Pegawai kedutaan Israel telah dilaporkan meninggalkan Mesir pada saat protes nasional menentang pemerintahan Presiden Hosni Mubarak semakin bergejolak.
Sumber media mengatakan helikopter mengevakuasi staf kedutaan ke pangkalan udara Mesir, di mana mereka diterbangkan kembali ke Tel Aviv.
Laporan-laporan mengatakan Duta Besar Israel untuk Mesir telah lari dari negeri itu.
Kementerian Luar Negeri Israel juga dikatakan memantau situasi di Mesir dengan penuh perhatian. Sumber-sumber Israel mengatakan mereka mengadakan pertemuan setiap beberapa jam untuk membahas perkembangan terbaru di Mesir. Perkembangan ini datang pada saat protes anti-pemerintah telah berlangsung untuk hari kelima berturut-turut di Mesir.
Menteri Israel, bagaimanapun, mengakui, "Sepertinya sekarang kami menerima gempa bumi."
Azzam Tamimi, seorang ahli Urusan Timur Tengah, mengatakan kepada Press TV pada hari Sabtu bahawa AS dan sekutu Barat-nya tidak belajar pelajaran dari revolusi Tunisia.
Dia memperkirakan revolusi boleh berlangsung di Yaman dan Arab Saudi, Jirdan dan beberapa negara Arab lainnya dalam beberapa minggu mendatang.(fq/prtv)
0 comments:
Post a Comment