BANDUNG (Arrahmah.com) - Kucing betina bertulis "Allah" pada bulunya hebohkan warga Bandung, kerana ia rajin membangunkan majikannya untuk solat shubuh. Subhanallah!!
Seekor kucing betina, Emeng, yang baru berumur satu tahun ini punya keunikan di bahagian bulunya. Di sisi kanan, tepat di bahagian tengah badannya, garis bulunya membentuk tulisan 'Allah' dalam huruf Arab.
Pemilik kucing, Adang Suryatna (55) mengungkapkan, awalnya kucing ini dimiliki oleh kakaknya. Kemudian kucing itu jatuh ke tangannya ketika berumur tiga bulan.
Saat berusia lapan bulan, putra Adang, Agung Wibawa Satria (14) menemukan sesuatu yang unik di tubuh Emeng. Dia melihat tulisan khat Arab ‘Allah’ di kucing tersebut.
"Saya amati juga ternyata benar ada lafaz Allah," ujar Adang saat ditemui wartawan di Bandung, Senin (31/5).
Rajin Membangunkan Shalat Shubuh
Tak hanya tulisan 'Allah' yang membuat Emeng unik. Kucing itu juga rajin membangunkan Adang untuk solat subuh. Caranya, dia akan menjilat kaki dan muka majikannya menjelang subuh.

"Setiap subuh bawel membangunkan. Saya jadi terbiasa bangun pukul lima setengah dan membuka kedai lebih awal," ujarnya.
Ditawar Puluhan Ribu dari Berbagai Daerah
Kerana kondisi Emeng sedang hamil tiga minggu, maka Adang membawa kucing ini ke Cathy Petshop di Jalan AH Nasution 147, Bandung. Ia menitipkan sementara kepada pemilik petshop, Agung Finandita untuk dirawat.
Agung pun takjub luar biasa, kerana seumur hidupnya, baru kali ini ia melihat kucing yang bulunya bertulis Allah itu. "Subhanallah benar berlafaz Allah. Pemilik kucing itu mengatakan agar kucing ini dirawat. Si pemilik itu hanya beri kucing ini, dan mengatakan mudah-mudahan berkah," kisahnya saat ditemui di tokonya, Jalan AH Nasution, Senin (31/5).

Berita keajaiban bulu kucing itu merebak luas ke seluruh nusantara, setelah Agung Finandita, memposting foto Emeng di akaun facebook miliknya. Berkat keunikan Emeng, Adang kebanjiran tawaran untuk menjual kucingnya. Tawaran tertinggi saat ini berasal dari Kalimantan seharga Rp 20 juta Indonesia.
"Si Emeng pernah ditawar Rp 6 sampai Rp 20 juta. Yang menawar itu dari pengumpul kucing. ada yang dari Jakarta, Palangkaraya, serta Jatim. Yang menawar Rp 20 Juta itu dari Palangkaraya," terang Agung.
Meski ditawar dengan harga tinggi, namun Agung tidak akan menjual Si Emeng kerana pemilik pertama kucing itu meminta Agung untuk tidak menjualnya.
"Bagaimanapun kucing ini tidak akan dijual, sebab, pemilik pertama mengatakan tidak boleh dijual. Mudah mudahan berkah buat saya," tuturnya.
Hingga saat ini, kata Agung, dia belum sempat bertemu lagi dengan pemilik pertama kucing tersebut. Namun ia tetap berkomunikasi melalui telefon selular. Agung juga rela jika si Emeng diambil kembali oleh pemilik pertamanya.
Ia menjelaskan, semenjak adanya kucing ini banyak yang menanyakan apakah lafaz Allah tersebut asli apa tidak. Adang berani memastikan bahwa warna kucing tersebut asli dan bukan dibuat dari cat.
[viva/dtk/voi/arrahmah.com]
0 comments:
Post a Comment