Saturday, February 26, 2011

Ikhwan JORDAN Selenggarakan Demo Terbesar

Ribuan warga Jordan turun ke jalan-jalan ibukota, Amman, menyerukan reformasi politik dan ekonomi segera.

Aksi protes yang diselenggarakan oleh Front Aksi Islam (IAF), sayap politik Ikhwanul Muslimin di Jordan, dan 19 parti politik lain diyakini menjadi demonstrasi pro-demokrasi terbesar di Jordan sejak Januari.

Aksi protes di mulai setelah solat Jumat. Sekitar 3,000 petugas keamanan ditempatkan di Amman pusat pada hari Jumaat, yang dinamakan sebagai "Hari Kemarahan".

Para pegawai Jordan mengatakan petugas polis dikerahkan untuk melindungi aksi dan mencegah pertempuran antara pendemo pro-demokrasi dan aktivis pro-pemerintah.

Para penunjuk perasaan, diperkirakan lebih dari 10,000 telah menyerukan agar pemerintah dipilih, reformasi konstitusi dan pembubaran parlimen. Saat ini, Raja Abdullah menunjuk dan memberhentikan kabinet.

"Kami berdemo hari ini melawan pemerintah dan menuntut reformasi. Kami meminta rejim laukan reformasi. Kami ingin monarki parlimen yang sebenarnya. Monarki sebaiknya tidak mendominasi parlemen," kata tokoh yaerikat perdagangan Maisara Malas kepada AFP.

"Reformasi telah menjadi keperluan yang tidak dapat ditunda. Kami ingin perubahan konstitusional segera untuk membantu menciptakan pemerintah yang produktif dan parlimen benar-benar representatif. Ini adalah tuntutan semua rakyat Jordan," kata Hamzah Mansur, kepala IAF kepada kerumunan penunjuk perasaan.

"Tujuan protes ini adalah menuntut perubahan konstitusional untuk membawa pemerintah yang dipilih dan parlimen yang terpilih yang membentuk pemerintah mahupun pengadilan konstitusi. Kami juga ingin pemerintah dan parlemen untuk mengarah ke monarki konstitusional," kata pemimpin tinggi Ikhwanul Muslimin Salem Falahat.

Sementara itu, para pendukung keluarga kerajaan juga berkumpul di jantung ibukota untuk memprotes para penunjuk perasaan pembangkang.(fq/prtv)

sumber

0 comments: