Dalam suratnya itu, Kolonel Gaddafi mendesak Obama untuk mengakhiri "perang yang tidak adil", cetusnya. Jurucakap Rumah Putih menanggap surat Kolonel Gaddafi, salinan yang diperoleh oleh pejabat berita Associated Press, mengatakan baahwa yang diperlukan dari pemimpin Libya itu bukan kata-kata, tetapi tindakan, ujar jurucakap Rumah Putih.
Dalam surat yang ditujukan kepada Presiden AS Barack Obama, selanjutnya pemimpin Libya mendesak pemimpin AS untuk mengakhiri "Perang yang tidak adil terhadap negara berkembang yang miskin", dan menghentikan para pemberontak "Al-Qaeda". Hallary Clinton di Washington mengatakan: "Saya tidak ragu-ragu Gaddafi saat ini", ucapnya.

0 comments:
Post a Comment