Tuesday, February 15, 2011

Jutaan Rakyat MESIR Tinggal di Kuburan

Jutaan rakyat Mesir yang hidup dalam kemiskinan adalah penghuni kawasan pembuangan mengerikan yang tidak jauh dari Tahrir Square yang telah menjadi simbol revolusi rakyat Mesir.

Masyarakat miskin di daerah perkumuhan ibukota Mesir hidup hampir mirip dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan di bawah Firaun, seorang koresponden Press TV melaporkan hari Ahad (13/2).

Ada lebih dari 50 kuburan di Kaherah, baik kuburan Muslim mahupun Kristian, dan semua kuburan itu dihuni oleh beberapa juta rakyat miskin yang merupakan strata orang miskin yang absolut dari struktur sosial Mesir, laporan tersebut menambahkan.

Lima kuburan utama di ibukota termasuk Pemakaman Utara, pemakaman Bab el Nasr , Pemakaman Selatan, Pemakaman Besar, dan pemakaman Bab el Wazir menjadi tempat tinggal warga miskin Mesir. Kelima pemakaman utama di ibukota tersebut dikenal sebagai "Kota Mati."

Menurut koresponden, warga miskin yang tinggal di kuburan sebahagian besar hidup dari belas ehsan orang-orang yang mengunjungi kuburan keluarga mereka.

Mereka memberikan masyarakat miskin itu sedikit wang yang mereka telah sisihkan, dan juga memberi makanan seperti buah, beras dan tepung roti yang dikenal sebagai "kuih belas kasihan."

Tingkat kemiskinan Mesir dilaporkan sekitar 30%, dengan 10% lainnya siap ditambahkan menjadi miskin juga, jika pemerintah mengakhiri program subsidi di bawah rejim sebelumnya, rejim Hosni Mubarak.

Perlu dicatat bahawa Mubarak dilaporkan telah menggunakan 18 hari aksi protes pro-demokrasi di Mesir untuk memindahkan aset keluarganya dari bank-bank Eropah ke negara-negara Teluk Parsi.

Mubarak dituduh telah mengumpulkan sejumlah besar wang - antara 40 hingga 70 billion dolar - selama tiga dekad pemerintahannya.

Putranya Gamal Mubarak dan Alaa dikatakan merupakan separuh billionaire, dengan memiliki rumah mewah di London. Para ahli juga mengatakan isteri Mubarak memiliki harta sebanyak lima billion dolar. Memang Mubarak penguasa yang terkutuk. (fq/prtv)

sumber

0 comments: