Tuesday, June 22, 2010

JERMAN Jadi Syurga Para Yahudi

Sebelum Adolf Hitler berkuasa di Jerman, kota Berlin memiliki populasi Yahudi yang cukup besar, sekitar 170,000 jiwa dan banyak dari Yahudi itu yang berprofesi sebagai pengacara, doktor, intelektual dan seniman. Komuniti Yahudi di Jerman mengalami kehancuran ketika Hitler dan Nazinya memegang tampuk kekuasaan di Jerman pada tahun 1933 dan mulai memburu serta membunuh kaum Yahudi.

Usai Perang Dunia II sampai berdirinya negara ilegal Israel tahun 1948, kaum Yahudi yang selamat dari kejaran Nazi masih trauma dengan tragedi yang mereka dakwa sebagai holocaust dan masih enggan untuk tinggal di Jerman. Tapi setelah berpuluh tahun kemudian, Jerman kembali menjadi salah satu tempat yang paling menarik bagi banyak kaum Yahudi Israel untuk menetap. Mereka memanfaatkan undang-undang yang diberlakukan pemerintah Jerman, yang memberikan kemudahan bagi para keturunan Yahudi untuk mendapatkan status kewarganegaraan Jerman.

"Sekarang, Jerman menjadi syurga yang damai bagi para keturunan dari mereka (Yahudi) yang dulu meninggalkan negara ini karena berada dalam bahaya. Fakta bahawa orang-orang Yahudi kembali lagi ke Jerman merupakan pernyataan bahawa mereka sudah diterima kembali," kata Ilan Weiss, Yahudi Jerman yang pindah ke Israel 20 tahun yang lalu.

Pada tahun 2008, Yahudi Israel yang mendapatkan status kewarganegaraan Jerman lewat proses naturalisasi berjumlah 2.000 orang. Menurut data kedutaan besar Israel di Jerman, di kota Berlin saja, saat ini terdapat 13.000 warga Israel. Kebanyakan dari mereka adalah Yahudi Jerman yang dicabut kewarganegaraannya pada masa Nazi Jerman.

sumber

0 comments: