Monday, March 21, 2011

LIBYA - Pejabat Ghaddafi Hancur

Sebuah laporan mengatakan bahawa sebuah serangan udara telah menghancurkan sebuah bangunan pemerintahan penguasa Libya Muammar Gaddafi di Tripoli, pada saat serangan oleh aliansi militer asing terus berlanjut di negara itu.

Serangan berlangsung pada Ahad malam (20/3) di selatan ibukota, Tripoli di sekitar tempat tinggal Gaddafi di Bab al-Azizia, AFP melaporkan.

Serangan terhadap Libya dimulai setelah pemimpin AS, Eropah dan Arab mendukung dilakukannya aksi militer terhadap negara itu menyusul pertemuan darurat di Paris pada hari Sabtu sebelumnya.

Serangan udara pimpinan AS terus berlanjut pada hari Ahad lepas. Sebuah ledakan keras dilaporkan terdengar di Tripoli di tengah serangan tembakan anti-pesawat.

Amerika Syarikat dan Britain telah mengatakan serangan udara telah "berhasil" dan zon larangan terbang sekarang "berada dalam kawalan."

Sementara itu para ahli mengatakan bahawa motif utama di balik serangan pasukan sekutu Barat lebih kerana adanya simpanan minyak besar di negara Afrika Utara tersebut.

Jurucakap Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast mengatakan pada hari Ahad bahawa kekuatan barat yang dominan berusaha menempati negara-negara lain untuk mendapatkan kepentingan-kepentingan mereka dengan dalih mendukung perjuangan rakyat.

Dengan melancarkan serangan oleh sekutu Barat di Libya dari udara, pertempuran terus berlangsung di darat antara pasukan Gaddafi dan pasukan revolusioner.

Lebih dari 94 orang dilaporkan terbunuh oleh pasukan yang setia kepada Gaddafi di kota yang dikuasai pembangkang Benghazi pada hari Ahad lepas, bahkan sekarang pemerintah Libya menghentikan serangan udara, kata petugas perubatan.

Pasukan Gaddafi telah dilaporkan memasuki pusat Misratah dengan kereta kebal. Beberapa orang telah terbunuh dalam pertempuran itu. Mereka dikatakan telah ditembak oleh penembak tepat.(fq/prtv)

sumber

0 comments: