Ismail Kosaril, seorang anggota parlimen Iran dari komisi Keamanan dan Tindakan Luar Negeri dan berafiliasi dekat dengan Presiden Mahmud Ahmadinejad, menyatakan bahawa Usamah bin Ladin sebenarnya dioperasikan oleh Israel.
"Dia hanya boneka yang dikendalikan oleh rejim Zionis dalam rangka untuk menampilkan citra kekerasan Islam setelah serangan 11 September," katanya, seraya menambahkan bahwa pembunuhan pemimpin Al-Qaidah membuktikan bahawa tarikh luputnya telah tiba sehingga memaksa AS untuk membunuhnya.
"Kematian Bin Ladin mencerminkan satu pion AS telah berlalu, dan melambangkan akhir dari satu era dan awal lain dalam tindakan Amerika di wilayah terebut," kata Kosari.
Anggota lain dari komisi yang sama, Javad Jahangirzadeh, menuduh AS melakukan serangan teror dengan bantuan bin Ladin. Dia mengatakan pemerintah AS membunuh teroris itu untuk mencegah informasi tentang ini bocor keluar.
"Barat sangat senang dengan operasi bin Ladin dalam beberapa tahun terakhir," kata Jahangirzadeh. "Sekarang Barat dipaksa untuk membunuh dia dalam rangka untuk mencegah kemungkinan kebocoran informasi yang dia miliki, yang informasi tersebut lebih berharga daripada emas."(fq/ynet)
0 comments:
Post a Comment