Kelompok Islam Ikhwanul Muslimin Jordan mengutuk keras kegiatan penggambaran sebuah produk iklan minuman energi di wilayah Laut Mati, di mana dalam iklan itu ditampilkan gadis-gadis muda berpakaian 'minim' serta adegan yang menjurus ke perbuatan seks.
Jurucakap Ikhwan Jordan, Jamil Abu Bakar menggambarkan kegiatan penggambaran iklan ini merupakan tindakan kejahatan dan meminta pemerintah Jordan untuk menghentikan kegiatan itu dan meminta pertanggungjawaban kepada mereka yang melakukan penggambaran dan yang mengizinkannya.
Dalam sebuah pernyataan kepada akhbar "Iris" Jordan, Abu Bakar mengatakan: "Tindakan ini bertentangan dengan Konstitusi Jordan, yang menyatakan bahawa agama negara adalah Islam yang mesti dihormati oleh seluruh rakyat, dan kegiatan pembuatan iklan di Laut Mati bertentangan dengan konstitusi Jordan sendiri," katanya.
Laporan media Jordan menyebutkan bahawa perusahaan yang beroperasi di bidang periklanan telah menggunakan gadis-gadis telanjang dalam pembuatan iklan propaganda mereka untuk produk komersial di wilayah Laut Mati - yang merupakan tempat pelancongan paling terkenal di Jordan - dan kegiatan pembuatan iklan itu telah menarik kritik dari warga Jordan kerana faktanya bahawa apa yang terjadi dalam proses pembuatan iklan tersebut justru "tidak terjadi di negara-negara Barat."
Seorang pegawai senior di sebuah hotel di Laut Mati ke pada laman "Jafra News," mengatakan bahawa dalam undang-undang di beberapa negara-negara Barat malah melarang praktek-praktek seperti itu terjadi dalam fasiliti umum."
Pegawai itu menekankan bahawa "sekelompok orang bertelanjang sedang melakukan penggambaran adegan pornografi," sedangkan penggambaran adegan tersebut "terjadi di ruangan yang terbuka" dalam usaha untuk mempromosikan beberapa produk minuman energi.(fq/imo)
0 comments:
Post a Comment