Sunday, January 30, 2011

YAMAN Mengeluh Cara Al-Jazeera

SAN'A (Arrahmah.com) - Presiden Yaman mengeluh pada Qatar atas pemberitaan Al Jazeera mengenai kerusuhan yang terjadi di negaranya, di mana ribuan orang turun ke jalan pada hari Khamis menuntut perubahan pada pemerintahannya.

"Apa yang dilakukan oleh channel tersebut hanya melayani kepentingan Zionis dan kelompok pengganas seperti Al Qaeda sebagaimana musuh-musuh Arab lainnya yang mencari celah untuk melakukan pemberontakan," ungkap Ali Abdullah Saleh, seperti dikutip kantor berita Saba.

Saleh meminta pemimpin Qatar agar Al Jazeera menghentikan gangguan dan melebih-melebihkan pemberitaan. Beberapa waktu lalu, pejabat berita yang berpusat di Qatar itu menampil gambar-gambar protes yang memenuhi jalan-jalan di Yaman.

Saleh, yang menjadi sekutu utama bagi AS dalam melawan Al Qaeda Yaman, telah memerintah negeri Afrika tersebut selama lebih dari 30 tahun. Saleh dinilai gagal dalam menjalankan tugasnya. Pemerintahan Saleh sendiri dipenuhi oleh kes korupsi serta penyelewengan lainnya.

Sebelumnya, pada bulan Disember, kelompok pembangkang Yaman pernah mencuba untuk membuat aksi demonstrasi melawan pemerintahan Saleh. Namun, jumlah penunjuk perasaan yang tak cukup besar membuat usaha ini gagal.

Revolusi mencengangkan yang terjadi di Tunisia belum lama ini telah menginspirasi negara-negara yang ada di sekitarnya untuk melakukan protes serupa sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintahan yang tidak becus mengurusi rakyat. (althaf/arrahmah.com)

sumber

0 comments: