Tuesday, March 8, 2011

Israel - Negara Paling Tidak Popular

Israel adalah salah satu negara yang paling tidak popular di dunia, menurut survei yang dilakukan oleh GlobeScan untuk BBC yang dilakukan di 27 negara yang berbeza.

Lebih dari 28,000 orang yang dibanci antara bulan Disember 2010 dan Februari tahun 2011 dalam bancian yang dirancang untuk mengukur sikap masyarakat terhadap pelbagai negara di seluruh dunia.

Hanya 21% dari mereka yang dibanci menyatakan pendapat positif mereka terhadap Israel, sementara 49% menyatakan sikap negatif terhadap negara Yahudi tersebut. Namun, jumlah yang berpandangan positif meningkat dibandingkan dari tahun lalu, ketika tahun lalu hanya 19% yang pro-Israel.

Dari 17 negara yang termasuk dalam bancian, hanya tiga negara yang ditemukan negara yang kurang popular dibanding Israel yaitu Pakistan, Korea Utara, dan Iran - dengan hanya 17% dan 16% dari mereka yang dibanci mendukung ketiga negara itu. Lebih dari 55% dari orang yang dibancimenyatakan sikap negatif mereka terhadap negara-negara ini.

Negara-negara di mana majoriti penduduk menunjukkan pandnagan positif mereka terhadap Israel hanya sedikit. Di AS, 43% mendukung Israel sedangkan 41% menentang negara itu, di Rusia rasionya adalah 35% sampai 27%, di Ghana 32% hingga 27%, dan di India 21% sampai 18%.

23 negara lainnya yang disurvei mengungkapkan majoriti masyarakat menentang negara Yahudi. Cina adalah satu-satunya negara di mana dukungan untuk Israel semakin tumbuh - sebesar 10% - tetapi tetap pada rasio 40% sampai 48%. Di banyak negara Barat - Britain, Kanada, Australia, Sepanyol, dan Portugal - dukungan terhadap Israel ditemukan semakin berkurang.

Jerman hasil bancian menjadi negara yang paling popular, dan Britain menduduki peringkat kedua dalam daftar negara terpopular. Brazil melompat kepopularannya dari 40% menjadi 49% dan Afrika Selatan, yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010, juga meningkat status popularnya.

AS memperbaiki posisinya selama tahun keempat yang berjalan, tetapi tertinggal di belakang Kanada, Kesatuan Eropah, Jepang, Perancis, dan Brasil. Namun AS mendapat tanggapan negatif terutama dari negara-negara Muslim, seperti Pakistan, Turki, dan Mesir.

AS terlihat menjadi lebih baik di Indonesia, di mana 58% menyatakan pandangan positif tentang negara adidaya tersebut, hal ini dimungkinkan kerana kunjungan Presiden Barack Obama abru-baru lalu ke Jakarta.(fq/ynet)

sumber

0 comments: