Serangan Israel ke rombongan kapal "Freedom Flotilla" tidak menyurutkan tekad para aktivis kemanusiaan untuk menembus sekatan Israel di Gaza lewat jalur laut. Kapal kargo dari Ireland yang bermuatan 1,200 ton bantuan kemanusiaan untuk rakyat Gaza siap bertolak menuju perairan Palestin.
Perdana Menteri Ireland, Brian Cowen turun langsung, meminta pada Israel agar membiarkan kapal yang diberi nama "Rachel Corrie" itu menyampaikan bantuan ke Jalur Gaza. (Rachel Corrie adalah aktivis asal AS yang terkorban digilis buldoser tentera Israel pada tahun 2003). Namun Cowen mengakui bahawa tidak tertutup kemungkinan Israel juga akan menyekat kapal tersebut meski pihaknya sudah meminta izin secara rasmi untuk memasuki perairan Gaza.
"Rachel Corrie" membawa bantuan berupa kerusi roda, persediaan ubat-ubatan dan beton untuk bahan bangunan. Kapal itu seharusnya kemarin bergabung dengan rombongan "Armada Pembebasan" tapi dibatalkan kerana mengalami kerosakan mesin. Saat ini, "Rachel Corrie" sedang menunggu pelayaran di lepas pantai Libya. Dalam kapal tersebut, ikut serta Mairead Corrigan, pemernang hadiah Nobel tahun 1976 dan Denis Halliday yang pernah mengelola program bantuan kemanusiaan PBB di Iraq.
Sementara itu, Kepala Bantuan PBB untuk Pelarian Palestin (UNRWA) mengatakan bahwa mencabut sekatan di Gaza dan memberikan izin masuknya barang-barang bantuan dari luar Israel adalah satu-satunya jalan penyelesaian untuk memecahkan krisis kemanusiaan di Gaza.
"Yang mesti dilakukan adalah membuka perbatasan-perbatasan agar barang-barang boleh masuk ke Gaza," kata Fillipo Grandi, Komisioner UNRWA.
Grandi mengatakan, tragedi seperti yang dialami rombongan "Freedom Flotilla" tidak akan terjadi jika bala bantuan kemanusiaan dibolehkan melalui melalui perbatasan-perbatasan darat oleh Israel. Serangan Israel terhadap rombongan aktivis kemanusiaan itu, tambah Grandi hanya akan mencetuskan ketidakstabilan di kawasan.
Grandi menilai positif seruang para pemimpin dunia agar sekatan Israel di Gaza dihentikan. Tapi dia berharap seruan itu direalisasikan melalui tindakan nyata. (ln/aby)
0 comments:
Post a Comment