Friday, May 7, 2010

Rabbi Yahudi : Agama Yahudi Tidak Benarkan Pembakaran Masjid

Rabbi Menachem Froman dari pemukiman Tekoa menyampaikan rasa dukanya pada Rabu lepas (5/5) untuk sebuah masjid di desa Lubban al-Sharqiya di Tebing Barat, bersama dengan utusan dari seluruh dunia.

"Pembakaran masjid, menurut halacha Yahudi, adalah sama dengan pembakaran rumah ibadat. Saya akan membawa lusinan pemukim untuk memperbaiki masjid yang telah dibakar," katanya.

"Merosak masjid sama saja dengan merosak rumah ibadat. Ini adalah apa yang saya pelajari dari seorang rabbi di masa muda saya dulu. Yudaisme menolak melakukan perosakan terhadap tempat-tempat suci, apa pun agamanya."

Froman, yang diundang untuk menghadiri pertemuan dengan Perdana Menteri Palestin Salam Fayyad, berbicara selama hampir satu jam. Dia mengatakan kepada semua yang hadir bahwa ia meyakini pada koeksistensi dan solusi dua-negara.

"Di negara Palestin pemukim Yahudi dan warga Arab akan hidup berdampingan. Seperti halnya ada 20% penduduk Israel yang merupakan warga Arab, dan akan ada 20% dari populasi Yahudi di Palestina dan hal ini akan menjadi jambatan bagi perdamaian," katanya.

Rabbi Froman kepada Ynet mengatakan, "Saya terkejut sewaktu mendapat undangan, kerana Pihak Berkuasa Palestina saat ini melakukan kempen untuk melawan para pemukim, dan sekarang bahkan pekerja Palestia pekerja bekerja di permukiman."

Froman beralasan bahawa mungkin dia diundang untuk berbicara sebagai pesan harapan bagi negara Palestin. "Mereka mengerti bahawa negosiasi telah terhenti dan Amerika tidak membuat mereka berhasil menyelesaikan masalah ini, dan mungkin mereka benar-benar ingin membuka jalan baru," katanya.

Rabbi Froman juga menawarkan jemaahnya untuk membantu memperbaiki masjid. "Saya katakan kepada mereka saya tidak lebih pintar dari polis dan saya tidak tahu siapa yang melakukannya. Mereka tentu yakin itu pembakaran dilakukan oleh pemukim Yahudi. Tapi saya jelaskan bahawa dalam beberapa kes Yudaisme menentang tindakan pembakaran masjid dan setelah penyelidikan berakhir saya akan membawa lusinan pemukim Yahudi untuk membantu membangun kembali masjid yang telah terbakar, "katanya.

Sementara itu, Perdana Menteri Palestin Salam Fayyad yang berkunjung ke desa tempat terjadinya pembakaran masjid pada Rabu lepas (5/5) mengatakan pemerintahnya akan memperbaiki dan merenovasi masjid. Dalam kunjungan itu para penduduk mengatakan bahawa masjid itu dibakar oleh pemukim Yahudi.

Fayyad menyebut insiden tersebut sebagai aksikeganasan, dan mengatakan pemulihan masjid akan selesai pada akhir bulan.

Fayyad meminta komuniti global memberikan Palestin dengan perlindungan internasional dari kejahatan para pemukim': "Peningkatan dalam serangan teror oleh pemukim, bersamaan dengan perluasan permukiman di wilayah-wilayah yang diduduki, dan terutama di Jerusalem, membuktikan ancaman yang diajukan pada warga kami dan harta mereka dengan kebijakan penyelesaian, dan ini membuktikan pentingnya masyarakat internasional untuk melindungi rakyat kami, dan kami berharap masyarakat internasional melakukan hal tersebut." (fq/ynet)

sumber

0 comments: