Dalam pertemuan para duta besar Uni Eropah di Jerusalem Timur Al-Quds minggu lalu, Netanyahu mengatakan beberapa suara yang keluar dari Mesir "menunjukkan" permusuhan terhadap Tel Aviv, akhbar Haaretz Israel melaporkan pada hari Sabtu lepas (16/4).
Perdana menteri Israel mengatakan dia sangat prihatin atas pernyataan terakhir yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Mesir Nabil al-Arabi.
Para diplomat tinggi Mesir, bersama dengan para pegawai tinggi lainnya, telah dilaporkan menyebut Israel "musuh" bagi Mesir.
Mengomentari kemungkinan hubungan ekonomi dengan Tel Aviv, Menteri Kewangan Mesir Samir Radwan juga menekankan bahawa Kaherah tidak memerlukan investasi dari "musuh."
Kekhuatiran Netanyahu itu juga bergema oleh beberapa pegawai tinggi Israel lainnya.
Laporan ini datang pada saat demonstrasi massa anti-Israel digelar di luar kedutaan Israel di Kaherah serta konsulat Israel di kota Iskandariyah Mesir selama beberapa minggu terakhir.(fq/prtv)
0 comments:
Post a Comment