Terowong bawah tanah, yang digunakan untuk membawa barang-barang keperluaan dasar dari Mesir ke Jalur Gaza, sekarang justru bekerja ke arah yang bertentangan.
Tentera Mesir, yang telah terisolasi di perbatasan Gaza selama 10 hari terakhir, kerana pergolakan internal, mendapatkan bekalan makanan berupa roti, makanan kaleng dan kelengkapan lainnya dari daerah kantong pantai miskin melalui terowongan bawah tanah.
Pedagang Gaza juga telah mengirim sayuran, telur dan barang lainnya ke Mesir, di mana pemilik kedai kehabisan stok kerana bekalan normal terputus akibat kerusuhan itu, Ha'aretz melaporkan Jumaat lalu.
Sejak tahun 2006, warga Palestin di Jalur Gaza telah menggunakan terowongan bawah tanah untuk mendapatkan keperluan dasar mereka ke daerah kantong yang telah ditutup oleh sekatan Israel.
Rafah adalah pintu masuk utama dan pasca keluar antara Mesir dan Jalur Gaza.(fq/prtv)
0 comments:
Post a Comment