Bayi perempuan berusia tiga bulan itu meninggal setelah tersedut gas pemedih mata yang ditembakkan oleh polis Israel di lingkungan Silwan. Polis Israel juga menembakkan peluru karet dalam pertempuran dengan penunjuk perasaan warga Palestin.
Warga Palestin mengadakan aksi tunjuk perasaan mingguan di Silwan menentang tindakan keras Tel Aviv terhadap warga Palestin setelah solat Jumaat kemarin (25/2).
Di tempat lain di wilayah yang diduduki, pasukan Israel juga menembakkan gas pemedih mata dan peluru karet kepada aktivis Palestin dan internasional di kota Tebing Barat al-Khalil (Hebron), melukai sekurang-kurangnya sembilan orang.
Beberapa penunjuk perasaan Palestin juga ditangkap.
Para penunjuk perasaan menandai peringatan ke 17 pembantaian 29 warga Palestin oleh ekstrimis Yahudi di kota itu ketika mereka diserang oleh pasukan Israel.
Para penunjuk perasaan juga menyerukan pembukaan kembali salah satu jalan utama kota, yang ditutup Israel ke Palestin setelah pembantaian tahun 1994 di wilayah tersebut.
0 comments:
Post a Comment