"Kami telah berhasil melakukan langkah yang sangat penting menyingkirkan Presiden Hosni Mubarak. Tetapi Mubarak selama lima tahun terakhir memang tidak mengatur negara ini. Dia selama ini hanya duduk di Sharm el-Sheikh tempat di mana dia sekarang melarikan diri, "kata Zulfikar, seorang analis politik, kepada Press TV pada hari Jumaat (11/2).
Zulfikar menambahkan bahawa Mubarak "hampir tidak pernah datang ke Kaherah. Selama ini Mesir telah dijalankan oleh Wakil Presiden Jenderal Omar Suleiman yang mungkin masih menjadi wakil presiden sampai beberapa jam yang lalu. Pemerintahan dijalankan dari sudut pandang keamanan dan dari titik pandang tindakan luar negeri oleh Omar Suleiman. Dia adalah teman dekat Israel dan Amerika. Tidak ada yang berubah. "
Dia lebih lanjut mengatakan bahawa revolusi Mesir hanyalah awal dari sebuah proses yang panjang. Kami harus memastikan bahawa kami memiliki pemerintahan rakyat dan bukan kekuasaan militer. Kita harus memastikan bahawa sisa-sisa rejim ini yang masih dalam posisi kekuasaan tidak masih berada di posisinya. "
Sementara itu, jutaan rakyat Mesir melambaikan bendera negara mereka, menari di jalan-jalan Kaherah dan beberapa kota lainnya, membunyikan klakson dan melancarkan bunga api sampai dini hari Sabtu ini (12/2) untuk merayakan kepergian Mubarak.(fq/ptv)
0 comments:
Post a Comment