Tuesday, May 24, 2011

Jurucakap Hamas Sami Abu Zuhri menanggapi ucapan presiden Barack Obama di AIPAC hari Ahad lalu (22/5) dengan mengatakan bahawa "pemerintah Amerika telah gagal di masa lalu, dan akan terus gagal dalam usahanya untuk meyakinkan Hamas untuk mengakui pendudukan Israel"

"Mereka memiliki pilihan yang jelas untuk Israel, dengan mengorbankan kebebasan rakyat Palestin serta hak untuk mempertahankan diri dan pembentukan negara Palestin yang berdaulat," katanya menegaskan.

Dalam ucapan yang dibuat selama konferensi AIPAC Ahad lalu, Obama mengecam kesepakatan persatuan Fatah-Hamas. "Perjanjian baru antara Fatah dan Hamas menimbulkan hambatan besar bagi perdamaian," ujarnya. "Tidak ada negara yang boleh diharapkan untuk bernegosiasi dengan sebuah organisasi teroris yang bersumpah untuk melakukan kehancuran."

"Kami akan terus menuntut bahawa Hamas mesti menerima tanggung jawab dasar dari perdamaian: mengakui hak keberadaan Israel, menolak kekerasan, dan mematuhi semua perjanjian yang ada," dia melanjutkan mengatakan. "Kami sekali lagi menyerukan Hamas untuk membebaskan Gilad Shalit , yang telah dijauhkan dari keluarganya selama lima tahun lamanya. "

Abu Zuhri membalas dengan mengatakan bahawa "ucapan Obama membuktikan sebuah kesalahan untuk mempertimbangkan pemerintah Amerika sebagai mediator yang adil, dan hal itu adalah kesalahan untuk terus bertaruh atas peranan Amerika Syarikat dalam perdamaian di Palestin."


sumber

0 comments: