Dua aktivis dan seorang wartawan asal Sepanyol mengajukan tindakan undang-undang terhadap Israel ke pengadilan Sepanyol atas insiden seranga ke kapal Mavi Marmara--salah satu kapal rombongan Freedom Flotilla--yang terjadi akhir Mei lalu.
Laura Arau, Manuel Tapial dan David Segarra--tiga orang warga negara Sepanyol yang berada di kapal Mavi Marmara--menggunggat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, enam menteri kabinet Israel dan komandan Angkatan Laut Israel dengan tuduhan telah melakukan penahanan tidak sah, penyeksaan dan deportasi.
Ketiga aktivis kemanusiaan Sepanyol tersebut mengatakan bahawa pasukan Israel telah melanggar undang-undang antarabangsa, kerana menangkap mereka di perairan internasional, melakukan kekerasan dan mendeportasi mereka secara paksa ke Turki. Belum diketahui apakah pengadilan Sepanyol akan menerima gugatan hukum ketiga warga negaranya itu.
0 comments:
Post a Comment