Thursday, March 31, 2011

MESIR - Pilihan Raya Presiden Bulan November

Mesir akan mengadakan pemilihan presiden pada bulan November akan datang, penguasa militer negara itu mengumumkan pada hari Rab (30/3), pada saat mereka berusaha untuk memindahkan kekuasaan secara bertahap ke kepemimpinan yang terpilih dan dipilih oleh rakyat.

Pemilu Presiden akan diselenggarakan dalam waktu satu bulan atau dua bulan dari pilihan raya parlemen yang sudah dijadualkan diselenggarakan pada bulan September, Jenderal Mamduh Shahin, anggota Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata mengatakan kepada wartawan.

Dewan militer berkuasa di Mesir ketika Hosni Mubarak berhenti pada tanggal 11 Februari setelah aksi 18 hari dari protes anti-pemerintah yang berlangsung secara nasional.

Shahin membuat pengumuman tersebut pada ketika dia melancarkan "deklarasi konstitusional" - satu set prinsip-prinsip yang akan memandu bangsa di dunia Arab yang paling padat penduduknya melalui suatu masa transisi hingga terbentuknya sebuah rancangan konstitusi baru yang disetujui.

Dewan ini akan menyerahkan kekuasaan legislatif kepada parlimen bila nanti terpilih pada bulan September dan kemudian memberikan kekuasaan eksekutif kepada presiden baru terpilih, kata Shahin.

"Ketika parlimen dipilih, Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata akan menyerahkan kekuasaan legislatif. Lalu, ketika presiden terpilih, ia akan menyerahkan sisa kekuasaan untuk dia," katanya menegaskan.

Beberapa tokoh profil tinggi, termasuk ketua Liga Arab Amr Mussa dan mantan ketua pengawas nuklear PBB Mohamed ElBaradei, telah menyatakan niat mereka untuk maju menjadi calon presiden Mesir.

Deklarasi konstitusional Rabu lalu juga memasukkan pasal-pasal yang mengurangi pembatasan calon presiden dan membatasi jawatan presiden, yang disahkan dalam referendum awal bulan ini yang menandai jajak pendapat rakyat pertama sejak penggulingan Mubarak.(fq/afp)

sumber

0 comments: