Tuesday, August 9, 2011

SAUDI Kutuk Kekerasan SYRIA

Dalam sebuah pernyataan bertulis yang disiarkan melalui televisyen Saudi pada malam Isnin, Abdullah mengatakan Kerajaan Saudi menarik duta besarnya dari Damsyik untuk konsultasi.

"Apa yang terjadi di Syria tidak dapat diterima oleh Kerajaan Arab Saudi," kata Abdullah. "Tidak ada pembenaran atas pertumpahan darah di Syria, dan apa yang terjadi tidak ada hubungannya dengan agama atau etika. Pemimpin Syria dapat melakukan reformasi yang komprehensif dengan cepat.."

Demonstrasi melawan pemerintah Presiden Syria Bashar al-Assad dimulai pada Mac, dan penunjuk perasaan menentang keras usahaa semakin repressif pemerintah Bashar al-Assad. Pemerintah tentera dan polis melancarkan penumpasan dengan kekerasan sepanjang minggu lalu, dan mencetuskan kecaman dari berbagai negara dan organisasi, termasuk Liga Arab, PBB dan Gereja Katolik Rom.

Pernyataan Abdullah menempatkan pemimpin salah satu kekuatan terkemuka di kawasan Timur Tengah, dan menyerukan segera diahirinya kekerasan. Dalam pernyataan malam Isnin itu, dia mengatakan masa depan Syria "terletak di antara dua pilihan - tindakan yang baik atau kekacauan". (mh/tm)

sumber

0 comments: