Saturday, January 29, 2011

MESIR - Bertempur Selepas Solat Jumaat

Ribuan penunjuk perasaan anti-pemerintah Mesir Jumaat ini (29/1) bertempur dengan polis di Kaherah, yang menembakkan peluru kapur, gas pemedih mata dan meriam air untuk membubarkan mereka.

Polis juga menggunakan meriam air terhadap pemimpin pro-demokrasi Mohamed ElBaradei Mesir dan para pendukungnya saat mereka bergabung dengan gelombang penunjuk perasaan terbaru setelah solat Jumat. Polisi bersenjata dengan tongkat memukul beberapa pendukung ElBaradei, yang mengelili dirinya untuk melindungi.

Polisi anti huru hara dengan helm dan perisai ditempatkan di sekitar kota, di pintu masuk jambatan Sungai Nil dan persimpangan kunci lainnya. Dekat pusat kota utama Tahrir Square, ratusan polisi anti huru hara berkumpul bersama-sama, mengantisipasi kedatangan ribuan penunjuk perasaan.

Di alun-alun Ramsis di jantung kota, ribuan peserta bertempur dengan polis saat mereka meninggalkan masjid al-Nur setelah usai solat. Polisi menggunakan gas air mata dan peluru kapur. Beberapa gas air mata ditembakkan di dalam masjid, di mana wanita banyak berlindung.

Di kabupaten Mohandiseen, setidaknya 10.000 orang berbaris menuju pusat kota meneriakkan "turun, turun Mubarak."

Stesen televisyen regional melaporkan terjadi pertempuran antara ribuan penunjuk perasaan dan polis di beberapa kota-kota lain Mesir utama, termasuk kota pelabuhan Mediterania Alexandria, Minya dan selatan Assiut Kairo dan al-Arish di Semenanjung Sinai. (fq/ap)

sumber

0 comments: