Monday, November 29, 2010

Tahanan Wanita PALESTIN Diseksa

Seorang tahanan wanita Palestin brnama Sumoud Karrajeh, 22 tahun, mengatakan dirinya mengalami penyerangan dan siksaan hingga menderita luka parah oleh pasukan Israel dari unit penjara Nahason selama pemindahannya dari penjara ke pengadilan militer awal bulan ini.

Karrajeh mengatakan kepada sebuah organisasi hak asasi manusia bahwa dirinya dipindahkan oleh tentera Nahason pada 8 November lalu dari penjara Damon ke penjara Ramle untuk diadili di pengadilan militer, namun selama pemindahan tersebut, tentara Israel yang terdiri dari laki-laki dan wanita, menyita barang miliknya dan ingin dirinya telanjang.

Dia menambahkan bahawa ketika itu dia sangat menolak pemeriksaan tubuhnya yang memerlukan bajunya dilucutkan, para perajurit dan sipir wanita mulai dengan keras memukulnya di seluruh tubuhnya dan menariknya ke atas dengan memborgolnya berkali-kali yang menyebabkan rasa sakit yang mengerikan dan memar di berbagai bahagian tubuhnya, menambahkan mereka terus melakukan hal itu sampai dia hampir pengsan.

Wanita muda Palestin ini mencatat bahawa salah seorang askar, yang namanya "Sahar", menarik jilbab dari kepalanya, terus mencekeknya di lehernya, memukul dan mendorongnya ke lantai, meludahi dirinya dan menyeretnya dengan kasar.

Tahanan itu menambahkan bahawa setelah adanya serangan fizik, dia dikurung di sel kecil yang kotor penuh dengan kecoak dan menderita kesakitan tergeletak di lantai tanpa selimut atau kasur.

Dalam konteks ini, komite nasional yang lebih tinggi untuk mendukung tahanan sangat mengutuk serangan fisik terhadap Karrajeh, mengatakan tindakan ini membuktikan tingkat kekerasan dan kekejaman yang digunakan oleh tentara Israel terhadap tahanan Palestin.

Komite ini menekankan bahzwa telah ada kesepakatan autoriti pendudukan Israel dengan tahanan wanita untuk menghormati privasi mereka, namun hal itu dilanggar, menambahkan bahwa insiden ini bukan yang pertama dari jenisnya, di mana banyak wanita Palestin di penjara-penjara Israel dipukuli dan diseksa seperti yang terjadi sebelumnya dengan tahanan Abeer Odeh di penjara Ramle.

Komite mencatat bahawa unit sipir penjara Israel sering melakukan serangan-serangan terhadap tahanan wanita, tetapi hanya beberapa insiden yang dilaporkan oleh media. (fq/pic)

sumber

0 comments: