Sekurang-kurangnya lima penunjuk perasaan anti-pemerintah terbunuh dan 14 lainnya cedera pada hari Khamis (3/2) dalam hari ke 10 revolusi di Mesir.
Pertempuran berlanjut sampai hari kesepuluh berturut-turut pada hari Khamis pagi ini (3/2) di ibukota Mesir Kaherah pada saat tindakan keras terhadap pendemo yang menyerukan pengusiran Presiden Hosni Mubarak berubah menjadi pertempuran dengan kubu pro Mubarak.
Para pendukung Mubarak melepaskan tembakan ke kerumunan orang di Tahrir Square di Kaherah pusat pada dini hari Kamis (3/2), dpa melaporkan.
Menurut Saksi mata, korban terakhir terbunuh adalah demonstran anti-pemerintah yang terkena tembakan.
Human Rights Watch melaporkan bahawa kubu provokator pro-pemerintah bersenjata dengan cambuk dan bom Molotov, menyerang pendemo anti Mubarak di Kaherah.
Laporan ini menambahkan bahawa pro Mubarak di balaclavas telah berkumpul di sekitar Tahrir Square pada saat tank bergerak ke arah penunjuk perasaan yang berkemah di Tahrir Square.
Pendukung Mubarak melemparkan blok beton terhadap para demonstran anti-pemerintah, laporan tersebut menambahkan.
0 comments:
Post a Comment