Wednesday, May 5, 2010

Warden Penjara Israel Robekkan Naskah Quran!

Seorang warden penjara Israel di pusat penahanan Ashkelon merobek-robek sebuah Alquran menjadi beberapa bahagian selama mereka melakukan pemeriksaan di dalam sel tahanan, seperti dilaporkan lembaga Pusat Tahanan pada Isnin (3/5).

"Tindakan yang dilakukan warden penjara Israel tersebut sangat menghina dan tidak menghormati Al-Qur'an, organisasi kami mengecam tindakan itu dalam apa yang kami sebut sebagai serangan berkelanjutan terhadap tahanan Palestinadi penjara Israel," kata pernyataan dari lembaga pusat tahanan.

Sebagai tanggapan, organisasi tersebut mengatakan akan memulakan pemogokan dan meminta Pentadbir Penjara Israel untuk membuat permintaan maaf secara rasmi, yang kata mereka permintaan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Israel.

Lembaga Tahanan telah meminta lembaga pusat mereka untuk melihat penghinaan yang dilakukan Israel di semua pusat tahanan, kata pernyataan itu.

Sedangkan ketua Mahkamah agung untuk hakim ketua autoriti Palestin, Syeikh Taysir At-Tamini Senin kemarin mengatakan bahawa tindakan warden penjara Israel yang melakukan perobekan terhadap Al-Quran semakin memperkuat dugaan adanya pelecahan agama maupun fizik yang dilakukan Israel terhadap para tawanan Palestin.

Tindakan itu menunjukkan tingkat "ekstremisme, kebencian agama dan rasisme di Israel," kata Syaikh At-Tamimi dalam sebuah pernyataan.

Syeikh At-Tamimi mengatakan hal itu bukan kali pertama di mana pasukan Israel tidak menghormati Al-Qur'an yang mulia, setelah sebelumnya mereka melecehkan Al-Quran dengan melakukannya di kem pelarian Al-Arroub dan di penjara Megiddo, Alquran menghormati semua agama tapi warden penjara Israel tidak melakukannya, tambah Syeikh At-Tamimi.

Syeikh At-Tamimi mengatakan insiden tersebut dibawah kendali pemerintah Israel dan layanan pejara Israel bertanggung penuh jawab atas tindakan tersebut.(fq/mna/imo)

sumber

0 comments: