Kebocoran dokumen yang terjadi awal minggu ini, disiarkan telah membuat keraguan lebih dalam lagi tentang perang Afghanistan bagi Amerika Syarikat. Kebocoran dokumen itu sendiri menyebabkan gesekan baru dengan Pakistan atas tuduhan sehubungan agen mata-mata dan menimbulkan pertanyaan di seluruh dunia tentang kemampuan Washington dalam melindungi rahsia militernya.
Rumah Putih menyebut kebocoran itu sebagai sesuatu yang "mengkhuwatirkan."
Lebih dari 91,000 dokumen rahsia saat ini memang bocor, dan menjadi salah satu kebocoran terbesar dalam sejarah militer. Kebocoran itu memperlihatkan bahawa AS menjalani perang bukan hanya di luar negeri saja, tetapi juga di "rumah sendiri." Salah satu materi dokumen itu memperlihatkan penentangan perang di Kongres dan ini telah berjalan buntu.
Jajak pendapat menemukan bahawa mayoriti rakyat Amerika tidak lagi berfikir bahawa perang (Afghanistan) layak untuk diperjuangkan. Oposisi di pemerintahan Amerika melihat bahawa Afghanistan adalah sebuah rawa yang tak mungkin dimenangkan.
Kaum Demokrat di Rumah Putih saat ini dipastikan tengah pusing tujuh keliling, kerana dengan adanya keputusan meninggalkan pasukan dalam kesusahan di zon perang di luar negeri merupakan bunuh diri politik, sedangkan mereka akan menghadapi liburan politik selama enam minggu lamanya.
Pentagon juga melihat berbagai kerosakan di Afghanistan.
"Seseorang tidak sengaja atau sengaja memberikan daftar baru musuh mereka kepada Taliban,'" kata Jane Harman, yang mengatakan GRumah Putih menunjukkan kompromi akan Afghanistan.
Juru cakap Gedung Putih, Robert Gibbs menegaskan bahawa dokumen-dokumen itu sebenarnya ada pada periode sebelum Obama meningkatkan pasukan Amerika di Afghanistan, dan pemerintah membantah mereka akan menyebabkan perubahan tindakan dalam perang melawan pejuang Taliban.
Namun, informasi dalam dokumen itu tidak mengungkapkan masalah dan solusi baru dalam usaha melawan perang. Para perwira militer, baik yang sekarang masih bertugas dan ataupun yang sudah bersara, menggambarkan dokumen itu sebagai laporan yang hanya meliputi laporan taktis, termasuk dugaan tentang kemungkinan tersangka bom dan plot yang tidak boleh diverifikasi. (sa/yahoonews)
0 comments:
Post a Comment