Wakil pemimpin Felicity Party, atau SP, Hasan Bitmez dan anggota dewan Oğuzhan Asiltürk berada di antara tokoh politik dari Mesir, Jordan, Malaysia, Nigeria, Somalia dan Turki yang menghadiri upacara pembukaan di daerah Moqattam bersama dengan para intelektual, calon capres dan tokoh penting Mesir lainnya.
"Selama 60 tahun kami dianggap sebagai kelompok haram, kami digerebek dan ditangkap oleh polis sepanjang waktu, namun sekarang kami memiliki pejabat pusat yang legal secara undang-undang dan bahkan kami boleh menempatkan logo Ikhwanul Muslimin di depan pejabat kami," kata salah satu pemimpin Ikhwanul Muslimin, Dr. Ashraf Abdulgaffar, mengatakan kepada Hurriyet Daily News pada hari Ahad lalu (22/5).
0 comments:
Post a Comment