Tuesday, August 17, 2010

Askar Wanita Israel yang Kurang Ajar!

Seorang tentara wanita Israel dikecam habis-habisan oleh warga Israel dan Palestin pada hari Isnin (16/8), gara-gara dirinya memposting fotonya di Facebook bergaya di samping warga Palestin yang terikat dan mata tertutup.

Laman berita Israel dan blog-blog Israel menunjukkan dua foto Mantan wajib militer Eden Abergil. Dalam salah satu foto, terlihat dia duduk bersila di samping seorang lelaki Palestin yang ditutup matanya yang bersandar pada beton penghalang. Wajahnya berpaling ke bawah, sementara Abergil bersandar ke arahnya dengan wajah membalik. Foto lain menunjukkan Abergeil tersenyum di depan kamera dengan tiga orang Palestin yang tangannya terikat dan matanya ditutup.

Peristiwa itu mengingatkan hubungan penuh antara tentera Israel dan Tebing Barat Palestin di bawah kendali mereka.

Sebelumnya tentara Israel mengalami banyak masalah ketika bergabung pada laman media sosial seperti Facebook dan YouTube . Baru-baru ini sekelompok perajurit tempur Israek ditegur kerana memposting di Youtube tarian koreografi saat melakukan roandaan di kota Hebron, Tebing Barat.

Jurucakap Pihak Berkuasa Palestina Ghassan Khatib mengecam foto yang beredar dan mengatakan mereka menunjuk sebuah penghinaan yang lebih dalam - bagaimana 43 tahun pendudukan Israel terhadap warga Palestin telah mempengaruhi orang-orang Israel untuk melakukan penghinaan.

"Foto-foto ini menunjukkan mentaliti penjajah," kata Khatib, "Mereka bangga dengan menghinakan warga Palestin di wilayah pendudukan dan hal itu tidak adil, tidak bermoral dan, .."

Pihak Militer Israel juga mengkritik wanita muda tersebut.

"Ini adalah foto yang memalukan," kata Kapten Barak Raz, seorang jurucakap militer Israel.

"Selain dari masalah-masalah keamanan informasi, kita berbicara tentang pelanggaran serius terhadap moral dan kod etis prajurit dan prajurit ini akan melayani dalam tugas aktif hari ini, saya akan membayangkan bahwa pasti ia akan segera dibawa ke mahkamah militer," katanya Associated Press Television News.

Tidak jelas apakah militer dapat menghukum wanita itu, kerana ia telah selesai melakukan tugas militer nya. (fq/aby)

sumber

No comments: