapal-kapal IHH Turki sudah berada di Pelabuhan Antalya, sebuah kota pelabuhan tua di Turki yang sangat terkenal dengan keindahannya. Kapal-kapal ini termasuk kapal “Mavi Marmara” yang akan ditumpangi oleh Tim MER-C Indonesia sudah berlayar lebih dahulu ke Antaliya sejak Sabtu (22/5) usai acara Konferensi Pers “Flotilla to Gaza” yang diadakan IHH Turki di Pelabuhan Sarayburnu Istanbul, dengan disaksikan oleh ribuan orang.
Tim MER-C beserta peserta pelayaran lainnya menyusul menuju Antalya pada hari Ahad(23/5) dan tiba di Antalya pada hari Isnin (24/5) pukul 11 siang waktu setempat setelah menempuh sekitar 12 jam perjalanan melalui darat dari kota Istanbul.
Seiring semakin dekatnya waktu pelayaran, berita-berita adanya ancaman Israel untuk menghadang dan menggagalkan misi ini juga semakin gencar. Namun “Flotilla to Gaza” ini akan tetap berlayar sesuai rancangan dan tidak akan tunduk pada permintaan Israel.
Bahkan menurut informasi dari Tim MER-C di lapangan, sempat tersiar khabar bahawa Israel saat ini sedang menyiapkan kapal-kapal untuk menyekat bantuan ke Gaza. Israel juga dikhabarkan tengah menyiapkan sebuah wilayah di Israel bernama Sderot sebagai tempat untuk memenjarakan peserta pelayaran ini.
0 comments:
Post a Comment