Monday, September 6, 2010

Tembakan di Masjid Riyadh, 3 Cedera

Aksi penembakan terjadi di Masjid Pangeran Sultan, Riyadh, Arab Saudi melukai sekurang-kurangnya tiga orang, termasuk imam dan muazin masjid itu. Aksi penembakan terjadi luar masjid, saat jemaah baru saja menyelesaikan salat tarawih pada Rabu (1/9) malam. Kejadian ini membuat jemaah masjid dan warga tempatan mengalami kejutan.

Sejumlah saksi mata mengatakan, mereka melihat tiga orang lelaki melakukan penembakan lalu menghilang dengan menggunakan sebuah kereta Toyota Camry setelah melakukan aksinya. Imam dan muazin serta seorang lagi yang terkena tembakan dikejarkan ke sebuah klinik.. Setelah mendapat perawatan, imam dan muazin Masjid Pangeran Sultan dibolehkan pulang, sedangkan satu orang korban lainnya dirujuk ke rumah sakit.

Sementara, Jurucakap Kepolisian Riyadh mengungkapkan, pelaku penembakan terdiri dua orang yang menunggu di luar masjid, lalu menembak seseorang yang keluar dari masjid.

"Dari penyelidikan awal, aksi penembakan ini diduga kerana masalah peribadi antara lelaki itu dan pelaku," kata jubir polisi Riyadh yang mengatakan hanya satu orang yang menjadi korban dan menolak kes ini disebut aksi terorisme.Polis menyatakan masih akan menyelidiki kes ini dan belum melakukan penangkapan.

Riyadh adalah ibukota Arab Saudi dan berpenduduk sekitar lima juta orang. Selama lima tahun belakangan, Riyadh adalah kota yang relatif aman. Hanya sesekali ada laporan kejahatan kecil seperti pencurian, perampasan, atau pemalsuan, tapi tidak pernah ada laporan kejahatan serius seperti aksi teroris atau aksi penembakan seperti yang terjadi di Masjid Pangeran Sultan. (ln/arabnews/prtv)

0 comments: