Thursday, September 29, 2011

PALESTIN - 1,100 Rumah Baru Yahudi Dibina

Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, mengabaikan tekanan antarabangsa dan sikap Mahmud Abbas, yang menolak pembangunan pemukiman baru Yahudi di Tebing Barat dan Jerusalem. Netanyahu memberikan lampu hijau pembangunan 1.100 unit perumahan baru Yahudi di Jerusalem timur, Selasa.

Netanyahu menolak membekukan pembangunan perumahan Yahudi, dan terus melaksanakan pembangunan dan mendorong Yahudi di luar negeri kembali ke Israel. Ini tujuannya terus meningkatkan jumlah penduduk Yahudi di Israel. Ini pula yang menjadi tanda-tanda datangnya hari kiamat, di mana Yahudi di seluruh dunia berkumpul di Israel.

Kementerian Dalam Negeri Israel mengatakan akan dibangun pemukiman Yahudi di Gilo, sebuah daerah kantong Yahudi yang luas di tenggara Jerusalem. Dikatakan pembangunan setelah 60-hari dari pendapat publik, ujar jurucakap Roi Lachmanovich.

Kecaman dari Palestin, yang mendakwa Jerusalem timur sebagai ibukota masa depan mereka. Amerika Syarikat, Uni Eropa dan PBB semua menyatakan kekecewaan dengan keputusan Israel. Tidak ada yang menghalangi langkah Netanyahu yang terus membangun perumahan bagi imigran Yahudi, yang terus datang ke Israel.

Di Washington, Menlu AS Hillary Rodham Clinton mengatakan pengumuman Israel kontraproduktif terhadap usaha untuk melancarkan kembali pembicaraan damai Timur Tengah. Dia mengatakan baik Israel dan Palestin mesti menghindari tindakan provokatif, dan para mediator antarabangsa akan tetap fokus ke perundingan langsung. Satu tindakan yang sia-sia belaka. (mh/tm)

sumber

0 comments: