Wednesday, September 28, 2011

MESIR - Menteri Luar Tetap Sokong Camp David

Menteri Luar Negeri Mesir, Muhammad Kamal Amr Isnin lalu (26/9) mengatakan negaranya akan terus menghargai perjanjian perdamaian dengan Israel dan juga mencari cara untuk memperkuat "hubungan strategis" dengan Amerika Syarikat.

Komentar Amr datang pada saat meningkatnya kekhuaatiran tentang memburuknya hubungan Israel-Mesir dan berkurangnya pengaruh Washington terhadap pemerintah Kaherah setelah penggulingan Hosni Mubarak pada bulan Februari lalu.

Amr tampaknya berusaha meneutralkan pernyataan Perdana Menteri Mesir Essam Sharaf minggu lalu, yang mengatakan perjanjian damai Camp David tahun 1979 dengan Israel bukanlah sesuatu yang sakral dan mungkin terbuka untuk direvisi pada masa depan.

Pernyataan PM Mesir tersebut mencetuskan lonceng alarm di dalam Israel, yang telah melihat kedutaan besar mereka di Kaherah diserbu oleh perusuh awal bulan ini menyusul aksi protes atas pembunuhan enam penjaga perbatasan Mesir oleh tentera Israel.

Amr mengatakan hubungan antara Mesir dan Israel ditengahi oleh AS dan Kaherah menghormati semua komitmen perjanjian asalkan pihak lain melakukan hal yang sama "dalam surat dan dalam semangatnya."

Dia menekankan bahawa Mesir akan sentiasa menghargai perjanjian tersebut, termasuk perjanjian perdamaian dengan Israel.(fq/ynet)

sumber

0 comments: