Para penunjuk perasaan Mesir menuju istana presiden dan bangunan saluran televisyen dan radio negara di Kaherah menyusul pernyataan penolakan Presiden Hosni Mubarak untuk berundur.
Para demonstran yang marah berpawai menuju istana presiden di pinggiran kota Kaherah dari Heliopolis di tengah langkah-langkah keamanan yang ketat oleh pasukan keamanan yang menjaga bangunan istana tersebut, seorang koresponden Press TV melaporkan.
Dalam pidato televisyen yang disiarkan oleh televisyen negara pada Kamis petang kemarin, presiden Mesir yang berusia 82 tahun itu sebelumnya dilaporkan akan menyatakan dirinya mundur dalam pidatonya di televisyen negara. Namun dalam pidatonya selama 20 minit tersebut, Mubarak justru kembali mengulangi pernyataannya sebelumnya bahawa dia tidak akan berundur dari jawatannya.
Selama pidato tersebut, ratusan demonstran membuka kasut mereka dan mengacungkan ke atas sebagai ejekan kepada Mubarak, sambil menonton pidato dari layar lebar yang ada di Tahrir Square, para demonstran berteriak "Ganyang Mubarak, pergi, pergi!"(fq/prtv)
0 comments:
Post a Comment