JAKARTA (Arrahmah.com) - Meskipun salah seorang wartawannya tertembak, Majalah Hidayatullah akan kembali mengirimkan relawan ke Jalur Gaza, Palestin. Sampai saat ini sudah ratusan orang berminat ingin berangkat ke sana.
Mereka menganggap perjuangan temannya, Surya Fahrizal, mesti dilanjutkan. Ketua DPP Hidayatullah, Imam Tohari, mengaku tidak gentar mengirimkan relawan ke Gaza. ''Kami akan terus lakukan selama Palestin dijajah Israel,'' tegasnya di Pejabat Hidayatullah, Jl Cipinang Cempedak I, Jakarta, Jumat (4/6).
Dia mengatakan, pengiriman wartawan ke sana bertujuan untuk memberitakan kekejaman Israel terhadap rakyat Palestin. Dia menilai dunia harus tahu betapa kejamnya negara zionist itu.
Pimpinan Redaksi Majalah Hidayatullah, Mahladi, mengungkapkan Hidayatullah Cabang Surabaya siap berangkat ke Gaza. Hingga kini belum ada kepastian berapa relawan berikutnya yang akan berangkat. ''Masih dibelenggu masalah dana,'' ujarnya.
Dompet Dhuafa Juga Siap Kirim Bantuan
"Dompet Dhuafa akan mengirimkan 4 orang relawan. Keempatnya akan membantu misi kemanusiaan di sana," kata Presiden Direktur Dompet Dhuafa Ismail Sahid di Masjid Al Azhar, Jl Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumaat (4/6/2010).
Ismail mengatakan, 4 relawan ini adalah orang-orang yang mempunyai latar belakang di bidang medis, kebencanaan, informasi, dan data. Berbeza dengan Freedom Flotilla yang melalui jalur laut, 4 relawan ini akan berangkat melalui jalur darat, Rafah di Mesir.
"Kita optimis bantuan kali ini akan tiba untuk saudara-saudara kita ke Palestin," ujarnya.
Menurut Ismail, bantuan Rp 1 miliar ini difokuskan untuk pembuatan saluran air kerana sulitnya masyarakat di Palestin mendapatkan air. Sedangkan air sangat dibutuhkan masyarakat Palestin.
"Kita sudah punya kontak-kontak masyarakat Gaza. Kita mencuba memasukkan bantuan. Apalagi jalur Rafah itu dalam kondisi terbuka," jelasnya.
Jika melalui jalur Rafah tidak bisa, lanjut Ismail, maka relawan akan mencuba jalur yang tidak formal yakni melalui terowong. "Kerana tahun lalu itu kita menempuh melalui jalan itu," imbuhnya.
Rencananya relawan ini akan berangkat Isnin 7 Jun 2010. Ismail pun berharap agar masyarakat Indonesia terus memberikan sumbangan kepada masyarakat Palestin.
"Kita hanya berserah diri kepada Allah SWT saja," tukasnya. (rep/dtk/MD/arrahmah.com)
0 comments:
Post a Comment