Tuesday, May 4, 2010

SWITZERLAND Negara Penjenayah - Ghaddafi

Pemimpin Libya Muammar Qaddafi pada hari Isnin kelmarin (4/5) mengatakan bahawa Swiss telah bertingkah layaknya seperti organisasi jenayah, selain itu Qaddafi juga menyebut Swiss terlibat dalam pencucian wang, pembunuhan dan tindakan terorisme.

Pernyataan keras Qaddafi ini merupakan rangkaian terbaru dari sengketa panjang antara kedua negara, Qaddafi dengan keras menyebut Swiss sebagai sebuah negara mafia dan mengulang seruan sebelumnya untuk membahagi antara Perancis, Itali dan Jerman, menurut wawancara yang diterbitkan oleh majalah berita mingguan Jerman Der Spiegel.

"Swiss adalah sebuah negara yang berdiri terpisah dari masyarakat dunia," petik majalah yang berpusat di Hamburg tersebut.

Qaddafi mengatakan Swiss adalah syurga bagi pencucian wang skala besar, di mana undang-undang Swiss juga membolehkan bunuh diri yang kemungkinan besar digunakan sebagai cover untuk pembunuhan orang-orang kaya yang memiliki rekening di bank Swiss.

"Swiss mendakwa orang-orang tersebut ingin bunuh diri namun sebenarnya hal ini merupakan saranan Swiss untuk mendapatkan wang mereka secara terus menerus," kutip Der Spiegel dari pernyataan Qaddafi. Namun Qaddafi tidak memberikan bukti untuk dakwaannya ini.

Majalah ini juga mengatakan pemimpin Libya tersebut menuduh pemerintah Swiss telah melakukan tindakan "terorisme" dengan menangkap anaknya Hannibal Qaddafi dua tahun lalu kerana dicurigai memukul pelayannya di sebuah hotel mewah di Geneva. Anaknya tersebut kemudian dibebaskan dan dakwaan melakukan pemukulan dijatuhkan padanya.

"Cara mereka memperlakukan Hannibal membuktikan bahawa Swiss tidak menghormati hukum apapun," kata Qaddafi.

Pegawai Swiss sendiri tidak dapat dihubungi untuk diminta ulasan, namun tuduhan terbaru Qaddafi ini berisiko menyulut ketegangan antara Swiss dan Libya yang meledak setelah penangkapan anaknya pada bulan Julai 2008 lalu.

Kedua negara telah terlibat dalam diplomatik tit-for-tat sejak insiden tersebut, yang berpuncak pada penangkapan dua pengusaha Libya dan penarikan semua investasi Libya dari Swiss.(fq/arabnews)

sumber

0 comments: