Komandan pasukan Israel yang menyerang kapal pengangkut aktivis dan bantuan kemanusiaan Mavi Marmara untuk Gaza pada subuh hari Isnin (31/5) kemarin ternyata seorang China-Israel, Laksamana Eliezer Maron.
Maron merupakan ketua perisik tentera laut Israel yang pada awal tahun lalu sempat dihebohkan oleh skandal Go-Go Girls Club di mana Maron tertangkap berpesta di sebuah kelab tarian bogel di Tel Aviv.
Marom merupakan peranakan dari ayah China asli yang hidup sebagai pelarian di Jerman pada masa perang dunia kedua, dan ibu keturunan China-Rusia yang memeluk Yahudi. Orang tua Marom pindah ke Israel setelah negara itu berdiri pada tahun 1948. Marom sendiri menikah dengan seorang perempuan Israel keturunan Asia.
Pejabat berita Alarabiya (1/6) melansir, Maromlah yang memberikan perintah kepada pasukan AL Israel untuk mencekal dan menyerang kapal Mavi Marmara, dan mengorbankan dari 20 orang aktivis kemanusiaan di kapal itu. Meski demikian, kapal Mavi Marmara yang diserang itu ternyata dikhabarkan bukan kapal yang dikehendaki Israel. (SATU UMAT- maksudnya tidak ada senjata di situ sebagaimana yang didakwa Israel).
Akibat peristiwa itu pula, Marom menuai banyak kecaman dari berbagai pihak di dalam negeri Israel dan menuntutnya untuk berundur dari jabatannya. (ags/aby)
0 comments:
Post a Comment