Penguasa jalur Gaza Hamas, telah menghukum mati pesalah yang berkolaborasi dengan Israel.
Kementerian Dalam Negeri Hamas mengatakan pada hari Khamis (5/5) bahawa orang yang menjadi ejen Israel tersebut dihukum mati oleh pasukan penembak. Pelaksanaan eksekusi yang terjadi hari Rabu lepas merupakan yang ke 11 terjadi di Gaza sejak Hamas merebut kekuasaanwilayah tersebut pada bulan Jun 2007.
Hukuman mati dilakukan sesaat sebelum Hamas menandatangani kesepakatan rekonsiliasi dengan gerakan Fatah saingannya untuk membentuk pemerintah persatuan.
Fatah, berbeza dengan Hamas, menikmati perdamaian dengan Israel, dan pasukan keamanan pimpinan Fatah di Tebing Barat juga bekerja sama dengan militer Israel.
Selain hukuman mati, organisasi hak asasi manusia mengecam Hamas kerana membunuh kolaborator yang dicurigai dalam serangan Israel di Jalur Gaza pada musim dingin tahun 2008-2009. (fq/ap)
0 comments:
Post a Comment