Sebuah keluarga Palestin mengatakan anak lelaki mereka, Raf'at Bani Odeh, disiksa oleh warden penjara Israel dengan penyiksaan fizikal dan psikologi pada saat penahanannya selama enam tahun.
Keluarga itu menambahkan bahawa anaknya menghabiskan sebahagian besar hukumannya di penjara isolasi dan interogator Israel memperlakukan anaknya dengan kejam dengan menuangkan minyak mendidih ke tubuhnya, sehingga ia menderita luka fizik dan psikologis yang serius sebagai akibat dari siksaan tersebut.
Keluarga tersebut juga mengimbau kepada semua pihak yang bersangkutan untuk menyediakan anak mereka dengan perawatan medik yang sesuai untuk kondisi kesehatannya.
Masyarakat tahanan Palestin juga menegaskan yang Bani Odeh menderita masalah mental yang serius akibat penyiksaan dan diabaikannya pengobatan medik di penjara sehingga ia sangat memerlukan perawatan yang mendesak.(fq/pic)
0 comments:
Post a Comment